Rahasia Suami Dan Ibuku

Rahasia Suami Dan Ibuku
Bab 10 ~ Z A D ~


__ADS_3

Vio menutup ponselnya saat kakaknya yang kampungan dan jelek menurutnya datang menghampirinya,dia menatap kakaknya dengan sorot mata yang lumayan tajam.


"Ada apa memangnya,apa aku harus melapor kepada kakak kalau aku mau tidur dimana dan tinggal sama siapa? please dong kak jangan kampungan apa pun yang aku lakukan di luar sana tolong kakak jangan ikut campur urus saja hidup kakak yang sudah mapan itu." Jawab Viona ketus.Dari dulu memang Baik viona atau ibunya sangat tidak suka dengan Tiara karena bagi mereka Tiara orang yang sangat munafik dan sok suci.


Tapi dia juga bingung walaupun keduanya tidak suka dengan dirinya entah kenapa mereka selalu mengikuti Tiara kemana pun dia pergi dan bahkan sewaktu Tiara belum menikah keduanya selalu tinggal di kontrakannya dan sedihnya mereka hannya benalu baginya karena mereka berdua tidak pernah mau membantu dirinya disaat dia butuh apa pun.


"Kakak hannya ingin bertanya kalau kamu tidak suka dengan pertanyaan ku ya sudah kamu tidak usah memasang wajah seperti itu." Ucap Tiara lalu dia segera meninggalkan Viona.


" Makanya tidak usah sok mengurusi hidupku,untung saja kamu punya suami yang baik, kalau sampai suami mu orang jahat aku yakin seminggu saja dia ogah bersama mu." Omel Viona.Tiara mengabaikan ucapan viona dia memang kesal tapi dia tidak mau ribut apalagi saat ini keadaan rumah tangganya sedang tidak baik-baik saja.


Viona dan ibunya meninggalkan rumah,Tiara mengintip dari kaca kamarnya dia sangat berharap ibunya mau menginap di tempat adiknya Viona karena beberapa hari ini dia tidak melihat Viona kembali ke rumah.


Setelah ibu dan adiknya meninggalkan rumah,Tiara kemabli sibuk merapikan rumah yang tadi belum sempat dia bersihkan.Tidak lama kemudian dari pintu dia melihat suaminya sudah menutup bengkel padahal hari masih lumayan siang tapi suaminya lansung menutup bengkelnya.


"Mas kamu mau kemana? kenapa kamu langsung menutup bengkel padahal aku lihat masih ada dua motor." Tanya Tiara saat suaminya sudah sampai di dalam rumah.Dia menghentikan pekerjaannya lalu mengikuti suaminya dari belakang.


Lagi-lagi suaminya mengabaikan dirinya jangan kan untuk menjawab pertanyaan nya untuk menoleh walau hannya sesaat saja dia tidak Sudi rasanya hingga membuat kesabaran Tiara benar-benar habis.


"Mas..Sampai kapan kamu terus diam kepada ku,aku juga punya batas kesabaran ya mas,kenapa...Kenapa kamu marah,kamu ingin mobil,untuk apa mobil kita belum butuh itu...Dan aku Juga heran beberapa Minggu ini kamu tarok dimana gaji mu mas,kamu pikir semua biaya yang ada di rumah ini siapa yang beli?" Ucap Taira dengan emosi dadanya naik turun dan dia menatap suaminya dengan tatapan yang sangat sinis.

__ADS_1


Adrian sekilas menatap Tiara,dia benar-benar muak dengan Tiara bahkan tidak tersisa lagi cinta dihatinya sama sekali dia benar-benar tidak tahan lagi hidup bersama wanita yang begitu tua dan jelek.


"Baiklah kalau kamu keberatan memakai uang mu untuk kebutuhan rumah ini,kita cerai saja,aku tidak Sudi hidup dengan wanita perhitungan dan egois seperti mu." Ucap Adrian sambil menatap Tiara yang sepertinya masih sangat emosi.


