Putri Keturunan Kerajaan Banten

Putri Keturunan Kerajaan Banten
EPS 023 terbongkar


__ADS_3

"nimas , aku mohon kepadamu . cobalah berpikir jernih atas keputusan mu . aku melihat kau mengatakan tidak di matamu . aku mohon sekali lagi kamu berkata jujur dari hati ."


"sungguh aku bisa bersumpah demi Allah dan rasul-nya . bahwa aku sudah shalat istikharah dan di dalam mimpiku hanya ada dirimu saja . sumpah seorang raja tidak akan main main nimas . apa yg harus aku lakukan untuk kau terima cintaku yg jelas jelas sangat tulus ?"


"nimas , aku akan melakukan apa saja jika kamu menolakku lagi . kuberi waktu 1 hari untuk memikirkan tujuan ku dan besok kau yg akan menyampaikannya dengan jujur . "


ucapan Raden Arya mandali terus memutar mutar di benak Laras sari , sebenarnya ia juga penasaran dengan perjodohan itu .


"aku harus gimana ? oh iya sebaiknya aku tanyakan ke bibi ratu saja ."ucap Laras sari yg kembali ke dalam kamarnya untuk mandi dan bersiap shalat magrib .


setelah mandi , ia segera wudhu dan memakai mukena . menunggu waktu magrib . memperkirakan waktunya sedikit susah , sebab masih memakai matahari untuk menghitung nya . gak kayak jaman sekarang yg serba mudah . hanya melihat jam dan menunggu adzan nya saja .


waktu terus berputar sampai kini Laras sari sudah melaksanakan shalat isya . ia pun segera melipat alat sholat my dan diletakkan di tempat seperti biasanya . sejenak merapikan rambutnya yg tadi di gulung .


setelah itu , ia berjalan ke arah kamar bibi ratu Puspa Ningsih . sesampainya di depan pintu kamar beliau ....


"assalamualaikum bibi ratu ."salam Laras sari . sedangkan prajurit penjaga , mereka berdua hanya tersenyum dan mempersilahkan Laras sari masuk .


"waalaikumsalam , nimas . masuklah sini ."sahut bibi ratu seraya meletakkan mukena nya di dekat peti nya .


"silahkan duduk nimas "ajak bibi ratu dengan menuangkan teh di gelas untuk mereka berdua .


"bibi , bolehkah aku bertanya sesuatu ?"tanya Laras sari . bibi ratu seperti mengerti alur pertanyaan darinya .


"silahkan saja nimas , insyaallah bibi tahu ."ucap bibi ratu .


"eum ... maaf bibi . apakah Raden Arya mandali sudah memiliki . em apa ya ? maksudku seperti sudah di jodohkan atau tidak bibi ."ucap Laras sari .


"oh , belum nimas . putraku hanya mencintai seseorang saja ."senyum bibi ratu yg memegang tangan Laras sari . lalu menatap teduh kearah calon mantu hihi .


"tidak di jodohkan , tapi kenapa ayahanda . ups"ceplos Laras sari yg langsung menutup mulutnya dengan tangan kirinya .


"nimas . jadi kau kira , putraku sudah dijodohkan oleh yundamu . tidak nimas , putraku tidak mau . ia hanya mau menjadikan seseorang yg ia cintai menjadi permaisuri nya ."ucap bibi ratu . seketika Laras sari muncul rasa bersalah .


"jadi .... jadi ayahanda tidak menjodohkan Raden dengan yunda . astaghfirullah bibi , aku merasa bersalah ."sesal Laras sari .


"iya . selama ini , nimas salah faham ."ucap bibi ratu .

__ADS_1


"maaf nimas , bolehkah bibi bertanya . apakah nimas mencintai putraku ?"tanya bibi ratu .


"iya bibi . aku sangat mencintainya . namun sepertinya akulah yg membuatnya sakit hati dan aku juga tak yakin Raden masih memiliki rasa kepadaku lagi ."ucap Laras sari yg menatap sendu kearah lawan bicaranya itu .


"nimas , tidak . putraku masih mencintaimu . apa buktinya jika ia tak mencintaimu ? oiya bukankah kau diberi kesempatan untuk menjawab besok . mohon maaf nimas , tadi bibi mendengar nya ."ucap bibi ratu panjang lebar


"bagaimana bibi tahu ?"tanya Laras sari .


"iya , bibi tak sengaja lewat sana ingin mencari udara segar sebentar . bagaimana jawaban dan keputusan mu nimas ?."ucap bibi ratu .


"aku akan meminta maaf kepadanya bibi dan aku akan mengatakan iya ."ucap Laras sari tersenyum cerah .


