Putri Keturunan Kerajaan Banten

Putri Keturunan Kerajaan Banten
EPS 021 cemburu 2


__ADS_3

Minggu kedua ...


setelah seminggu lalu , Laras sari menolak rasa cintanya Raden Arya mandali . kini yunda Ambar sari punya rencana dan ia sudah sangat gemesh sama sang adik . hanya kesalah fahaman saja sukses membuatnya pusing tujuh keliling untuk memikirkan rencananya itu .


yunda Ambar sari dan ratu Puspa Ningsih selalu memantau kegiatan kedua sejoli itu dengan bersembunyi dan menguntit atau mengintip mereka .


saat ini mereka sedang berada di sebelah tembok kamarnya Laras sari . terlihat sang putri raja tersebut sedang menggambar gambar dan merangkai kata kata . kadang ia tersenyum kadang redup .


"huff bosan sekali dikamar ."keluh Laras sari yg meletakkan buku buku tersebut di nakas dekat ranjang nya . lalu kembali merenung , tak lama ...


kruyuk..kruyuk..kruyuk..


"auw ternyata lagi lapar , sebaiknya aku ke dapur istana saja lah ."ucap Laras sari yg bangkit dari duduknya seraya merapikan pakaiannya dan berjalan menuju kearah dapur . sang detektif pun mengikutinya sampai dapur . tak disangka , di dalam dapur tersebut ada Raden Arya mandali sedang duduk untuk minum air Disana .


memang jodoh ...kor yunda Ambar sari dan ratu Puspa Ningsih .


"assalamualaikum ."salam Laras sari . semuanya pun menengok kearah nya .


"waalaikumsalam .."kor semua yg berada di dalam ruangan dan sang detektif juga . kemudian para emban pamit keluar , jadilah mereka berdua di dalam satu ruangan itu . nampak Laras sari cuek bebek saja dan mengambil piring dan juga makanan . Raden Arya mandali melihat dan sejenak berpikir .


"ini kesempatanku untuk mendekati mu nimas ."pikir Raden Arya mandali tak gentar .


"nimas ..."sapa Raden Arya mandali . ia melihat Laras sari didepannya sekitar setinggi dagunya . namun Laras sari tetap fokus akan kegiatannya .


1 menit , 2 menit , 3 menit berlalu . Raden Arya mandali sudah beberapa kali memanggil namun tetap hasilnya nihil . tak lama , ia gregetan juga sama gadis yg ia kagumi itu . akhirnya menahan Laras sari yg hendak mengambil nampannya itu dan ingin beranjak dari sana .


"nimas , kau mau kemana ?"tanya Raden Arya mandali .


"mau makan dan ke kamar ku Raden"jawab Laras sari yg melihat kearah lawan bicaranya dan ketus sekali .


"aku ikut ."ucap Raden Arya mandali yg singkat dan padat itu .


"untuk apa ? bukankah tak boleh seperti itu . nilainya haram bagi kita di satu ruangan yg sama . nanti syaitan menggoda keduanya ."ucap Laras sari .

__ADS_1


"lihatlah disekeliling kita ? apakah ada orang ? sepi nimas . hanya kita berdua saja . oh kl ini haram , aku akan meng halalkannya ."ucap Raden Arya mandali yg mendekat kearah gadis di depannya itu . sedangkan Laras sari tampak menghindar nya . ia terus mendekat dan mendekat ke arah laras sari .


*ya Allah bibi . aku takut Raden khilaf . dan ..dan mereka nanti ...nanti ..pikir yunda Ambar sari dengan asumsi nya .


iya betul . jalankan rencana mu nimas ...pinta ratu Puspa Ningsih* .


"Raden ."panggil yunda Ambar sari . mereka pun menjauhkan diri .


"ada apa nimas ?"tanya Raden Arya mandali yg beralih menatap yunda Ambar sari .


"oiya Raden , bibi ratu meminta untuk kau ...em untuk menemaniku ke taman ."ucap yunda Ambar sari yg tersenyum lebar dan seraya memegang lengan atas Raden Arya mandali . tatapan mereka berdua pun bertemu dan terdiam sejenak tanpa memerdulikan Laras sari yg sudah panas bagaikan bara api .


"kalian berdua , apakah tak melihatku disini ? serasa dunia milik berdua saja yg lain ...? heh !? hanya menyewa saja . terus saja lakukan , sebaiknya aku pergi ke kamar saja ."bathin Laras sari .


serasa sesak dan panas di hati melihat mereka seperti itu . ia meraih nampan dan berhenti melamunkan adegan itu . memulai beranjak dari sana dengan wajah yg berbeda menahan cemburu . Raden Arya mandali pun melihat kearah gadis yg ia kagumi dan saat Laras sari ingin berjalan . ia langsung memegang tangan Laras sari.