Tiara membelalakkan matanya dia tidak menyangka suaminya berbicara begitu kejam kepadanya,sudah menikah lebih dari dua tahun ini pertama kalinya mereka berantem sampai keluar kata cerai.


Adrian langsung keluar dari dalam rumahnya dia tidak peduli dengan Tiara yang memanggilnya beberapa kali hingga dia menghilang dari gang rumahnya.


"Aku masih muda dan tampan masih banyak wanita yang mau denganku dan aku juga sudah cinta mati kepada Linda aku akan menikahinya kalau kami cerai dan kami bisa hidup bahagia." Ucapnya dalam hati.


Adrian pergi menuju gedung dimana tempat itu khusus untuk menjual segala jenis perhiasan.Beberapa hari ini dia kebanjiran job hingga dia bisa mengumpulkan beberapa juta,dia ingin membelikan perhiasan untuk wanita yang sangat dia cintai.


"Tolong berikan kalung itu untukku."Ucap Adrian dia melihat bandrol harganya ternyata kalung itu hannya tiga juta rupiah.


"Bagus mas,kalau mas memberikan kalung ini kepada istri bapak dia pasti akan sangat bahagia." Ucap wanita itu mencoba untuk memuji Adrian bukannya senang dia malah sedikit kesal.


"Ini aku akan berikan kepada selingkuhan ku bukan kepada istriku jangan sok tau."Ucap Adrian ketus lalu dia membayar kalung itu dan segera pergi dari tempat itu.Wanita itu ingin sekali memaki pria yang tidak tau malu seperti itu tapi karena itu bukan urusannya dia hannya menatap kepergian Adrian dari tokonya.


Adrian menyimpan kalung yang baru saja dibelinya ke dalam sakunya karena dia ingin memberikan kalung nanti malam kepada Linda.

__ADS_1


Saat dia melewati sebuah toko pakaian,khsus wanita,Adrian tertarik dengan satu gaun yang sangat cantik yang berwarna pink dan dia yakin gaun itu sangat cocok untuk Linda wanita yang sudah membuatnya benar-benar jatuh cinta, dan melupakan istri dan anaknya yang sedang berjuang saat ini untuk masa depan keluarga kecil mereka.


Setelah dia mendapat semua yang dia inginkan dia kembali pulang ke rumahnya dia sengaja mengumpulkan uang beberapa minggu ini karena dia ingin memberikan suprise kepada kekasihnya tanda jadian mereka.


Sementara itu setelah suaminya pergi,Tiara tidak melakukan apa pun lagi dia duduk di atas sopa sambil termenung,dia menatap putrinya dengan tatapan kosong,dia tidak bisa membayangkan kalau sampai dia dan suaminya menikah dan dia menjadi janda dan anaknya tumbuh menjadi anak yang kekurangan kasih sayang.Saat pikirannya melayang kemana-mana tiba seseorang mengetuk pintu rumahnya Tiara beranjak dengan langkah yang malas menuju pintu.


"Ibu....Kapan ibu sampai di kota ini kenapa ibu tidak mengabari kami biar mas Adrian bisa menjemput ibu ke terminal." Ucap Tiara saat melihat ibu mertuanya yang datang mengunjugi mereka.


"Tidak papa,ibu tidak mau menyusahkan kalian.Ibu kangen sekali dengan Caca makanya ibu datang."Ucap Ibu mertuanya lalu masuk ke dalam rumah.


"Tiara membawa tas besar milik mertunya,dia sedikit heran dengan tas ibunya yang begitu berat menurutnya.


"Tas ibu isinya apa sih berat sekali?"


"Biasa sayur-sayuran dan ada juga ubi sama singkong,di dalam ada bontot yang berisi ayam kesukaan mu keluarkan dulu biar tidak basi." Ucap Mertunya.


Sejak menikah dengan suaminya,Tiara sangat senang dengan ibu mertuanya yang begitu peduli dengannya sangat jauh berbeda dengan ibu kandungnya.


🌺🌺🌺Bersambung 🌺🌺🌺

__ADS_1


__ADS_2