"Alhamdulillah . akhirnya kamu bisa memutuskan nya nimas , sampaikan lah besok kepadanya . bibi Sangat gembira sekali ."ucap bibi ratu .


"iya bibi . aku akan memberitahu nya ."ucap Laras sari yg tiba tiba langsung dipeluk oleh bibi ratu Puspa Ningsih .


"mohon ampun Gusti ratu dan nimas . ayahanda nimas memberi titah untuk segera menemui nya ."ucap salah satu prajurit .


"baiklah paman prajurit . aku akan segera kesana ."ucap Laras sari .


kemudian ia pamit ke Balairung raja . Laras sari segera menemui ayahanda nya . ayahandanya memerintahkan untuk mendata sesuatu , besok sudah harus di laporkan ke dewan istana .


keesokkan harinya ...


Laras sari belum membereskan tugasnya , sebab sangat banyak untuk mendata. kini ia baru bisa mandi dan melaksanakan shalat Dhuha . sangat melelahkan sekali mengerjakan soal rakyat .


setelah urusan ibadah sudah selesai , ia pun segera sarapan ke dapur istana . lalu sarapan di kamarnya dengan perlahan lahan . dan sejenak istirahat barulah mengerjakan lagi .


sementara diruang Balairung raja ....


terdapat ayahanda Malik , ibunda purnama sari , yunda Ambar sari , prabu Panji dan ratu Puspa Ningsih bersama para prajurit yg berjaga dan dewan istana .


"Dinda , putri kita sudah waktunya menikah . apakah kita akan menjodohkan mereka saja ."ucap ayahanda Malik .


"kakanda itu memang betul . sebaiknya kita biarkan putri kita memilih pasangan nya masing masing ."ucap ibunda Puspa Ningsih .


"betul ucapan nimas ratu . Rayi prabu , seharusnya memang seperti itu agar tak menciptakan suatu masalah baru ."ucap prabu Panji .

__ADS_1


"mohon maaf ayahanda , aku belum terpikir seperti itu . sebaiknya Rayi Laras sari yg segera menikah . aku dan bibi ratu sudah mengetahui siapa yg ia cintai .yaitu Raden Arya mandali . ia juga sangat mencintai Rayi Laras sari."ucap yunda Ambar sari .


"iya kakanda , itu sangat bagus . putriku dan Raden jika menikah kita akan semakin erat silahturahmi di keluarga kita ."ucap ibunda Puspa Ningsih .


"betul . putraku ingin segara menyampaikan maksud kepada Rayi prabu ."ucap prabu Panji .


"baiklah , kita tunggu Nanda prabu melamar putriku .haha "ucap sang prabu dengan tawanya . semuanya pun ikut tertawa gembira .


kembali lagi dengan Laras sari ....


"Alhamdulillah , akhirnya sudah selesai . tinggal memberikan ini ke dewan istana nanti"ucap lega Laras sari sambil meregangkan otot dan sendinya .


Laras sari memilih untuk menemui ayahanda untuk membahas tugasnya itu . lagi pula ia juga ingin menghirup udara segar . saat ia berjalan sudah jauh dari kamarnya , suasana nya sangat sepi . namun dikejauhan , terlihat Raden Arya mandali berjalan kearah nya .


"nimas "panggil Raden Arya mandali .


kenapa Raden kesini saat waktu yg tidak tepat ? kan tugasku belum di evaluasi sama ayahanda . ck, kayak mengerjakan skripsi saja ...gumam Laras sari seraya menghentikan langkahnya .


"nimas , aku ingin bicara dengan mu ?"ucap Raden Arya mandali nampak serius sekali .


"Raden aku mohon maaf . jika kau ingin membicarakan hal lainnya , aku tidak bisa . jika penting aku akan bisa ."ucap Laras sari


koq firasat ku buruk ya , tiba tiba sekali aku tak nyaman dengan Raden ...ucap Laras sari dalam hati .


"aku hanya ingin kau mengatakan keputusan kemarin nimas ."ucap Raden Arya mandali yg sedikit berbeda . itu membuat Laras sari bergidik ngeri dan sedikit menjauh .


bersambung ....


•••••


wahh nanti apa yg akan terjadi ya ? apa yg akan dilakukan oleh Raden Arya mandali di tengah sepi begitu . 😨


Alhamdulillah bisa up episode lagi


beri author dukungan melalui like , koment and vote . jika boleh di favorit kan ya 💟


DILARANG COPY PASTE /PLAGIARISME 🤬🤐

__ADS_1


terimakasih yg sudah membaca dan sabar menunggu up epsnya . I love you semua ,,,see you


__ADS_2