Putri Keturunan Kerajaan Banten

Putri Keturunan Kerajaan Banten
EPS 026 permintaan maaf ayahanda


__ADS_3

assalamualaikum guys ...


yuk kita merapat dan cekidot baca🤗


budidayakan like terlebih dahulu ❣️


🥀🥀🥀


"Rayi percayalah . Ayahanda membentak mu hanya ia lelah bukan berarti tak sayang dengan mu Rayi . Tolong buka pintu ini yunda ingin menjadi sandaran mu ."ucap yunda Ambar sari yg ikut meneteskan air matanya .


Kemudian terbukalah pintu oleh para emban . Saat terbuka , para emban dan para prajurit pun sedikit menjauh agar memberi ruang untuk mereka berdua berbicara . Yunda Ambar sari masuk dan menghampiri Laras sari yg terduduk di ranjangnya dengan masih meneteskan air matanya .


"Rayi , bersandarlah dan berbagi isi hatimu kepadaku ."ucap yunda Ambar sari menatap adiknya sendu . lalu Laras sari menyenderkan kepalanya di bahunya .


"yunda , apa aku tak pantas bahagia ?"tanya Laras sari yg menatap kosong kearah jendela di hadapannya .


"kau pantas bahagia Rayi . kenapa kau bertanya seperti itu ? maaf Rayi , apa kau benar benar membenci dia (Raden Arya mandali)"ucap yunda Ambar sari .


"aku kecewa kepadanya dan aku membencinya . bukankah hal masuk akal yunda ?"ucap Laras sari .


"iya . hal yg masuk akal Rayi . tapi kau tidak boleh terlalu berlarut seperti ini Rayi . lihatlah kau sangat kacau ."ucap yunda Ambar sari yg melihat adiknya . rambut sudah tidak beraturan , wajahnya pucat , matanya sembab dan pakaian sudah tidak rapi . ia pun mengelus pipi dan punggung sang adik agar tenang .


"Rayi , sebaiknya kau mandi dulu. aku akan tetap disini menunggu mu"pinta yunda Ambar sari .


"baik yunda."sahut singkat Laras sari yg beranjak untuk membersihkan diri . sebab mandi bisa menetralkan suasana hati dan ketenangan bathin .


ketika Laras sari mandi , yunda Ambar sari menyiapkan pakaian . ia memilih pakaian berwarna hijau tosca dan ikat pinggangnya serta hiasan kepala nya. yunda Ambar sari meletakkan pakaian itu di ruang ganti lalu menunggu lagi di dekat meja rias .


singkat cerita , Laras sari sudah keluar dari ruang ganti . lalu betapa perhatian nya sang yunda memasangkan ikat pinggang , hiasan kepala , gelang dan kalung yg selalu dipakai sejak kecil . berlanjut dengan menyisir rambut dan mempoles wajah Laras sari agar terlihat lebih segar .


"nah sudah selesai Rayi . kau tampak cantik alami ."puji yunda Ambar sari dengan senyumannya . namun Laras sari hanya tersenyum simpul , tetapi ia malah bersyukur . sang adik tak seperti tadi yg kacau dan terus menangis .


"oiya Rayi , istirahat lah disini . aku akan menyuruh emban agar membawa makanan untuk mu ."ucap yunda Ambar sari .


"seterah yunda saja , aku ingin menyelesaikan tugasku ini dulu ."balas Laras sari yg membawa buku buku tersebut ke ranjangnya .


"kl begitu yunda pamit dulu . assalamualaikum"pamit yunda Ambar sari yg beranjak dari kamar Laras sari

__ADS_1


"waalaikumsalam yunda"jawab Laras sari . yunda Ambar sari berjalan menuju ruang Balairung raja untuk menemui ibunda dan semuanya juga .


"assalamualaikum "salam yunda Ambar sari yg memasukkan ruangan tersebut .


"waalaikumsalam ..."kor mereka .


"putriku , bagaimana keadaan Rayi mu ? apakah ia baik baik saja "tanya beruntun Ibunda ratu purnama sari .


"Alhamdulillah ibunda . Rayi sekarang sudah membaik dari yg tadi . namun aku tidak melihat dirinya yg sekarang , bahkan Rayi kecewa dengan ayahanda ."jelas yunda Ambar sari yg mulai melaporkan semuanya .


"rayimu sangat pantas kecewa kepada ayahanda , putriku ."ucap sang prabu yg merasa bersalah dengan apa yg ia lakukan tadi .


"kakanda , kau memang salah . tapi setidaknya jangan merasa bersalah terlalu banyak . yg harus dilakukan untuk menebus kesalahan itu harus meminta maaf"ucap ibunda ratu purnama sari .


"tapi bagaimana jika ia menolak menikah Dinda . mereka sudah melakukan hal yg belum patut dilakukan diluar nikah . itu baru zina yg kecil , lama lama bisa zina yg lebih besar lagi . aku tidak mau , putriku malah difitnah dan di cap buruk oleh rakyat . bagaimana pun statusnya sangat mempengaruhi dan di sukai rakyat ."jelas ayahanda prabu Malik .


