
Jam sudah menunjukkan Jam tiga pagi tapi Kanaya belom mendapatkan tanda-tanda suaminya pulang, Kanaya mengelus perut buncitnya dengan pelan " Sayang, kenapa Ayah lama sekali ya " Ucap Kanya kepada anaknya.
Setelah menunggu lama akhirnya Kanaya mendapatkan suaminya pulang dengan membawa pesanan miliknya.
" Sayang, Aku pulang " Panggil Karan yang mencari keberadaan istrinya
" Aku di sini " Balas Naya yang keluar dari dapur dengan membawa piring
Karan mengerutkan keningnya " Loh, ko kamu keluar dari sana sayang? " Tanya Karan heran
" Hehehe.. Aku sudah tidak sabar menunggu mu makanya aku nunggu di dapur " Balas Kanaya dengan menunjukkan gigi putihnya
Karan begitu gemas kepada istrinya ini " Kalo begitu Ayok kita makan, Aku sudah bawakan makanan yang kamu mau " Karan langsung membawa istrinya ke meja makan dan membuka bungkusan yang ia bawa tadi
Kanaya begitu semangat ingin segera menyantap makanan yang di bawa oleh sang suami, rasanya sudah seperti di lidah " Terimakasih Suamiku yang tampan karena Sudah membelikan makanan ini untuk kami " Ucap Kanya yang begitu tidak sabar
" Kalo begitu makanlah sayang " Karan mengelus rambut milik Kanaya dengan lembut
Kanaya langsung menganggukkan kepalanya dan memakan makanan yang di bawa oleh sang suami. Kanaya begitu semangat tanpa ia bertanya apa suaminya lapar atau tidak.
__ADS_1
Setelah beres makan, Karan membawa istrinya ke dalam kamar untuk melanjutkan istirahat nya " Tidur lah sayang, Hari sudah semakin pagi kamu tidak boleh kekurangan istirahat " Ucap Karan mengecup kening Kanaya dengan lembut
Kanaya masuk kedalam pelukan Karan dan mulai memejamkan kedua matanya. Kanaya begitu nyaman di dalam dekapan Karan dan Karan pun ikut terlelap.
Keesokan harinya Karan pamit untuk berbakat kerja karena sudah berapa hari ini Karan tidak berangkat kerja.
Naya yang tidak ada kegiatan ia pun jalan-jalan ke taman bawah, Naya berjalan-jalan di sekitar taman dan melihat anak-anak yang sedang bermain di taman.
Naya duduk di kursi yang kosong
" Nak, Apa boleh ibu duduk di sini? " Tanya Nya
Naya langsung menoleh lalu tersenyum " Silahkan Bu " Balas Naya
" Ibu mencari siapa? " Tanya Naya
" Apa kamu sendiri Nak, Ko ibu tidak melihat keberadaan suamimu? " Tanya Ibu itu
Naya tersenyum " Suamiku sedang bekerja Bu, dan ini saya ke sini karena sedang ingin jalan-jalan saja " Balas Naya
__ADS_1
" Wah, Pasti suami mu begitu semangat ya untuk bekerja, Apa lagi saat ini kamu sedang hamil "
" Hehehe.. Ya begitulah Bu " Balas Naya " Ibu sendiri dengan siapa ke sini? " tanyakan Kanaya kepada ibu itu
" Ibu ke sini bersama Cucu, tuh dia di sana sedang bermain bersama anak-anak yang lain " balas ibu itu sambil menunjukkan ke arah cucunya yang sedang bermain bola bersama anak-anak yang lain
Kanaya menoleh ke arah yang ditunjukkan oleh ibu itu " Wah Sepertinya itu senang sekali ya menemani cucu ibu untuk bermain " Seru Kanaya
" Ya bagaimana lagi Nak, kedua orang tuanya sudah disibukkan dengan pekerjaan mereka masing-masing kalau bukan bersama ibu sama siapa lagi. terkadang Ibu juga merasa kasihan kepada cucu Ibu karena ia kurang kasih sayang dari kedua orang tua " Lirih Ibu itu
Kanaya merasa tidak enak kepada ibu yang ada di sampingnya " tapi aku yakin jika diberi Ibu mengerti jika saat ini kedua orang tuanya sedang sibuk mencari nafkah untuk masa depannya "
" yah Ibu berharap seperti itu, mudah-mudahan cucu Ibu bisa mengerti Bagaimana kesibukan kedua orang tuanya " Balas ibu itu
Obrolan Kanaya pun tidak lepas dari pengawasan anak buah Karan, Ya Saya dari tadi anak buah karang memang menjadi bayang-bayang Kanaya. Karan melakukan itu semua karena ia takut terjadi sesuatu kepada Kanaya.
" Oh ya Apa Ibu di sini sudah lama? " Tanya Kanaya yang mengalihkan pembicaraan
ibu itu tersenyum " Ibu di sini sudah lumayan cukup lama Namun Ya begitulah, kadang di sini kadang di rumah ibu " Balas Ibu
__ADS_1
" Oh begitu, berati kita akan sering ketemu mulai sekarang " Balas Kanaya
" Hehehe... Jadi ibu tidak merasa kesepian lagi deh " Balas nya.