
assalamualaikum guys ...
yuk kita merapat dan cekidot bacaπ€
budidayakan like terlebih dahulu β£οΈ
Selamat membaca semuanya πβΊοΈ
π₯π₯π₯
arghh kau sungguh dasar menjengkelkan kanda ... teriak Laras sari hanya bisa dalam hati . lalu ketika ia sudah bisa normal , barulah mengerjakan tugasnya sampai waktu shalat ashar .
aku seakan ingin menghilang dari sini . malu banget tau gak sih . kenapa ia begitu ... begitu sangat suka meledekku . apa hoby nya bertambah ....gerutu kecil Laras sari .
Setelah asik bergerutu kecil di dalam hatinya , Laras sari mencoba untuk fokus dengan buku tugas dan pena di depannya . Namun tidak bisa fokus . Entah mengapa detak jantungnya tidak bisa berdetak dengan normalnya , tiba tiba hatinya menghangat mendapatkan perilaku romantis dari suaminya . Tanpa sadar , terbitlah senyuman yang begitu manis .
apakah aku sudah jatuh cinta kembali ??...bathin Laras sari .
kedua abdi nya melihat Gusti ratu mereka dengan tatapan penuh arti . mereka mengira bahwa ada bunga dan kupu kupu berterbangan di dalam hati sang junjungannya itu.
"Gusti ratu kenapa tersenyum senyum seperti itu ?? hemm ..."goda Roro yang dengan gamblangnya berbicara seperti itu . Laras sari pun tersadar dengan lamunannya .
"eh ..hehe tidak ada ."ucap Laras sari tersenyum canggung dan malu seraya sedikit menggeleng gelengkan kepalanya pelan . Rini sontak menyenggol lengan saudarinya .
"ish , jangan begitu juga . sebaiknya kau diam saja deh ."gemash Rini yang merutuki ucapan saudarinya itu .
"hehe , iya tidak lagi deh π" ucap Roro dengan cengengesannya . Sedangkan Rini menghela nafasnya cepat . Setelah itu Laras sari bisa terfokus lagi dengan buku tugasnya . sungguh menguras tenaga dan pikiran nya .
Tak terasa hari semakin malam , akhirnya Laras sari menyudahi pekerjaan nya itu dan memilih membersihkan diri lalu beristirahat . Pintu ruang pustaka sudah tertutup , isi nya juga sudah rapi seperti semula . Mereka bertiga melanjutkan berjalan menuju kamar Laras sari .
Namun belum beberapa langkah , netra Laras sari melihat jelas seseorang yang terduduk di singgasana nya dengan bersenderkan kepalanya dan menutup mata . Dengan rasa penasaran , Laras sari langsung menghampiri den prabu yang seperti nya terlelap . Sedangkan kedua abdi nya memilih untuk diam dekat prajurit berjaga dan membiarkan Gusti ratu mereka menghampiri suaminya hehe π .
Laras sari sudah sampai di depan den prabu dengan tatapan bingung . Ia lambai lambaikan tangan nya di depan muka suaminya . Lalu ia gerak gerakkan lengan atas dan begitu jahilnya menoel Noel hidung den prabu . Sebenarnya sudah bangun sejak Laras sari menghampirinya tapi ia tunggu saja dulu , kepalanya terasa berat .
"dia memang tampan hihi π"bathin Laras sari yang terus menoel Noel hidung dan berlanjut ke dua pipi den prabu . Lama ia melakukan itu yang membuat Roro dan Rini terkekeh geli melihatnya .
__ADS_1
"sudah puaskah , Dinda Laras sari memainkan wajahku ??"ucap den prabu seraya membuka matanya dan tersenyum yang membuat Laras sari sontak terkejut . mata mereka berdua terkunci dengan lama . Namun Laras sari segera memutus pandangan tersebut dan sedikit menjauh .
"kau sedang apa disini kanda ??"tanya Laras sari yang memasang wajah seperti biasanya . Tetapi ucapannya membuat den prabu gembira .
"aku menunggu mu ."jawab den prabu yang membuat Laras sari mengernyitkan keningnya .
"menunggu ku untuk apa ??"bingung Laras sari .
"menunggu mu membalas cintaku ."ucap den prabu dengan tersenyum manis didepan Laras sari . tanpa sadar , Laras sari menarik bibirnya ke belakang .
"belum waktunya ."
"kl begitu aku pamit ."ucap Laras sari yang membelakangi den prabu dengan mencoba menetralkan lagi jantung nya .
