Rahasiaku Menjadi Aktor Cassanova

Rahasiaku Menjadi Aktor Cassanova
Episode 40


__ADS_3

Setelah melakukan sesuatu kepada Rika, aku segera pergi ke kamar mandi untuk mencuci muka.


Tepat ketika aku bercermin, Night menggunakan bayanganku untuk berbicara denganku.


"Tidak perlu marah begitu," kata Night menyeringai.


Tanganku ingin sekali memukul cermin di depanku, tapi aku tetap menahan diri.


"Apakah kita tidak bisa menghentikan permainan konyol ini?" kataku sedikit frustasi.


"Tidak," jawab Night. "Aku ingin mengajakmu ke suatu tempat."


Tiba-tiba saja sebuah lubang hitam muncul dari cermin dan menarik aku masuk ke dalam dengan paksa.


"Di mana ini?" kataku bingung ketika tiba-tiba berada di tempat asing.


"Selamat datang, Prince. Dunia adalah tempatku berasal dan di tempat ini wanita adalah penguasa," jelas Night di dalam pikiranku.


Aku melihat sekelilingku dan takjub dengan apa yang kulihat.


Di tempat ini, segala sesuatu terlihat berbeda. Wanita-wanita yang anggun dan kuat berjalan dengan bangga di sepanjang jalan-jalan yang dihiasi dengan keindahan alam dan bangunan megah.


"Sudah waktunya kamu tahu tentang rahasiaku," kata Night dengan lantang.


Jujur saja, aku merasa terpesona oleh keindahan dan kekuatan yang ada di tempat ini. Semua tampak seperti dunia fantasi kerajaan yang pernah aku lihat di dalam film.


"Apa yang harus aku lakukan di dunia ini, Night?" tanyaku masih bingung kenapa Night membawaku ke dunia lain.


"Saat ini kita hanya mengunjungi tempat ini sebentar saja. Nanti, kamu akan kembali lagi ke tempat ini setelah berhasil mendapatkan wanita ke tujuh," ungkap Night.


Belum sempat aku bertanya alasan Night membawaku pergi ke dunia ini, dia membuatku kehilangan kesadaran.


Ketika aku terbangun kembali, aku sudah berada di kamar seseorang.


"Di mana ini?"


Aku sangat bingung ketika terbangun di tempat asing lagi.


"Tenanglah, kita berada di kamar wanita ke tujuh itu," ucap Night menenangkan aku.


Namun, aku sangat gelisah dan panik karena seluruh tubuh ini terikat tali. Wanita seperti apa yang mengikat tangan dan kakiku di tempat tidur seperti ini.


Tiba-tiba terdengar suara pintu dibuka dan aku pun langsung menutup mataku untuk pura-pura masih belum sadar.


Wanita yang datang langsung naik ke tempat tidur dan menjelajahi tubuhku. "Kau sungguh makhluk yang sempurna!" ucapnya.


Kemudian, dia meraba-raba leherku dan mengelus perutku dengan lembut. Aku bisa merasakan hembusan napasnya di kulitku saat dia mendekatkan wajahnya ke telingaku.


"Apa yang kurasakan di sini?" bisiknya dengan suara yang samar. "Apakah kau sebenarnya sudah sadar?"

__ADS_1


Hatiku berdetak kencang di dadaku, tetapi aku tak berani membuka mataku.


Aku sedikit tidak asing dengan suaranya dan ingin memastikan, tapi kekhawatiranku tentang situasi ini membuatku tidak berani bergerak.


Wanita itu kemudian menjulurkan lidahnya dan *****4* bibirku dengan penuh gairah. Lidahnya mengelus-ngelus lidahku dan melilit-liar di dalam mulutku.


Aku merasakan desiran kenikmatan dan kebingungan yang tidak pernah kulalui sebelumnya.


Tubuhku menjadi semakin lemas dan terbakar oleh sentuhan-sentuhan halusnya.


Aku merasa seakan-akan terbang di atas awan yang menyenangkan dan menakjubkan.


Meskipun masih takut, er0tisme di balik tindakan ini menghanyutkan aku.


Wanita itu mulai menghisap dan menjilati batan9 kej4ntan4nku dengan lembut. Aku merintihh kesenangan dan keinginan, ingin lebih banyak lagi.


Percikan kenikmatan mereda sejenak saat dia bergerak turun ke arah pusatkku.


Aku mulai kehilangan kendali atas tubuhku sendiri, terus-menerus merasakan sensasi akan mencapai puncak kenikmatan.


Tanpa bisa mengendalikannya, tubuhku bergetar hebat saat climax itu akhirnya tiba.


Wanita itu kemudian berbaring di sisiku, menyandarkan kepalanya di bahuku.


Tubuhku basah keringat dan aku merasa puas, meski juga mengkhawatirkan nasibku setelah ini.


"Tidak perlu berpura-pura lagi, Prince," ucapnya mengelus lembut perutku. "Aku tahu kamu sudah bangun!"


"Tentu saja dirimu," jawab Rosalia kembali m3ncium bibirku dengan penuh nafsu.


