Rahasia Suami Dan Ibuku

Rahasia Suami Dan Ibuku
Bab 19 ~ Z A D ~


__ADS_3

Linda duduk di atas sopa wajahnya masam,dia sedikit kesal kepada Adrian karena lagi-lagi dia dan istrinya ribut lagi dan itu artinya Tiara akan semakin sulit untuk memberikan apa yang dia minta.


"Kenapa dengan wajah ibu,dimana Tiara akhir-akhir ini Tiara lebih pendiam." Ucap Viona sambil menatap ke arah pintu kamar Tiara.


"Ibu pusing dengan kakak mu Tiara,bisa-bisanya dia curiga kepada ibu,dia mengira kalau ibu selingkuh sama suaminya, dan bahkan tadi pagi dia menggedor keras pintu kamar ibu karena dia mengira kalau suaminya sedang bersama ibu,aku merasa sangat terhina dan aku sudah tidak tahan lagi..Hiks...Hiks...Hiks..." Linda pura-pura menangis di hadapan Viona untuk mencari pembenaran atas semua sikapnya.


"Keterlaluan itu Tiara,bisa-bisanya dia menuduh ibu seperti itu,aku tidak terima dan aku harus bicara sama wanita jelek dan buluk itu,apa artinya punya karir bagus dan pendidikan tinggi kalau dia tidak pandai merawat diri." Ucapnya lalu dia segera beranjak dari tempat duduknya menuju kamar Tiara.


Tiara sangat kaget bahkan Caca juga kaget mendengar Viona memanggilnya dengan keras dari luar dia seperti orang yang punya banyak hutang.Tiara menggendong anaknya lalu membuka pintu kamar dan dia sudah melihat Viona berdiri di depan pintu.


"Kamu keterlaluan sekali ya...Mentang-mentang ibu menumpang di rumah mu apa wajar kamu menuduh ibu dan Adrian punya hubungan aku rasa otak mu sudah salah." Ucap Viona dengan nada tinggi.


"Bisa tidak kamu mengecilkan suara mu,Caca sedang tidur akhirnya terbangun karena suara mu yang sangat menganggu." Jawab Tiara dengan nada pelan.Viona tampak tidak peduli mendengar ucapan Tiara.


"Kamu keberatan ya kak untuk mengurus ibu,aku selalu memberikan dia uang agar dia tidak merepotkan kakak tapi kenapa kamu tega memfitnah ibu." Tiara tampak bingung dengan ucapan adiknya dia tidak memfitnah apa pun tentang ibunya dia hanya sedikit curiga atas sikap suami dan ibunya yang menurutnya sedikit berlebihan.


Tiara mengabaiakan semua ucapan adiknya lalu dia pergi menemui ibunya yang sedang duduk di ruang tamu bersama suaminya,mereka tampak menjaga jarak.


"Ibu...Kapan aku memfitnah mu,aku rasa ibu masih muda tetapi kenapa ibu sudah pikun kapan aku memfitnah ibu."

__ADS_1


" Tiara jaga omongan mu apa kamu bilang pikun,dasar istri durhaka kepada ibumu saja kamu tidak bisa sayang bagaimana bisa kamu sayang kepada suami mu." Adrian lagi-lagi membela ibunya secara berlebihan,Tiara menatap ibunya dan suaminya bergantian.


" Oohh sekarang aku tau masalahnya,mungkin karena Adrian sering membela ibu dan Tiara menduga kalau suaminya ada hubungan gelap jahat kamu Tiara tega sekali kamu berpikiran kotor tentang ibumu." Ucap Viona yang sangat membela ibunya.


"Terserah kalian mau ngomong apa intinya,suatu saat kebenaran akan terungkap sendiri." Ucap Tiara lalu dia kembali ke dalam kamar dan membangunkan Caca setelah itu mereka pergi jalan-jalan sore setelah puas Tiara singgah di rumah makan Padang lalu makan disana.


