
eps sebelumnya ...
Tak terasa bel berbunyi ...tandanya waktu belajar akan tiba . Aku pun melangkahkan kaki ke kelas . Pelajaran yg ku rasakan begitu biasa saja . Sampai pulang aku hanya sendiri tanpa teman . Tapi aku bareng Bu salsa dan Bu Eka . Kami menumpangi mobil Bu Eka sampai kerumah ku .
ππππ
Sesampainya dirumah ....
Ku ketuk pintu rumahku yg baru , anehnya tidak ada yg menyahut dan sepi . Apa mungkin semua orang belum pulang ? Tapi kan ini sudah waktunya pulang ke rumah apalagi adik ku ia kan masih SMP . Sedangkan ibu semestinya ada dirumah tapi kemana ? . Jangan menanyakan ayah , pasti ia pulang petang nanti .
"Assalamualaikum .... Bu , melati ..."salam ku yg berada di luar . Saat ku pegang knop pintu ternyata tak di kunci .
Aku pun langsung masuk , sebab badanku sudah bau aneh dan lelah .Ketika aku membuka pintu , terlihat sepi namun aku melihat ibu sedang memasak di dapur . Tiba tiba ibu memanggilku dan bertanya hal yg membuatku jengkel ...
"Baru pulang kamu Awa ... Kenapa kamu gak beri salam , asal nyelonong masuk aja . Kayak adik kamu dong contohin sikapnya . Sebaiknya kamu sebagai kakak harus mencontoh bukan dicontoh ..."ucap ibuku yg dingin .
'astagfirullah ...aku paling benci kata perbandingan . Selalu salah ... Huff sabar sabar .'bathinku yg memilih untuk pergi ke dalam kamar dan mandi .
"Haii Awa ...tidak sopan kau pergi begitu saja ."teriak ibu kepadaku namun aku tak perduli sebab sudah lelah menanggapi .
Ibuku bernama sari , ayahku bernama Doni sedangkan adikku bernama melati . Mereka bertiga memang membuatku tidak nyaman di rumah . Kalian boleh menganggap ku anak yg durhaka namun apakah tak terpikirkan oleh kalian bahwa aku ini terpaksa menjadi culun , pendiam , membatas diri , dan tak peduli itu hanya menyembunyikan rasa sakit / sedih di hatiku .
Didalam kamar aku meletakkan tas dan membuka sepatu lalu berganti pakaian . Ku ambil pakaian dari lemariku . Banyak pakaian yg belum ku setrika lagi . Setelah mandi aku membawa tempat makan , sendok dan tempat minum untuk mencari makan di luar . Sangat miris sekali hidupku , bayangkan aku sampai beli di luar sebab ibu tidak pernah membuatkan aku makan .
Aku pun berjalan keluar lewat pintu utama tanpa melihat adikku dan ibuku sedang makan . Hari ini sebenarnya aku bingung untuk makan apa . Sedangkan aku baru disini , semoga aja tidak terlalu jauh dari rumah .
Sudah hampir 3 menit aku tak menemukan sebuah warung makan . Ini Jakarta atau apa sih . Masa tak ketemu juga dari tadi . Tak lama aku melihat orang keluar dari rumah membawa tempat makan seperti aku . Waaah sangat kebetulan ...π€©. Aku pun mengikutinya dari belakang . Dan akhirnya sampai juga di depan warung makan .
__ADS_1
"Bu saya beli nasi , tempe orek , mie , telur di sambelin dan sayur asem yah . Untuk 2 porsi ."ucap ku yg menunggu duduk di bangku dan memerhatikan nya . Aku pun membuka hp ku yg bermerek Vivo xx
"Baik neng , sebentar ya ..."ucapnya . Ibu itu ramah sekali pantas saja warungnya ramai . Aku kembali berdiri untuk membeli minum di sebelah warung ini . Tiba tiba di depan warung aku tertabrak sama seseorang . Ah ... Sial sekali ...itu Andi si playboy kelas π.
"Haii Awa , kamu gak apa apa kan ?"tanya Andi yg tersenyum kepadaku .
"Ehm , gak apa apa . Maaf aku menabrak mu ... Permisi."ucapku yg berjalan dan membeli air . Hanya sebentar aku membeli air nya . Aku membeli teh dan air putih...
Akhirnya selesai juga membeli makanan dan minuman . Namun belum selesai dengan urusan Andi . Yah ...ilah nih anak ngikuti aku terus , kenapa sih ..π. Ia memaksaku untuk menumpang di motornya . Kebetulan aku tak tau rumahku dimana huhu aku tersesat π«. Akhirnya aku setuju dengan Andi . Aku meminta Andi untuk mengantarku ke supermarket dan pulang ke rumah .
"Terimakasih ya ndi . Udh nolongin aku ."ucapku berterima kasih kepadanya . Tampak ia sangat senang aku ajak bicara .
"Iya sayang . Aku ikhlas koq ..."ucap nya yg membuatku kesal dan dingin .