Aku tersenyum puas karena akhirnya semua berjalan sesuai rencana.


Rosalia Dufan, seorang wanita cantik yang dulu menulis cerita film yang aku bintangi, ternyata dia adalah wanita ke tujuh yang harus aku dapatkan. Dia malah datang sendiri kepadaku dan menyerahkan dirinya.


Tak kuasa menahan keinginan, aku pun membalas ciumannya dengan penuh gairah. Lidah kami bermain dalam sebuah tarian yang menggairahkan, semakin memperkuat hasrat yang meluap di antara kami.


Kami terus terikat dalam pelukan, menjelajahi tubuh satu sama lain dengan penuh nafsu.


Perlahan-lahan, kesadaran akan risiko yang akan kami hadapi setelah ini masih saja menyergap pikiranku.


"Rosalia, apakah kita harus berpikir tentang konsekuensi dari hubungan ini?" tanyaku dengan ragu.


Dia tersenyum dan menjawab, "Apa yang penting adalah saat ini, Prince. Kita bisa menyelesaikan masalah nanti. Sekarang, nikmati aku sepenuhnya."


Kata-katanya meyakinkanku dan segala keraguan pun sirna dari pikiranku.


Aku berusaha menghapus semua kekhawatiranku dan menjalani semua ini dengan sepenuh hati.


Kami melanjutkan permainan kami, membelai dan m3ncumbu tubuh satu sama lain seakan tak ada hari esok.

__ADS_1


Kamar itu dipenuhi suara napas berat dan desah4n kenikmatan yang semakin membara.


Perlahan-lahan, kami merasakan tubuh-tubuh kami terangkat ke puncak sensasi.


Kami berdua merasakan ledakan kepuasan yang mengguncangkan tubuh dan jiwa kami.


Setelah sepasang matahari terbit, aku terbangun dan melihat Rosalia terbaring di sampingku.


Wajahnya masih memancarkan kepuasan dan kehangatan.


"Bagaimana perasaanmu sekarang, Prince?" tanyanya dengan senyum lembut.


Aku mengambil tangannya dan menciumnya dengan penuh rasa syukur. "Aku bahagia, Rosalia. Tidak peduli apa yang terjadi, aku akan selalu ada untukmu. Kita akan menghadapi segala permasalahan bersama-sama."


Ia tersenyum dan membalas ciumanku dengan lembut. "Aku tahu, Prince. Aku pun merasakan hal yang sama. Kita tidak akan pernah sendirian."


Setelah bangun dari tempat tidur, kami melanjutkannya lagi di kamar mandi.


Rosalia Dufan adalah wanita yang sangat cantik dan dewasa. Dia suka memakai kacamata dan rambutnya biasanya diikat rapi.


Wajahnya memiliki bentuk oval dengan kulit yang halus dan bersinar. Matanya berwarna cokelat dengan bulu mata yang panjang dan lentik. Bibirnya merah merona dan selalu terlihat segar.


Rosalia selalu tampil fashionable dengan gaya berpakaian yang sesuai dengan tren terkini. Dia suka memakai baju dengan warna-warna lembut seperti pastel dan nude yang membuatnya terlihat lebih elegan dan anggun.


Selain itu, dia juga suka mengenakan aksesori seperti gelang dan anting-anting yang melengkapi penampilannya.


Rosalia memiliki kepribadian yang menarik. Dia cerdas, berpendidikan, dan percaya pada nilai-nilai tradisional. Dia memiliki ketekunan dan semangat yang kuat dalam mencapai tujuannya.


Meskipun tampak serius, Rosalia juga memiliki selera humor yang lucu dan suka membuat orang di sekitarnya tertawa.


Selain itu, Rosalia memiliki bakat dalam seni. Dia suka menulis karya novel romantis, melukis, dan pandai bermain alat musik.


Aku mengenalnya ketika aku ditunjuk untuk memerankan peran utama dari film yang diadaptasi dari cerita novelnya.


Dari semua wanita, Rosalia adalah yang menyerahkan dirinya tanpa pengaruh kekuatan magis Night.


Setelah mendengar cerita Rosalia tentang bagaimana aku bisa berakhir di kamarnya, aku merasa semua ini tetap ada campur tangan dari Night. Night mengirim pesan kepada Rosalia bahwa aku tidak sadarkan diri di toilet studio.


Night sengaja membuatku tak sadarkan diri dan membuat Rosalia dapat menemukanku. Jika tidak, mungkin seharusnya Rika yang menemukanku.


Aku beruntung karena Rika sudah pergi dan keadaannya tidak menjadi lebih rumit.


"Semua yang terjadi memang sudah aku rencanakan dan kau hanya perlu mengikutinya saja!" kata Night menyela lamunanku.


Kisah perjalanan Prince akan berlanjut ke season dua!


Nanti, dia akan berurusan dengan wanita-wanita dunia lain dan membantu Night melepas segelnya.


Dengan begitu, Prince akan kembali memperoleh kebebasannya. Namun, benarkah Night akan melepaskan Prince setelah dia terlepas dari segel?

__ADS_1


Nantikan di season 2!


__ADS_2