Rahasia Suami Dan Ibuku

Rahasia Suami Dan Ibuku
Bab 25 ~ Z A D ~


__ADS_3

Viona berdiri di depan kamarnya saat itu dia melihat Tiara yang sedang sibuk membersihkan rumah yang mungkin tadi belum sempat dia bersihkan saat dia berangkat ke sekolah.


"Dasar Adrian... Lelaki biadap!!! tega sekali kamu mengkhianati kakak ku yang sudah tulus mencintainya." Ucapnya dalam hati.Selama ini dia memang tidak peduli kepada kakaknya dan bahkan dia terlihat cuek dan tidak mau tau apa pun tentang kakaknya tapi saat dia tau ibu kandungnya yang begitu tega rasa iba itu datang tiba-tiba di hatinya.


Viona mendekati Tiara yang sedang sibuk menyapu sambil menggendong Caca yang kebetulan tidak mau tidur.


" Tiara berikan Caca kepada ku,bagaimana bisa kamu mengasuh sambil bekerja berikan padaku,aku akan membawanya ke swalayan depan apa dia bisa makan eskrim?" Tanya Viona sambil mengambil Caca dari tangan Tiara.


" Belum bisa...Beli roti saja itu lebih baik untuk bayi." Jawab Tiara dengan nada sedikit bergetar dia sedikit heran dengan perubahan Viona.Dari Caca lahir ke dunia ini baik ibu dan adiknya tidak pernah sekali pun mau menjaga Caca dan bahkan aku yakin mereka bahkan tidak tau jenis kelamin Caca hannya karena mereka tidak pernah mau menjaga atau menemaninya begitu juga dengan ibunya.


Tiara memandang viona yang sedang membawa Caca sampai menghilang dari pandangannya,dia menaikkan pundaknya karena perubahan Viona yang tiba-tiba.


"Entah apa yang terjadi dengannya hingga dia berubah seperti itu,tapi ya sudahlah aku akan memanfaatkan waktu untuk membersihkan semua ruangan ini selagi Caca ada yang jaga." pikirnya dalam hati lalu dia melanjutkan pekerjaannya.


Tiara bekerja dengan sangat cepat,hingga tidak sadar semua pekerjaan rumah sudah selesai bertepatan Viona kembali membawa Caca.Viona membeli banyak cemilan sehat untuk bayi,Tiara merasa Viona sedikit berubah.

__ADS_1


" Pekerjaan kakak sudah selesai aku kembalikan Caca,dia sudah mulai rewel mungkin dia sudah mengantuk dia sudah kelelahan." Ucap Viona lalu memberikan anak itu dan segera meninggalkan tempat itu sebelum Tiara banyak tanya.


Sebelum Viona meninggalkan dirinya dan masuk ke dalam kamar tidak lupa Tiara mengucapkan terima kasih untuknya membuat Viona merasa bersalah karena selama ini sikapnya benar-benar tidak terpuji begitu juga dengan ibunya.


"Vio...Terima kasih karena sudah membantuku untuk menjaga Caca ya." Ucap Tiara.Viona yang sempat menoleh kepada Tiara saat dia memanggilnya dia hannya tersenyum kecil nyaris tidak terlihat,dia lalu pergi tanpa menjawab apa pun kepada Tiara.


Saat Viona sampai di kamar ibunya,dia melihat ibunya yang sedang memainkan ponselnya sambil tersenyum bahagia,ingin sekali Viona memaki ibunya tapi mentalnya tidak berani sama sekali.


"Vio...Bagi ibu uang dong,ibu mau creambath,rambut ibu sudah tidak terurus dan belakangan ini juga rambut ibu rontok,sekalian juga nanti mau mewarnai kuku." Ucap ibunya tidak tau malu sama sekali.


"Maaf Bu aku tidak punya uang,lagian untuk apa sih bu ibu melakukan itu lagi,ibu sudah tidak muda lagi seharusnya ibu membantu kakak Tiara untuk menjaga cucu ibu." Viona menyindir ibunya dengan lembut berharap wanita itu berubah dan tidak mengganggu rumah tangga anaknya.


Viona hannya diam,satu Minggu tinggal bersama mereka ibunya sudah berulang kali mengusirnya dengan halus,sebelumya dia mengacuhkan ucapan ibunya,dia berpikir itu semua karena ibunya ingin dia bisa menghasilkan uang ternayata alasannya bukan itu,ibunya hannya ingin dia pergi agar mereka bisa bebas melakukan apa pun saat Tiara sedang bekerja.


"Ibu....Ibu...Tega sekali kamu melakukan hal yang sangat rendahan terhadap anakmu,sebesar apa pun rasa benci mu terhadap Kakak Tiara tidak seharusnya kamu tega melakukan hal itu,bagaimana kalau sampai kakak Tiara tau tentang ini,kasihan sekali dia." Ucapnya dalam hati.

__ADS_1


Sore harinya,Adrian kembali ke rumah,dan dibelakangnya ada beberapa mobil yang datang mengikutinya dan membawa begitu banyak sparepart sepeda motor dan juga mobil.Setelah semua barang di turunkan,Adrian masuk ke dalam rumah dan memanggil istrinya.


"Tiara bantu aku untuk menyusun semua barang ke bengkel,dan jangan lupa bawa sapu agar kamu bisa membersihkan bengkel." Ucapnya lalu dia kembali ke bengkelnya.Viona melihat wajah ibunya yang terlihat sangat bahagia,entah apa yang membuatnya bahagia mungkin karena mereka sudah berhasil menipu Tiara.


Viona yang tadinya baru istirahat langsung bergegas keluar dari rumah,dia membantu Andrian untuk menyusun barang-barang entah mau kemana tiba-tiba Tiara keluar dari bengkel dan masuk ke dalam rumah.Tanpa pikir panjang,Viona keluar dari rumah lalu masuk ke bengkel Abang iparnya.


"Buka usaha bang modal berapa juta bang?" Tanya Viona basa-basi ingin sekali dia meludahi wajah pria itu tapi dia tidak berani melakukan itu,karena dia belum siap jika rahasia ibu dan suaminya terbongkar.


"Hmmm begitulah,sekitaran sembilan puluh juta,ini juga masih hutang Tiara membantuku meminjam uang ke bank." Jawab Adrian seakan tanpa bersalah.


" Beruntung sekali Abang dapat istri sebaik kakak Tiara? perhatian,tulus dan bahkan dia memberikan semua yang dia bisa untuk Abang pokonya Abang pria yang sangat beruntung." Ucap Viona dengan wajah serius.


Adrian menghentikan kegiatannya lalu menoleh ke arah Viona dan menatapnya.Dia merasa hari ini Viona agak lain dari biasanya.


"Maksud kamu apa Vio,wajar dong kakak mu melayani dan membantuku semampunya,karena kalau aku sukses dia juga yang akan menikmatinya." Jawab Adrian dengan tatapan yang berbeda.

__ADS_1


" Abang yakin Kakak Tiara yang menikmatinya?"


🌺🌺🌺 bersambung 🌺🌺🌺


__ADS_2