"Eh ...iya . Aku hanya bercanda koq . Kamu jangan serius serius gitu dong Awa . Oiya aku pulang ya ... assalamualaikum ..."ucap Andi yg pergi menyalakan motornya . tanpa aku dan Andi sadari ada sepasang mata yg mengawasi . tapi aku mah sebodo teing ...
"Waalaikumsalam ...."jawabku yg kemudian masuk kedalam rumah . Sepi lagi dan ternyata ibu dan adikku di kamarnya masing masing mungkin . Aku pun keatas dan memakan makananku dan minuman .
"Ada apa , kalian memanggilku ? Ayah , ibu ?"tanyaku sopan sambil bersiap sakit hati kembali .
Author POV on
"Awa jawab jujur pertanyaan ayah . Apakah kau pacaran ?"tanya ayah doni kepada Awa dengan amarah . Awa pun tak mengerti apa yg terjadi ...
"Apa maksud ayah ? Aku tak pernah pacaran ."ucap Awa serius dan masih dibatas normal .
"Bohong , adikmu melihat dan mendengar semuanya . Kau pacaran dengan anak laki laki yg tadi mengantarmu pulang kan ..."ucap ayah doni . Awa pun langsung menatap adiknya yg tersenyum dan bahagia atas kabar palsu itu .
__ADS_1
'huh...adik lucnut π‘ . jadi ia yg udah mengamati aku dengan Andi . lagian si Andi pake begitu sih ..'pikir Awa .
"Aku tak pernah pacaran , ia hanya membantuku ..."jawab Awa yg sudah panas .
"Kau benar benar anak yg tak tahu malu . Kau pacaran dengannya jika begitu kebetulan ayah akan menjodohkanmu dengan anak teman ayah yg sudah mempunyai istri 1 dan ingin menikah lagi . Kau bisa bahagia dan bebas dari kami ...."ucap ayah doni yg tegas .
"Apa maksud ayah ? Hah !? Aku tak mau menikah dan aku tegaskan kembali . Aku tak punya pacar . Aku berani bersumpah jika perlu ..."ucap Awa marah .
"Kau !! Pokoknya ayah akan menjodohkanmu dengan nya . Kau akan keluar dari rumah dan lingkup keluarga ini . Karena kami tidak menganggap mu anak sebab ank kami hanya melati bukan kamu ..."ucap ayah doni yg sama sama marah . Awa pun berdiri .
"Oh kalian tak menganggapku ya ? Baguslah aku juga tak butuh status ku siapa bagi kalian . Jadi kalian juga tak perlu mengaturku dan memperdulikanku lagi . Kau bukan ibuku dan kau bukan adikku . Dan terakhir kau juga bukan ayahku tuan ."ucap Awa yg sudah gondok .
"awa !!! Beraninya ... Pokoknya kau jangan pernah meminta uang padaku . Pergilah sana ke gudang . Itu menjadi kamarmu sekarang ."ucap ayah doni kepada Awa .
"Heum baiklah . Gudang belakang rumah bertetapan di depan jalan raya itukan . Lumayan dekat dengan sekolahku . Dan disitu dekat mushola . Aku bisa mandi dan sholat di sana . Okey ... Besok aku akan pindah ... tenang lah aku tipe orang yg tak banyak omong dan tak ingkar janji dan sumpah . Permisi ...."ucap Awa yg berjalan ke arah kamar .
"Bawa semua barang barangmu ... Jangan sampai tertinggal . Saya ingin kau sudah pindah besok sore dan malam ."ucap ayah doni .
Sesampainya di dalam kamar Awa langsung meneteskan air matanya . Ternyata selama ini ia hanya menjadi beban untuk keluarganya . Sungguh sangat menyedihkan sekali hidupnya . Ia pun membereskan pakaian nya yg dimasukkan ke dalam tas besar . Kira kira ia akan membawa 5 tas besar .
Belum lagi kasur busa yg ada di dalam lemari serta sarung kasur , selimut dan bantal bantal . Juga bonekanya. Selain itu ia juga harus membawa buku buku miliknya . Uang tabungannya sudah sangat sangat cukup . Apalagi terakhir ditambah laci dan sapu serta kain pel milik nya sendiri
"Kalian menantang ku , baiklah aku akan melakukan itu . Sebaiknya aku tak boleh lemah , nangis ataupun kecewa . Karena rasa sakit ini berubah menjadi benci yg sangat teramat besar . Jangan kalian butuh aku lagi . Gudang ini bukan milik mereka , ini milik orang lain lagi ...aku akan membeli nya .... Besok akan menjadi hari kerja bakti ku yg sangat melelahkan ."ucap Awa yg menguatkan dirinya sendiri . Dan berangkat tidur ...
Bersambung ....
β’β’β’β’β’β’
__ADS_1
Jangan lupa tinggal jejaknya ya ...
penasaran dengan kelanjutannya ...capcuzz lanjut lagi guys ...