Rahasia Suami Dan Ibuku

Rahasia Suami Dan Ibuku
Bab 32 ~ Z A D ~


__ADS_3

Lama sekali Tiara berdiri di samping sepeda motornya.Hari ini dia merasa dunianya hampir runtuh saat mendengar kata makian dari suaminya yang sangat dia sayangi.


Tiara memang sangat mencintai Adrian, melebihi apa pun bahkan dia sangat percaya kalau suaminya itu sangat tulus mencintainya.Tiara tidak pernah neko-neko dia tulus melakukan semua hal bahkan dia sangat percaya kalau suaminya itu tidak menghianatinya karena dia juga sering membantu orang tuanya.


Tiara menyeka air matanya lalu dia memeluk putri kecilnya yang sedang dia gendong dia menatap Caca seketika semangatnya kembali pulih.


"Sayang ada kamu yang selalu membuat aku semangat menjalani hidup terima kasih sudah hadir di dunia ini untuk menemaniku."Ucapnya lalu mencium pipi gembul Caca lalu dia kemabli naik ke atas sepeda motor dan berangkat ke sekolah.


Selama jam pelajaran sekolah Tiara sama sekali tidak mau keluar dari kelasnya sekali pun sudah jam istrahat,dia duduk sambil merenung di ruangannya sekarang dia takut menjalani hidupnya yang semakin aneh baginya.


Setelah jam pulang sekolah,Tiara buru-buru kembali ke rumahnya,hari ini memang agak cepat pulang sekolah karena beberapa guru akan mengadakan rapat sementara dia sendiri tidak ikut rapat hari ini.


Intan keluar dari kelasnya,sebenarnya dia ingin menemui Tiara dan meminta maaf kepada temannya itu tapi sepertinya Tiara masih marah dengannya makanya Tiara selalu menghindarinya .


" Sebenarnya aku hannya tidak ingin melihat Tiara disakiti karena dia anak yang baik tapi entah kenapa Tiara begitu marah kepada ku hingga dia selalu menghindari ku." Ucapnya dalam hati lalu dia menghela napas panjang seraya melihat Tiara menghilang di balik pagar.


Tiara buru-buru pulang ke rumahnya,dia ingin suaminya segera melakukan pembayaran karena pihak bank sudah menghubunginya sejak tadi pagi.


Sesampainya di depan bengkel,Tiara tidak melihat suaminya di bengkel,dia mematikan sepeda motornya lalu parkir di depan toko.Entah kenapa jantungnya berdebar kencang rasanya dia takut melihat sesuatu yang ada di pikirannya.


Pintu rumah mereka memang tidak tertutup,Tiara menghela napas lega setidaknya apa yang ada dipikirannya tidak terjadi.Saat dia hendak masuk ke dalam rumah dia mendengar suara tawa dari dalam rumah dan dia sudah menghapal suara itu.

__ADS_1


"Mas Adrian? siapa temannya di dalam rumah kenapa dia terlihat sangat bahagia?" Ucapnya dalam hati dia menghentikan langkahnya untuk memastikan suara itu benar suara suaminya.


Tidak lama kemudian terdengar suara tawa ibunya saat itu detak jantung Tiara berdetak sangat kencang dan rasanya darahnya mengalir sangat deras.


"Mas..Adrian...Ibu apa yang mereka lakukan berduaan di dalam rumah....Jangan-jangan mereka!!" Tiara langsung menendang pintu dengan kasar lalu dia masuk ke dalam rumah membuat ibu dan suaminya kaget setengah mati.


"Tiara_kamu kenapa pulang cepat." Adrian tampak gugup dan salah tingkah dia yang tadinya duduk dekat dengan Linda langsung menjauh sementara ibunya terlihat biasa saja setelah tadi sempat kaget.


" Apa yang kalian lakukan di rumah ini,dan kenapa toko terbuka sementara kamu di rumah entah apa yang kamu lakukan mas_


"Memangnya kami melakukan apa Tiara...Kamu melihat kami melakukan sesuatu yang jahat...Kamu jangan berpikiran kotor ibu tadi minta tolong Adrian memperbaiki ponsel ibu yang sudah eror dan kebetulan ada video lucu jadi ibu dan Adrian tertawa." Linda memotong ucapan Tiara...Lalu mencari alasan yang sangat tidak masuk akal bagi Tiara.


