
kini suasana dikerajaan sudah gelap . selepas shalat isya semua anggota kerajaan sudah berada di dalam ruang keluarga istana . mereka menunggu satu orang lagi yg belum datang yaitu Laras sari .
sementara Laras sari yg berada dikamarnya masih melaksanakan shalat isya sebab sehabis magrib tadi ia ketiduran . selesai beribadah , ia pun bersiap lalu sedikit menambahkan bedak dalam wajahnya .
kenapa wajahku sedikit pucat , apakah aku sedang sakit ya . kl di rasakan sih sedikit tidak enak badan .pantas saja tadi ketiduran ....pikir Laras sari yg kemudian berjalan ke arah luar . terlihat prajurit yg bertugas menjaga kamar Laras sari tersenyum senyum menatap seorang nimas dan putri junjungan nya tampak berseri seri .
"wahh nimas teh geulis pisan yak kang ."puji prajurit tersebut .
"iya ya kang . nimas terlihat berseri seri seperti ingin menemui pujaan hatinya ."ucap teman dari prajurit tersebut . Laras sari pun tersenyum .
"ah bisa aja paman . kl begitu saya mau ke ruang keluarga dulu . sampurasun ..."ucap Laras sari yg pamit dengan prajurit tersebut .
"rampes nimas ."senyum mereka berdua mengembang dan menatap Laras sari yg mulai menjauh dari pandangan mereka semua .
paman prajurit benar . aku sudah memutuskan jawaban untuk Raden Arya mandali . sungguh aku sangat mengagumi dan mencintai sosok ciptaan Allah itu . selain tampan ia juga baik hati dan selalu membuat ku nyaman . aku tidak sabar untuk menanti besok .. ucap Laras sari yg sesekali menyapa emban emban yg memuji dirinya cantik dan sebagainya lah .
ketika sudah sampai di pintu yg terlihat terbuka . menampilkan Raden Arya mandali pas Pasan terlihat dari luar sedang tersenyum . namun ...
"sepertinya kl kita jodohkan putriku Ambar sari dengan putramu Raden Arya mandali kita semakin erat kekeluargaan nya . betul begitu .."terdengar suara ayahanda Malik . kemudian Raden Arya mandali mendadak tersenyum manis .
deg
bagaikan tertimpa tangga dan cobek di malam hari . ucapan ayandanya begitu menusuk hati dan jantung Laras sari . seketika ia memikirkan keputusan nya dan tak terasa air matanya luruh
sepertinya keputusan ku salah , yunda dan Raden argh sudahlah ...bathin Laras sari .
ia pun segera pergi dengan segala rasa sakit hatinya begitu tercabik cabik dengan kenyataan bahwa Raden Arya mandali malah tersenyum dengan ucapan ayahanda nya .
Laras sari berjalan gontai menelusuri lorong menuju kamarnya kembali . tanpa ia sadari ada seseorang yg mengikutinya dari belakang . Laras sari berdiam diri sejenak memegang dadanya yg sangat sesak .
"ya Allah kenapa cerita cinta pertamaku seperti ini . apakah Raden Arya mandali berbohong kepadaku . jika benar dan salah , tetap saja itu mereka berdua akan dijodohkan . kenapa sesakit ini . sesak sesak sekali seperti tidak bisa dirasakan lagi hiks hiks hiks ..."
"kenapa ya Allah ? kenapa ? apakah aku tidak pantas bahagia . saat aku merasakan rasa cinta untuk seseorang kenapa sudah menjadi jodoh orang lain ." derai air mata yg sudah tak bisa dibendung lagi . tumpah ruah di pipi mulusnya . ia terduduk lemas meratapi nasibnya yg sebenarnya hanya kesalah pahaman saja .
"aku mencintaimu Raden Arya mandali ... aku mencintaimu "gumaman yg terdengar dari bibir mungil Laras sari .
jadi nimas Laras sari menyukai Raden Arya mandali . berarti aku belum beruntung ...ucap seseorang itu yg bernama Raden Anggara . tanpa menyapa dan membantu menenangkan , ia malah pergi begitu saja dari istana tersebut .
__ADS_1
saat sudah mulai lelah , Laras sari pun kembali dengan menghapus air matanya dengan kasar . sesampainya didepan kamarnya , para prajurit penjaga melempar pandangan seakan tak percaya apa yg mereka dengar dan lihat .
"paman , bilang kepada ayahanda . aku tidak bisa datang , sebab badanku terasa sakit . dan jangan ada yg boleh mengaguku ." ucap Laras sari yg sedikit serak dan tegas . seakan hilang jati dirinya yg sebenarnya sebab apa ? sebab cinta .
bukan hanya badanku yg sakit , tapi hatiku paman ... bathin Laras sari yg sudah melenggang masuk kedalam kamar dan mengunci pintunya . kemudian prajurit itu pun menyampaikan titah nimas junjungannya.
sementara di dalam ruangan keluarga istana ....
"Dinda , kau dari mana saja ?"tanya prabu Panji yg melihat istrinya kembali dengan wajah aneh tanpa ekspresi.
