
Kanaya baru saja menyelesaikan sarapan nya ia langsung pamit untuk ke kamar karena Kanaya ada jadwal kuliah Online Pagi.
" Mah, Kanaya langsung balik ke kamar ya soalnya ada jadwal online pagi " Pamit Kanya
" Iyah sayang, belajar yang benar ya biar cepat lulus " Ucap Bu Erina
Kanaya tersenyum " Iyah Mah " Jawab Kanaya
Kanaya langsung pergi ke dalam kamar dan langsung mencari Laptop miliknya namun ketika melihat Ponsel ia mendapatkan pesan masuk
__ADS_1
Karan : Pagi Sayang.. Maaf aku baru bisa ngasih kabar kepadamu. Aku Akhir-akhir ini cukup lumayan sibuk dan Aku juga belom bisa pulang tapi tenang saja Aku akan segera selesaikan kerjaan Aku agar kita cepat kumpul bersama. Kamu tunggu Aku ya dan jaga Anak kita Baik-baik Love you 🥰
Bibir Kanaya terangkat namun segera Kanaya Tepis, Kanaya masih merasa sakit hati dengan sikap Karan yang seperti ini hilang berbulan-bulan dan kini tiba-tiba Muncul dan bilang tunggu. " Mungkin saat ini Aku masih akan menunggu tapi nanti, Entahlah " Gumam Kanaya yang langsung membuka Laptop dan bergabung bersama teman-teman online nya.
Kanaya tidak berniat untuk membalas pesan yang di kirim oleh Karan. Kanaya memilih mendiamkan dan tidak membalas pesan itu.
Mungkin Di luar Kanaya tidak terlihat rapuh namun sebenarnya ia cukup rapuh dan butuh sandaran dan berbagi cerita. Teman yang selama ini selalu ada untuknya mereka merasa kecewa kepada dirinya ketika Kanaya memberitahu jika dirinya adalah istri ke dua
Bu Erina masuk kedalam kamar Kanaya dan menaruh sepiring buah-buahan yang sudah di potong " Lanjutkan saja " Ucap Bu Erina pelan lalu ia pergi dari kamar Kanaya.
__ADS_1
Bu Erina merasa lega karena Kanaya tidak mengungkit ingin pulang kampung lagi.
Setelah usai kuliah Online Kanaya langsung mencari keberadaan sang Ibu mertua " Mah " Panggil Kanaya namun tidak ada jawaban, Kanaya berjalan kearah tempat baca dan Kanaya melihat jika Bu Erina sedang menelpon
" Kamu jangan keterlaluan Karan, mau Sampai kapan kamu menyembunyikan semua ini dari istri kamu! Cepat atau lambat istri kamu pasti tau jika saat ini kamu masih bersama Winda " Kata Bu Erina " Mamah tidak mau tau pokonya kamu harus segera pulang, kalo enggak jangan salahkan Mamah jika Kanaya akan Mamah pulangkan ke kampung nya " Ancam Bu Erina
Kanaya yang mendengar itu langsung menutup mulutnya ia tidak menyangka jika ternyata suaminya itu pergi bukan karena kerjaan melainkan bersama istri pertamanya
Kanaya segera pergi dari sana dan ia langsung masuk kedalam kamarnya lagi, sebelum Bu Erina sadar jika dirinya telah menguping pembicaraannya
__ADS_1
" Hiks.. Aku memang wanita bodoh kenapa Aku percaya dengan perkataan dan janji Karan " Kanaya duduk di pinggir tempat tidur ia merasa jika dirinya sudah menjadi wanita bodoh yang bisa di tipu oleh suaminya sendiri " Hahaha... Kanaya, Kanaya. Apa yang kamu harapkan bukannya sedari Awal dia adalah milik Nyonya Winda jadi Apa yang kamu harapkan Hem.. " Ucap Kanaya kepada dirinya sendiri