" Sepertinya aku terlalu baik sehingga semua orang memandangku rendah,aku ingin lihat bagaimana kalian di rumah tanpa aku urus,kalian terlaku memandang aku rendah." Ucap Tiara sambil menunggu pesanannya datang.


Tiara menyuapi anaknya sekalian,dia berniat untuk mengabaiakan suaminya dan tidak membeli semua kebutuhan rumah dia ingin melihat suaminya yang tidak tau diri itu untuk menyiapkan semua kebutuhan pokok.


Semenjak mereka menikah pria itu terlalu enak dan kadang lupa memberikan nafkah untuknya,karena Tiara selalu memenuhi kebutuhan di rumah tapi semakin lama sikap suaminya semakin tidak tau malu.


Tiara kembali pulang ke rumah,suasana rumah sangat sepi Tiara tidak peduli apa pun yang di lakukan suaminya dan saat itu tiba-tiba suaminya ke luar entah dari mana dia tidak peduli.


"Tiara kamu belum masak makan malam aku sudah lapar." Ucap Adrian lalu duduk di atas ranjang wajahnya seperti kelelahan dan dahinya penuh keringat sebenarnya sebagai seorang istri dia sangat penasaran tapi dia sudah berjanji untuk tidak peduli lagi.


Tiara mengabaikan pertanyaan suaminya dia langsung masuk ke dalam kamarnya sekilas dia masih mendengar suaminya memaki dirinya tapi dia tidak peduli sama sekali.


Malam sudah semakin larut,Tiara sama sekali tidak keluar lagi dari dalam kamar,tiba-tiba dia mendengar suara sepeda motor,Tiara bergegas ke depan jendela lalu menyingkap gorden dia melihat suami dan mertuanya keluar rumah mungkin mereka ingin makan malam.

__ADS_1


Jantung Tiara berdegup kencang saat melihat keduanya keluar,walaupun posisi mereka tidak ada yang mencurigakan tapi jauh di lubuk hati Tiara tetap merasa seperti ada yang mereka sembunyikan.


Sudah terlalu banyak hal janggal yang mereka tunjukkan secara diam-diam tapi Tiara tidak mau lagi menuduh tanpa bukti karena pada akhirnya ibunya akan bersandiwara kembali.


Tiara beranjak dari tempatnya lalu menatap wajah dan tubuhnya di depan cermin,sangat jauh berbeda dengan ibunya yang berumur hampir lima puluh tahun tapi bodi dan kulitnya masih kencang di tambah wajahnya yang masih mulus.


"Haruskah aku merawat diriku,apa perlu seorang istri yang sudah punya anak dan suami melakukan hal itu,sayang sekali uangnya kalau hanya untuk bergaya."Ucap Tiara dalam hati lalu dia kembali merebahkan tubuhnya di atas ranjang.


Keesokan paginya Tiara sengaja bangun telat dia tidak ingin mengurus rumah apalagi sampai memasak,dan bahkan dia tidak belanja kebutuhan rumahnya.Setelah bangun dia langsung mengurus Caca dan dirinya habis itu mereka segera berangkat dia sama sekali tidak peduli dengan Adrian yang tidur di atas sopa.


Setelah Tiara meninggalkan rumah,Linda keluar dari dalam kamar karena sudah kehausan dia ingin minum air putih dia sangat kaget saat dispenser air minum kosong.


" Apa-apaan ini kenapa sampai air minum tidak ada? "Ucapnya lalu dia pergi dari sana dan mengambil termos dan ternyata isinya juga kosong.


"Dasar anak sialan bisa-bisanya dia tidak membeli air minum,apa dia sudah gila karena masalah yang kemarin." Ucapnya.Saat itu matanya tertuju ke meja makan dia juga membuka tudung saji yang ternyata isinya kosong.


"Adrian...Adrian bangun kamu,aku rasa istrimu sudah gila bisa-bisanya dia pergi sekolah tidak memasak,air minum kosong, dan makanan tidak ada sama sekali."Linda duduk di atas sopa sambil mengomel.


💗💗💗 bersambung 💗💗💗

__ADS_1


__ADS_2