"Hem ... aku tadi ke kamarku sebentar kanda ."ucap singkat ibunda ratu Puspa Ningsih. sedangkan sang prabu hanya manggut-manggut saja . tiba tiba ...
"mohon ampun Gusti prabu ..."ucap prajurit tersebut .
"ada apa prajurit , bangunlah ..."ucap ayahanda Malik .
"ampun Gusti , nimas Laras sari tidak datang kesini sebab ia sedang sedikit tidak enak badan . nimas sedang istirahat di dalam kamarnya ."ucap si prajurit yg diduga salah satu prajurit penjaga .
"apa putriku sedang sakit ? baiklah aku akan kesana untuk melihatnya ."ucap ayahanda Malik yg hendak berdiri .
"mohon ampun Gusti , tapi nimas berpesan untuk tidak di ganggu dulu ."tambah prajurit tersebut .
"kanda ada apa ?"tanya ibunda purnama sari .
"putri kita . Laras sari sedang tidak enak badan Dinda . entahlah ia tidak mau di ganggu dulu ."jawab sang prabu pemilik istana kerajaan tersebut dengan sedikit merasa aneh akan putri bungsu nya .
"berarti benar dugaan ku ayahanda , Rayi sedang sakit ."ucap yunda Ambar sari . ia juga merasa aneh dengan rayinya dan sebab apa . masih menjadi tanda tanya dibenak nya itu .
ada apa denganmu Rayi ? entah mengapa yunda merasakan sesak di dalam dadaku ...bathin yunda Ambar sari .
kenapa dengan nimas ? ada apa sebenarnya . em sebaiknya aku tak berburuk sangka kepada nya..bathin Raden Arya mandali .
"baiklah kita mulai saja makan malam nya . silahkan dinikmati ."ucap ayahanda Malik .
semuanya pun mulai menyantap makanan didepan Meraka . setelah selesai , mereka pun segera kembali ke kamar masing masing . sedangkan Raden Arya mnadali mencoba mencari kebenaran tentang pujaan hatinya itu . tidak biasa , pikirnya .namun saat didepan pintu kamar Laras sari , prajurit tidak menginginkan masuk atas titah nimas Laras sari . ia pun mengalah dan berjalan ke arah kamarnya .
"putra ku Arya mandali ..."panggil ayahanda prabu Panji yg berada diambang pintu kamarnya . Raden Arya mandali pun masuk ke kamar sang ayahanda dan ibundanya di kerajaan ini .
__ADS_1
"ada apa ayahanda , ibunda ."tanya Raden Arya mandali .
"putraku , ibunda ingin bertanya kepada mu . apakah kau sedang mencintai seseorang ?"tanya sang ibunda yg membuat Raden Arya mandali seketika diam tak percaya . mengapa Ibunda bisa tau , pikirnya .
"em.. sepertinya iya ibunda ."ucap Raden Arya mandali.
"siapakah itu putraku ?"kor ayahanda dan Ibunda nya .
"nimas Laras sari "ucapnya sedikit gugup .
"Masya Allah nak , benar begitu . kl begitu kau ungkapkan rasa cinta itu nimas Laras sari dan segeralah minta pada paman prabumu "ucap ibundanya dengan semangat juang 45 wkwk.
"ets , tapi kau harus kembali ke istana kita dulu . ada hal yg perlu kamu urus sebagai putra mahkota . Gusti Raden "ucap sang ayahanda dengan sedikit ledekan .
sirna lah senyum dari istri tercinta dan putranya itu .malah berubah dengan hembusan nafas panjang nya . kemudian Raden Arya mandali melihat kearah jendela yg berpapasan dengan jendela kamar Laras sari . tampak Lars sari sedang meneteskan air matanya .
"astaghfirullah ada apa dengan nimas ?"lirih Raden Arya mandali . beberapa saat kemudian tatapan mereka bertemu . namun Laras sari malah ketus dan jutes . dengan mengalihkan pandangannya dan segera menutup pintu jendela kamarnya .
"hemm ada apa denganmu nimas ? kenapa kau seperti itu kepadaku ?"gumam Raden Arya mandali .
saat ku lihat wajahmu yg sedang tersenyum Raden . sungguh seakan roboh jantung ku dan hatiku seakan tergores lebih dalam . maafkan aku Raden jika nanti aku harus menghindari mu ... ucap Laras sari yg memilih untuk tidur dengan air matanya masih mengalir deras .
bersambung ...
••••••
assalamualaikum semuanya ....
Alhamdulillah bisa up episode lagi
beri author dukungan melalui like , koment and vote . jika boleh di favorit kan ya 💟
DILARANG COPY PASTE /PLAGIARISME 🤬🤐
haduhh guys konflik dimulai . apakah ada yg mengetahui Laras sari sedang merana dan galau ? akankah kisah mereka berdua selanjutnya akan dipenuhi kejutan dari author pantengin terus ya haha 🤩😂
terimakasih yg sudah membaca dan sabar menunggu up epsnya . I love you semua ,,,see you ...
__ADS_1
maaf kl menunggu lama ... hehe ampuni hamba readers ku yg terhormat 🌹😅🙏 sungguh author lagi sibuk sibuknya , maklum lah ya .
selamat membaca ya ...