
Tiara keluar dari dalam kamar sambil membawa uang di tangannya lalu menemui ibu mertuanya dan juga ibunya serta suaminya yang masih duduk di tempat masing-masing.
" Bu...Aku ada uang sedikit semoga ini bermanfaat untuk ibu."Ucap Tiara sambil memberikan uang tiga juta rupiah ke tangan mertuanya.Adrian tampak acuh dia sama sekali tidak peduli saat Tiara menyerahkan sejumlah uang untuk ibunya.
"Terima kasih ya,semoga rejeki mu berlimpah dan di jauhkan orang-orang jahat dari dekatmu dan rumah tangga mu juga selalu menjadi rumah tangga yang bahagia." Ucap mertuanya dia sekilas menatap wajah Linda yang menurutnya sedikit aneh.
Saat mendengar ucapan Maryam,Linda menunduk dia sedikit kesal melihat Maryam yang sepertinya menyindir dirinya.
"Amin...Semoga saja Bu." Jawab Tiara.Mereka semua mulai memasuki kamar masing-masing karena malam sudah semakin larut karena besok juga mereka akan sibuk dengan pekerjaan masing-masing.
Saat Tiara sudah sampai di kamar sambil membawa Caca,Andre menatapnya dengan tatapan yang aneh dia menutup ponselnya yang saat itu dia pandangi.
"Jangan kamu pikir aku akan memaafkan kamu saat kamu sudah membantu ibuku,itu tidak ada urusannya sama ku." Ucap Adrian sinis lalu kembali membuka ponselnya saat beberapa kali pesan masuk ke ponselnya.
Tiara meletakkan Caca di tempat tidur lalu menatap suaminya,dia menghela napas terlebih dahulu lalu menatap suaminya.
"Mas apa maksud ucapan mu,apa kamu benar-benar ingin cerai dariku,dan siapa teman mu yang selalu chating,apa kamu tidak bisa menghargai aku lagi mas?" Tiara sedikit meninggikan suaranya hingga Adrian menatap tidak suka kepada nya.
" Kalau kamu ingin aku bisa baik kepadamu,kamu harus menuruti keinginan ku,dan kalau kamu masih menganggap ku suami kamu tidak ku ijinkan lagi untuk kuliah lagi kalau kamu berani membantah omongan ku itu artinya kamu sudah siap untuk berpisah."Ucap Adrian lalu dia menarik selimut dan menutup seluruh tubuhnya lalu melanjutkan percakapannya dengan Linda lewat pesan WhatsApp.
Tiara menarik napas berat,dia tidak menyangka suaminya bisa berubah seperti itu padahal dulu suaminya seorang pria yang baik dan hangat kepadanya sekarang sangat jauh berubah,dia mengira rumah tangganya akan semakin bahagia setelah dia lulus menjadi ASN,ternyata pikirannya salah suaminya malah berubah entah apa yang membuatnya marah.
__ADS_1
Malam sudah semakin larut,semua orang di rumah itu sidang tertidur pulas begitu juga dengan Tiara.Sementara itu Adrian membuka selimut yang menutupi tubuhnya dia menyingkirkan selimut dari tubuhnya lalu perlahan dia turun dari atas ranjang.
Dia melakukannya dengan sangat hati-hati,karena dia takut Tiara terbangun tapi sampai dia keluar dari dalam kamar wanita itu masih tertidur pulas.
Adrian berjalan di kegelapan malam di dalam rumahnya sudah menjadi kebiasaan bagi mereka untuk mematikan semua lampu kalau malam sudah larut.Saat dia sampai di depan kamar Linda dia langsung mendorong pintu kamar lalu masuk ke dalam kamar Linda dan menutupnya dari dalam.
"Sayang kamu kenapa lama sekali aku sangat merindukan kamu sejak istrimu kembali ke rumah ini kita menjadi tidak bebas."Ucap Linda dengan manja.
"Maafkan aku sayang aku juga sangat merindukan kamu,"Ucapnya lalu dia merogoh kantongnya dan mengambil kalung yang dia beli tadi lalu meletakkan plastik yang ada di tangannya ke atas meja.