"iya kanda , Dinda paham . namun sekarang putrimu sedang ngambek dan juga masih kecewa kepadamu . dan jalan terbaik yg kita tempuh ialah meminta maaf dan membujuknya baik baik . insyaallah tanpa main tangan , putri kita akan luluh ."ucap ibunda ratu purnama sari .


"biarkan nimas Laras sari istirahat dan beri waktu dulu . aku tahu bagaimana perasaannya Saat ini"timpal bibi ratu Puspa Ningsih yg diangguki oleh semuanya .


skiip...


"hormat hamba Gusti prabu ."ucap 2 prajurit penjaga yg hormat kepada junjungan nya . kemudian sang prabu dan yg lainnya mulai berjalan kembali kedepan pintu kamar tersebut .


tok...tok...tok... "Rayi , apakah kau didalam ? bisakah buka kan pintu terlebih dulu dan izinkan kami masuk ."ucap yunda Ambar sari yg mengetuk pintu .


"aku tidak mau yunda."singkat Laras sari yg sempat mendengar suara prajurit yg sudah pasti ada ayahanda nya dan mungkin bersama yg lainnya mungkin .


"ayolah Rayi . ayahanda , ibunda dan juga yg lainnya ingin melihat keadaan mu . dan terkhusus ayahanda ingin minta maaf atas kejadian tadi . kau maukan Rayi ."bujuk yunda Ambar sari .


"heum, baiklah ."sahut Laras sari yg berada di balik pintu tersebut .


kemudian yunda amabar sari membuka pintu tersebut , terlihatlah Laras sari yg beranjak dari sofa yg ada tumpukan buku buku yg baru ia selesai kan dan merapikan ranjangnya yg sedikit berantakan . kemudian sang prabu langsung menghampiri dan mendekat sedikit demi sedikit kearah Laras sari .


"em, putriku . kenapa kau sendiri yg membereskan kamarmu ? kau bisa menyuruh emban bukan ."tanya ayahandanya dengan lembut .


"aku ingin sendiri ."singkat Laras sari . ia pun beralih duduk di ranjangnya tanpa menatap ayahandanya . ketika prabu Malik ingin mengelus kepala putrinya seperti biasanya , Laras sari menepis tangan itu . lalu memilih untuk diam terduduk .

__ADS_1


"putriku ..."panggil ayahandanya . namun tidak respon sama sekali .


sekelebat ingatan yg terdapat bentakkan ayahandanya , Laras sari sedikit merasa panas di matanya . ia pun berdiri menjauh dari ayahandanya dan berdiri melihat kearah luar jendela .


"putriku , ayahanda ingin bicara . kenapa kau tidak menjawab perkataan ayahanda dan selalu menghindar dari ayahanda ?apa kau marah sebab tadi , maafkan ayahanda."ucap ayahanda nya.


"apakah perlu kau membentak ku tadi ayahanda ?"tanya Laras sari yg lagi lagi meneteskan air matanya.


"putriku , ayahanda ingin minta maaf untuk tadi siang . tolong maafkan ayahanda ."ucap serak ayahandanya . kemudian Laras sari melihat kearah lawan bicaranya . air matanya masih mengalir . itupun membuat sesak sang prabu . tanpa disangka ayahandanya malah berlutut dan memohon di maafkan .


"mohon maafkan ayahanda , ayahanda tidak mau melihat ai menangis ."ucap ayahandanya . semuanya hanya bisa diam dan sedih , lagipula ini urusan ayah dan anak nya .


"astaghfirullah , ayahanda . ayahanda jangan seperti ini . bangunlah , nanti ayahanda bisa lelah ."ucap Laras sari yg mendadak khawatir dan membantu ayahanda nya berdiri . lalu sang prabu memeluk putrinya dan masih memohon untuk dimaafkan .


"aku ... aku sudah memaafkan ayahanda ."ucap Laras sari yg terbata bata dan membalas


"Alhamdulillah . putriku apakah kau juga mau menikahi Raden Arya mandali ... demi ayahanda."tanya ayahandanya . dan dengan berat hati Laras sari menyetujuinya .


"baiklah , aku bersedia ayahanda."ucap Laras sari . bagaimana pun ia tidak boleh egois , ia juga harus memperhatikan ayahanda dan yg lainnya juga . entah setelah menikah nanti , takdir apa yg membawa mereka berdua . tapi yg pasti Laras sari akan mengikuti alur yg sudah di gariskan untuknya .


bersambung ...


••••••


🥀🥀🥀


gimana nih episode hari ini ??


maaf jika tidak sesuai atau gak seru dan saat tak bisa update new eps 😊


mohon maklumi yah , mungkin ada tugas di real lifenya author 😉


terimakasih yang sudah membaca & memberi dukungan serta setia menunggu hehe😁


DILARANG COPY PASTE/PLAGIARISME 😣


yuk hargai karya & author di novel/mangatoon

__ADS_1


I LOVE YOU for all 💖😽


💫wait for the next episode💫


__ADS_2