(duh nimas , lama lama kamu jantungan deh π).
Setelah kembali normal lagi , Laras sari langsung melangkahkan kakinya meninggalkan suaminya . Namun itu tidak begitu saja lari dari Gusti prabu Arya mandali hohoho π . Secara mendadak , den prabu langsung menarik lengan Laras sari menuju pangkuannya dan membuat kening mereka beradu .
"Dinda , aku akan menunggu mu selalu ."ucap den prabu tulus seraya mengelus pipi Laras sari dengan tatapan yang membuat yang didepannya mengena sampai hati terdalam .
"ekheemmm"dehem Rayi Pandean . Entahlah , ia merasa apes melewati ruang Balairung raja ini . Kenapa harus melihat adegan ini sih , pikirnya .
"Rayi ..."kor dua sejoli itu .
Laras sari yang terkejut langsung saja melepas pegangannya pada bahu tersebut . Pipinya serasa terbakar dan akhirnya ia memutuskan untuk menjauh dari laki laki yang berhasil menarik lagi perasaan nya .
"as..***. assalamualaikum ."ucap Laras sari yang berjalan menuju kamarnya yang membuat Rayi Pandean mengulum senyumnya .
"waalaikumsalam yunda ."jawab Rayi Pandean .
Setelah laras sari menghilang bak ditelan tembok dan itu berarti sudah menjauh dari mereka berdua . Den prabu menatap tajam kearah rayinya tersebut . ada perasaan kesal dengan adiknya itu . Padahal Laras sari sudah mau berkontak fisik dengannya . Berarti sudah gampang membuatnya jatuh cinta kembali eh malah ada pengganggu .
"ck dasar pengganggu kau Rayi ."kesal den prabu .
"mengganggu apa Raka prabu ? kl mau bermesraan itu tuh di wisma mu atau wisma yunda ratu bukan disini ."ucap Rayi Pandean yang sengaja menambah kesal sang kakak . Itupun sudah ditatap membunuh oleh den prabu .
__ADS_1
"jangan marah Raka prabu nanti cepat tua π. beristirahat lah . bukankah kau sangat lelah hari ini ."ucap Rayi Pandean yang mengalihkan pembicaraan namun tetap aja membuat den prabu kesal dan jengkel .
"kau ..."geram den prabu yang sudah menunjukkan marahnya .
"heheπ ampun Raka prabu . aku hanya bercanda agar menghiburmu ."ucap Rayi Pandean yang cengengesan dan mengatupkan kedua tangannya didepan rakanya . Kemudian den prabu hanya bisa menghela nafasnya dan memijit kepalanya sendiri .
"ya sudah lah , seterah kau saja . aku mau istirahat . assalamualaikum ."pamit den prabu yang memilih mengalah kepada sang adik .
"ya Raka prabu . waalaikumsalam ."jawab Rayi Pandean yang bisa tenang sebab rakanya tidak terlalu berlarut marah kepadanya . Padahal ia sadar , bahwa ia benar benar bisa bercanda dan tidak pernah serius . Kadang membuat orang jengkel dan kesal .
"huft untung saja ." bathin Rayi Pandean yang berlalu ke wisma nya .
Den prabu sudah masuk ke wisma nya dan memilih untuk membersihkan diri . Selang beberapa menit kemudian , ia merasakan sangat pusing dan sakit dikepalanya .
"kenapa dengan kepalaku ini ? sakit sekali ya Allah "gumam den prabu yang memegang kepala dan memilih untuk merebahkan tubuhnya di ranjangnya . Siapa tahu jika ia tertidur , mungkin membuat kepalanya tidak sakit lagi . ia pun sudah masuk kedalam alam mimpinya sampai pagi .
Bersambung ....
π₯π₯π₯
hallo guys hihi . maaf ya baru up nih . penjelasan tentang author suka sebut kamar kadang wisma . aku tuh suka lupa orangnya , jadi kl bingung dan bertanya-tanya tentang kamar atau wisma Thor ? keduanya sama . Tapi kl wisma lebih luas dari pada kamarnya . Dan intinya kl ingat kamar ya kamar , kl ingat wisma ya wisma hehe π .
gimana nih episode hari ini ??
maaf jika tidak sesuai atau gak seru
terimakasih yang sudah membaca & memberi dukungan serta setia menunggu heheπ
DILARANG COPY PASTE/PLAGIARISME π£
yuk hargai karya & author di novel/mangatoon
I LOVE YOU for all ππ½
π«wait for the next episodeπ«
__ADS_1