" Apa itu sayang." Tanya Linda saat dia melihat Adrian meletakan kantong kresek di atas meja.
"Sayang,kamu baik banget sayang aku makin cinta." Ucapnya.Adrian memasang kalung itu di leher Linda lalu dia membuka kresek dan memberikan baju gaun yang dia berikan untuk Linda juga.
"Sayang semua ini aku berikan untuk mu,sebagai bukti kalau aku sangat mencintaimu setulus hatiku aku harap cinta kita tetap untuk selamanya dan kita menikah pada akhirnya." Ucap Adrian lalu memeluk Linda dengan erat.
Linda sangat terharu dengan ucapan Adrian,dia tidak menyangka kalau Adrian begitu tulus untuknya sama seperti dirinya yang begitu mencintai menantunya itu dalam diam.
Awalnya Linda menyukai Adrian karena dia sangat kesepian dan sesekali dia butuh kehangatan seorang pria dia tidak menyangka pada akhirnya cinta ternyata tumbuh di hati mereka berdua.
"Terima kasih ya sayang kamu sudah memberikan cinta yang dalam kepadaku,harapan ku juga sama semoga hubungan kita langgeng sampai kita menikah nantinya."Ucap Adrian.
__ADS_1
Linda memeluk tubuh Adrian dengan sangat erat,tidak tahan melihat tubuh Linda yang sangat seksi dan mulus Adrian langsung meminta jatah dan malam ini mereka melewati malam yang begitu indah.
Mereka mengakhiri permainannya saat hari sudah subuh,malam ini Linda benar-benar puas bagaimana tidak Adrian memuaskan dia sampai berkali-kali dia terlalu pokus untuk melayani Linda hingga dia lupa kalau dirinya belum sama sekali tapi itu tidak masalah karena kebahagian Linda adalah yang terpenting baginya saat ini.
Adrian keluar dari dalam kamar saat hari sudah subuh dia tidak mau Tiara yang selalu bangun pagi untuk melayani semua kebutuhannya harus melihatnya keluar dari dalam kamar.
Benar saja baru saja dia merebahkan tubuhnya Tiara sudah bangun lalu dia pura-pura tidur pulas dan mengabaikan Tiara.Seperti biasa Tiara mengurus semua kebutuhan rumah tangga hingga mertuanya bangun semua pekerjaan sudah selesai dan sarapan sudah di siapkan olehnya.
"Tiara apa kamu melakukan semua ini setiap harinya sebelum kamu berangkat kerja?" Tanya mertuanya saat melihat Tiara sudah rapi dan sarapan sudah tertata di atas meja.
"Iya bu,ibu bisa menunggu mas Adrian bangun atau ibuku juga kalau ibu tidak ingin makan sendirian aku pamit ya Bu." Ucap Tiara lalu dia segera keluar dari rumah meninggalkan ibu mertuanya yang sedang duduk di dapur.
Maryam menggeleng kepala dia sangat kagum dengan menantunya itu,dia heran saat Tiara sanggup melakukan semua pekerjaannya sementara suaminya masih tidur pulas.
"Hebat sekali memang Tiara,beruntung sekali Adrian memilikinya sudah punya kerjaan mapan baik dan sederhana juga, aku hannya bingung saja kenapa ibunya bisa berpenampilan seperti itu padahal dia sudah tua."Ucapnya.
Karena belum lapar akhirhya Maryam keluar dari dapur lalu pergi ke halaman depan disana dia mulai mencabut rumput-rumput liar yang mulai tumbuh di sekitaran bunga yang tidak terurus.
Lama sekali Maryam menghabiskan waktu disana sampai dia lupa makan.Tiba-tiba dia merasakan perutnya lapar akhirhya dia masuk ke dalam rumah betapa kagetnya dia saat melihat Linda dan Adrian sedang sarapan mereka bagaikan pasangan suami istri yang baru saja menikah.
🌺🌺🌺 Bersambung 🌺🌺🌺
__ADS_1