
Tiara memandang Viona dengan tatapan penuh tanda tanya,dia semakin curiga kepada adiknya dia bahkan takut Viona menutupi sesuatu yang buruk darinya.
"Vio,kenapa sih Kakak lihat belakangan ini kamu semakin aneh,kamu semakin peduli sama kakak dan kamu juga bisanya dekat sama ibu kenapa sekarang kakak lihat setiap bertemu kalian ribut? apa kamu sedang menyembunyikan sesuatu dari kakak?" Tanya Tiara.Viona menghela napas ,terlalu sulit baginya untuk menceritakan semua yang terjadi,dia memilih diam untuk saat ini dan menasehati ibunya dengan perlahan
Masih sulit baginya menerima perbuatan ibunya,tapi dia belum berani untuk menegur Abang dan juga ibunya.
"Tidak papa kakak lupakan saja,aku hannya kesal melihat sikap ibu,dia masih sehat,bugar dan masih muda tapi dia sangat malas untuk membantu kakak padahal dia sendiri tinggal dan makan gratis di rumah ini." Jawab Viona berbohong.Tiara hannya tersenyum kecil mendengar ucapan adiknya walaupun sebenarnya dia tidak yakin atas apa yang dikatakan Viona.
"Kakak besok kita ke salon yuk,aku rasa rambut kakak perlu di potong sesekali lakukan lah perawatan kak agar tidak hidup monoton seperti ini." Viona sengaja mengajak Viona ke salon dia berharap Tiara mau mengikutinya agar Adrian suami brengseknya tidak berpaling darinya.
"Vio...Aku bukannya tidak mau menerima saran darimu tapi mungkin itu akan menghabiskan uang yang banyak,kamu tau kan gaji kakak tidak seberapa sementara kami sudah punya hutang aku harus berhemat." Tolak Tiara dengan lembut membuat Viona sedikit kesal karena kakaknya yang begitu keras kepala.
__ADS_1
"Ya sudah kakak,aku ke depan dulu,semoga kakak bahagia terus.Seharusnya sebagai wanita kamu tidak boleh terlalu berkorban kamu tidak tau sikap suami mu dibelakang mu." Ucap Viona sebelum akhirnya dia meninggalkan Tiara yang memandangnya pergi menjauh bersama Caca putrinya.
Tiara memandang viona sampai mereka menghilang dari pandangannya,dia menarik napas berat entah apa yang di sembunyikan oleh adiknya dia tidak mengerti sama sekali.
"Perawatan,aku belum bisa melakukan itu,awal bulan cicilan sudah menunggak belum susu anak dan juga biaya kebutuhan lainnya aku tau mas Adrian sudah ada penghasilan tapi belum tentu dia bisa membayar cicilan seutuhnya."Ucapnya dalam hati.
****
Awal bulan akhirnya tiba,Tiara baru saja keluar dari ATM untuk mengambil gajinya untuk biaya hidup beberapa Minggu ini,melihat bulan ini toko dan bengkel suaminya berjalan lancar dia sangat yakin kalau suaminya pasti bisa membayar cicilannya.
"Kakak aku sudah gajian,ini sedikit uang belanja untuk membantu mu karena aku juga makan dan minum di rumah ini." Ucap Viona lalu memberikan lima lembar pecahan seratus ribu rupiah.
__ADS_1
Tiara tersentak kaget,dia tidak menyangka kalau adiknya Viona bisa berubah seperti itu,sesuatu yang belum pernah dia lihat selama ini dan itu sangat membuatnya terharu padahal Viona juga membantunya menjaga Caca disaat dirinya sedang di rumah.
"Viona...."
"Sudah kakak tidak usah terharu seperti itu sudah seharusnya aku melakukan hal itu." Jawab Viona.Saat itu Linda masuk ke dalam rumah membawa barang belanjaan begitu banyak dari kantong belanjaannya terlihat kalau barang-barang itu semua barang mahal.Wajah Viona berubah dia menatap ibunya dengan tatapan jijik seperti itu.
Linda melewati mereka dengan penuh rasa bangga dia sama sekali tidak malu dengan apa yang dia lakukan.Tadi pagi disaat Tiara dan Viona berangkat kerja dia menggoda Adrian dan meminta uang tiga juta rupiah untuk shoping tentu saja Adrian yang cinta mati langsung memberikan uang yang diminta Linda kepadanya.
"Ibu punya pacar ya Vio,aku tidak pernah melihatnya keluar dari rumah,kalau dia tidak punya pacar dari mana dia dapat uang sebanyak itu?"Tanya Tiara dengan penasaran.
" Aku tidak tau,mungkin saja dia sedang pacaran sama suami orang makanya kak kamu harus merawat tubuh dan wajah mu agar Adrian tidak berpaling kepada wanita mana pun." Sindirnya dengan lembut berharap kakaknya tidak sebodoh itu.
__ADS_1
Tiara menoleh ke arah Viona dia sedikit kesal mendengar ucapan adiknya yang obrolannya semakin aneh menurutnya.
🌺🌺🌺 bersambung 🌺🌺🌺