"Andrian lebih baik kamu kembali ke toko mu,ibu tidak mau istrimu ini curiga yang tidak-tidak tentang kita percuma saja dia seorang tenaga pendidik tapi otaknya tidak dipakai sama sekali." Ucap Linda lalu dia pergi meninggalkan mereka.


Begitu juga dengan Adrian dia pergi meninggalkan Tiara yang masih berdiri di ruang tamu.Tiara merasa ada yang tidak beres antara ibu dan suaminya,apalagi penampilan ibunya yang semakin hari semakin cantik entah dari mana dia mendapatkan uang sementara Viona selama ini tidak memberinya uang lagi.


Tiara membawa Caca ke dalam kamarnya,lalu dia merebahkan Caca yang baru saja terlelap,saat dia berdiri dia memandangi wajah putrinya yang sangat polos tanpa terasa matanya berkaca-kaca.Tidak ingin menjadi wanita lemah Tiara menyeka air matanya lalu dia keluar dari dalam kamar dan menghempaskan tubuhnya di atas sopa.


" Apa mungkin mas Adrian dan ibu ada rahasia di belakangnya ku,...Itu tidak mungkin,aku tidak percaya anak yang di besar di keluarga baik-baik mau melakukan hal memalukan seperti itu mungkin aku yang terlalu berpikiran aneh." Ucapnya berusaha menyingkirkan semua kecurigaannya.


Saat dia sedang asik dalam pikirannya,tiba-tiba ponselnya berbunyi dia mengambil ponselnya yang ada di dalam tasnya dan ternayata yang menghubunginya adalah orang bank.

__ADS_1


"Baik pak aku akan segera ke kantor dan membayar cicilan bulan ini aku minta maaf ya pak." Ucapnya lalu menutup ponselnya.Dia sangat takut saat mendengar suara pria yang membentaknya dengan kasar dari sebrang sana.


" Aku lelah sekali kenapa begitu banyak masalah hari ini." Ucapnya lalu dia beranjak dari tempat duduknya,dia ingin pergi menemui suaminya di dalam bengkel.


Saat dia ingin keluar dari dalam rumah,ibunya juga ingin keluar dia sudah cantik hari ini entah mau kemana dia.


"Tiara aku mau keluar menemui teman ku,Adrian akan mengantarku." Ucapnya lalu dia segera keluar dari dalam rumah dan menghampiri Adrian yang sudah menunggunya di atas sepeda motor.


Tiara berlari kecil mengejar keduanya,belum sempat tadi dia berbicara dengan ibunya dia sudah pergi buru-buru lalu naik ke atas sepeda motor.


"Mas....Ibu...Kalian mau kemana...Mas tunggu..." Tiara berlari tapi dia gagal untuk mengejar mereka,Adrian mengabaikan dirinya bahkan dia sampai terjatuh di tanah karena dia sangat gemetaran.


" Ya Tuhan apa yang telah terjadi antara ibu dan suamiku...."Tiara menangis sesenggukan bahkan untuk berdiri pun dia tidak sanggup lagi tubuhnya begitu gemetaran.


Saat itu Viona sudah pulang dari tempat kerjanya..Dia berlari saat melihat kakaknya yang tergeletak di atas tanah.


"Kaka...Apa yang terjadi kenapa kakak sampai tiduran di atas tanah Caca dimana kak?" Viona berusaha mengangkat tubuh kakaknya dan membawanya ke dalam rumah.


"Apa yang terjadi kak katakan,dimana Adrian dan ibu? apa kakak melihat sesuatu yang menakutkan." Tiara diam seribu bahasa saat Viona sudah menidurkannya di atas sopa lalu dia pergi ke dapur dan mengambil segelas air putih.


🌺🌺🌺bersambung 🌺🌺🌺

__ADS_1


__ADS_2