
Malam ini semua berjalan seperti biasanya,walaupun Adrian sangat menciantai linda mertuanya dia tetap menjaga diri agar Tiara istrinya tidak curiga kepada.Seperti biasa Tiara bangun pagi-pagi sekali,walaupun matanya masih sangat mengantuk dia tetap bangun dan menyiapkan sarapan untuk keluarganya.
Tiara memanfaatkan waktu untuk memasak mencuci pakaian dan piring kotor yang sudah menumpuk,setelah selesai dia membuka tudung saji,dimana makanan yang semalam dia siapkan semuanya sia-sia ada yang sudah basi dan tidak bisa lagi di hangatkan.
Tiara memanaskan ayam yang sudah dingin lalu membuang sayuran yang sudah basi, dia merasa semaunya sia-sia tapi mau gimana lagi dia tidak mau Adrian marah kalau dia menegurnya nanti.
Saat itu tiba-tiba kamar ibunya terbuka lalu keluarlah wanita dan pergi ke kamar mandi.Tiara merasa heran karena semalam ibunya pergi dan sudah larut malam dia tidak pulang.
"Kapan ibu pulang bukan kah semalam ibu pergi?"
" Aku pulang sudah larut malam,untungnya suami mu masih terjaga hingga dia bisa membuka pintu untukku."
"Memangnya ibu pulang jam berapa?"
"Jam satu,kenapa kamu terlalu penasaran dengan kepulangan ku apa ada yang salah?" Tanya Linda dengan wajah yang kurang senang.
"Tidak kok Bu,aku hannya penasaran apa mas Adrian terbangun sampai jam segitu hingga dia bisa membuka pintu untuk ibu padahal dia orang yang paling susah bangun." Ucap Tiara dengan wajah datar.
"Bodoh amatlah tanya sendiri sama laki mu,ngapain aku mesti nanya ini itu nga sopan banget." Jawab ibunya ketus lalu dia pergi meninggalkan Tiara yang masih berdiri di tempatnya.
Tiara menghela napas panjang,lalu dia kembali melanjutkan pekerjaannya,dia bingung dengan perubahan sikap suaminya yang semakin dingin kepadanya.Setelah semuanya beres dia mulai mandi dan bersiap-siap untuk berangkat ke sekolah.
Tiara berangkat ke sekolah tanpa membangunkan suaminya,dia takut pria itu kembali marah kepadanya.Sementara itu Linda sudah mengintip dari kamarnya,dia tersenyum kecil entah apa yang membuatnya tersenyum.
Setelah beberapa menit Tiara keluar dari rumahnya, dan Linda yakin anaknya tidak kembali lagi,Linda keluar dari dalam kamarnya dan menghampiri Adrian yang masih tertidur pulas.
__ADS_1
"Sayang bangunlah apa kamu akan tidur sampai siang hingga tidak mencari uang untukku." Ucap Linda sambil membelai rambut Adrian.Adrian membuka mata di hadapannya sudah terlihat seorang wanita yang sangat cantik yang membuatnya selalu tersenyum.
"Baik ratu ku aku akan bangun dan mencari nafkah untukmu,aku akan melakukan apa pun untukmu." Ucap Adrian dia langsung beranjak dari tempat tidurnya lalu mencium bibir Linda dan pergi ke kamar mandi.
Setelah keluar dari kamar mandi dia menghampiri Linda yang sedang duduk di meja makan,mereka lalu menyantap sarapan yang sudah di siapkan oleh Tiara.
"Sayang,sekarang Tiara kan sudah punya penghasilan tetap,kenapa kamu tidak minta mobil saja,biar sesekali kita bisa pergi jalan-jalan menaiki mobil kalau naik motor terus aku takut kalau ada yang mengenali kita." Linda membujuk Adrian ucapannya memang lembut tapi terkesan memaksa dan Adrian langsung mengangguk tanpa pikir panjang.
Setelah menghabiskan sarapannya, Adrian pergi ke bengkel lalu segera menyelesaikan beberapa sepeda motor yang sudah terparkir manis di depan bengkelnya.