"kau mau kemana nimas ? aku belum selesai bersama mu ?"tanya Raden Arya mandali.


"heh !? aku kemana saja , apa perdulimu Raden . lepas . assalamualaikum ."pamit Laras sari dengan sejuta juta bara api di hatinya seraya melepas kasar pegangan Raden Arya mandali .


"bibi ratu , keluarlah ."panggil yunda Ambar sari . jeng jeng keluarlah ratu Puspa Ningsih dari persembunyiannya itu .


"rencana mu bagus sekali nimas . sukses membuat kedua sejoli itu meradang hatinya ."ucap ratu Puspa Ningsih seraya beradu tangan untuk merayakan kelulusan rencana tersebut . kemudian ledaklah tawa diantara mereka berdua .


"hahaha "tawa ratu Puspa Ningsih bahagia mengerjai putranya dan nimas Laras sari.


"jiahahaha . maafkan aku Rayi ku tersayang . aku sudah kejam kepadamu . habisnya aku sangat gregetan dan gemash kepada tolakan mu itu . dan lihat sekarang rencana ku berhasil dan sukses membuat hatimu terbakar bakar dengan api cemburu mu itu ."ucap yunda Ambar sari .


"oiya nimas , rencana selanjutnya apa ?"tanya ratu Puspa Ningsih .


"tidak ada bibi . sepertinya sudah cukup kita bermain main dengan mereka berdua . biarkan mereka lah yg menyelesaikannya . kl jodoh pasti ada rencana Allah lah yg menyatukan mereka . buruk maupun baik mereka dipersatukan ."ucap yunda Ambar sari .


"betul . sebaiknya kita pergi dari dapur . istirahat di kamar saja . aku yakin kita lelah menertawakan mereka ."ucap ratu Puspa Ningsih .

__ADS_1


••••


sedangkan Laras sari sudah sampai dikamarnya dan berlanjut memakan makanan tersebut . lalu , ia beranjak untuk menenangkan diri di taman yg bisa ia gunakan untuk latihan atau hanya menghirup udara segar .


dengan langkah lemas , lesu , cemberut , kesal , cemburu , sebal dan sedih menjadi satu di diri Laras sari . ia kemudian menggelar karpet yg biasa ia gunakan di taman tersebut . dan ...


brukkk


ia jatuhkan tubuhnya di karpet tersebut dengan mata yg tertutup dan sesekali menghirup udaranya . disiang hari menuju sore , suasana mendamaikan seperti di pagi hari . hanya ada hembusan angin , bunyi rumput yg bergoyang dan kicauan burung yg memang sudah berada di pohon sejak tadi .


"kenapa aku sesesak ini ? melihat yunda memegang tangan Raden . hanya itu saja membuatku sesak nafas dan panas di hatiku . apalagi nanti mereka menikah , apakah aku terbunuh dengan sendirinya dan dengan perasaan ku ini ....


.... aku saja tak tahu berbuat apalagi untuk menghindari kontak langsung dengan Raden . sedangkan aku masih mempunyai rasa itu . kenapa aku berada di pilihan yg sulit sih ? tapi kl dipikir pikir emang iya ya ayahanda menjodohkan mereka ? aku sedikit curiga . apakah aku saja yg baperan nya tingkat akut ?....


....tapikan itu mungkin saja terjadi . inikan di zaman antah berantah yg tak ada teknologi dan gedung gedung tinggi . mereka menjalankan bisnis nya dengan peperangan . mereka masih mengandalkan perjodohan antar keluarga .mereka masih Manusia sangat berakhlak baik ....


....emang kayak Andi dan Farhan yg sudah ditakdirkan tak ada akhlaknya ? ngomong ngomong mereka baik baik saja kan , mereka kuat dan tetap bersahabat kan , ya Allah sampaikan rindu dan salam ku untuk mereka yg berada di zaman now . aku juga bersyukur di zaman old , banyak pelajaran yg aku ambil disini . yah walaupun urusan cinta , aku menyerah ...."bathin Laras sari panjang lebar dan jujur dari hatinya itu . tiba tiba ada yg menggelapkan wajahnya .


"apakah mendung ..?"tanya Laras sari dalam hati . saat membuka matanya , jeng jeng ...


"kau ....


bersambung ....


••••••••••••


dikerjain ternyata sama yunda 😁. oiya , tenang ya guys mereka akan berjodoh loh . karena author sudah siapkan takdir yg diluar dugaan untuk kedua sejoli kita yg memang dipasangkan menjadi raja dan ratu di kerajaan seloka negara hihi ...


Alhamdulillah bisa up episode lagi


beri author dukungan melalui like , koment and vote . jika boleh di favorit kan ya 💟


DILARANG COPY PASTE /PLAGIARISME 🤬🤐

__ADS_1


terimakasih yg sudah membaca dan sabar menunggu up epsnya . I love you semua ,,,see you ...


__ADS_2