Sejak bengkelnya di buka Adrian bekerja dengan sangat serius hingga tidak terasa hari sudah siang dan Tiara sudah kembali dari sekolah.
"Mas kamu sudah makan,aku bawa makanan ini,kamu makan dulu." Ucap Tiara dia senang karena suaminya akhirhya banyak motor yang harus diperbaikinya sudah lama dia tidak menerima uang dari suaminya.
"Letakkan saja disitu nanti aku makan." Jawab Adrian acuh bahkan sama sekali tidak mau menoleh ke arah istrinya.Tiara memang merasa aneh dengan perubahan suaminya tapi dia hannya bisa diam karena dia tidak ingin mereka ribut lagi.
Melihat suaminya sudah selesai makan Tiara membawa segelas kopi untuk suaminya,dia tetap berusaha untuk perhatian walau sikap suaminya sangat berubah akhir-akhir ini.
"Mas ini kopinya."
"Kamu bawa berapa bungkus tadi makanannya Tiara?"
"Hmm,cuma dua mas,satu untukmu dan satu lagi untukku.Kenapa mas tidak enak ya?" Tanya Tiara karena tidak biasanya dia mau bertanya untuk hal sepele seperti itu.
Adrian menatapnya dengan tatapan yang tidak bisa di artikan oleh Tiara,rasanya aneh sekali sikap suaminya itu.
__ADS_1
"Kenapa kamu tidak beli juga untuk ibu,kamu jahat sekali apa susahnya beli juga untuk ibu?"Wajah Adrian terlihat sangat marah membuat Tiara sedikit bingung.Padahal sebelumnya suaminya tidak pernah menyinggung soal ibunya walaupun dia juga tidak pernah keberatan kalau adik dan ibunya tinggal bersama mereka.
"Aku minta maaf mas,aku tidak ingat." Jawab Tiara berbohong.Sampai saat ini dia belum curiga sama sekali terhadap ibu dan suaminya,semuanya seperti biasa.
Tiara ingin meninggalkan suaminya,karena dia ingat dia masih banyak pekerjaan di rumah tapi Adrian langsung memanggilnya.
"Kamu mau kemana dek?"
"Aku mau ke rumah,di dalam masih banyak pekerjaan,memangnya ada apa mas?" Tanya Tiara lalu dia kembali duduk di tempat duduk yang tersedia disana.
" Tiara kamu kan sudah punya gaji menetap,kita buat usaha baru ya,aku ingin kita membeli mobil agar bisa kita rental kepada orang-orang yang membutuhkan."Ucap Adrian dengan nada ragu-ragu dia takut Tiara menolak keinginannya.
Tiara mengerutkan keningnya,dia merasa aneh dengan permintaan suaminya bagaimana bisa suaminya meminta sesuatu yang belum ada dibenaknya.
"Mas aku bukannya menolak,tapi kalau untuk mobil rasanya itu sangat berlebihan untuk kita,coba kamu bayangkan mas kalau kita kredit mobil kita butuh uang jutaan juga untuk DP belom tentu juga nanti ada orang yang mau pakai,mas aku masih ingin kuliah aku belom siap untuk memikirkan itu." Tolak Tiara dengan lembut.Benar saja wajah Adrian langsung berubah,dia lalu berdiri lalu kembali melanjutkan pekerjaannya.
" Ya sudah kalau kamu tidak mau,aku kira kamu akan mendukungku untuk menambah usaha kita, ternyata kamu menolaknya,terserah kamu saja biar kamu saja yang banyak uang aku tidak usah agar kamu bisa merendahkan aku." Mata Tiara terbelalak mendengar ucapan suaminya bukannya dia tidak mau menambah usaha suaminya tapi untuk kredit dia masih belom siap.
"Mas bukan itu maksud aku tapi_
"Silahkan kamu kembali ke rumah aku mau kembali kerja!!"
"Tapi mas_
"Kamu pergi atau aku yang pergi dari sini." Ucap Adrian ketus, lalu melempar kain lap yang ada di tangannya dan meninggalkan Tiara didalam bengkel dia masuk ke dalam rumah.
__ADS_1
🌺🌺🌺Bersambung 🌺🌺🌺