Sahabat Mencari Asmara (SMA)

Sahabat Mencari Asmara (SMA)
Chapter 28. Kelebihan


__ADS_3

Sebelumnya kita pernah melihat perlombaan pada saat event hari kemerdekaan Indonesia. Tentu saja itu termasuk dalam event olahraga.


Dan kali ini kita melihat lagi suatu event olahraga, ini bukan menyeluruh, tapi ini pertandingan bola tangan antara kelas 2D atau kelasnya Joni dan kelas 2B atau kelasnya Duke.


Yap, ini pertandingan antara Joni dan Gin, Apakah kalian kira Duke? Dia hanya berdiri dipinggir lapangan hanya sebagai sok-sokan pelatih di kelasnya. Duke tidak pandai dalam olahraga, hanya otaknya saja yang encer.


Sebenarnya, Jam olahraga kelas 2D adalah hari Selasa kemarin, tapi kerena ada sosialisasi dari badan kesehatan dan gadung olahraga pun dipakai untuk sosialisasi tersebut. Jadi, jam olahraga kelas 2D di undur ke hari Rabu, yang bertepatan dengan olahraga dari kelas 2B.


"Gin kah... Tinggi badannya 186 cm, badannya hitam, dan lukanya berotot ... Tapi kayanya bukan hanya itu dah" Kata Joni.


"Ya benar, Dia orang sangat disiplin dan aku dengar-dengar juga, dia lumayan pandai dalam olahraga" Jawab Brody.


"Dengan kata lain"


"Dia lawan yang cukup kuat ... Tidak, dia lawan yang kuat"


"Terimakasih atas pujiannya ... Tapi aku akan pura-pura tidak dengar dengan apa yang kalian katakan" Ucap Gin yang berada di sampingnya Brody dan Joni.


Sedangkan dari kejauhan, Leo sedang melakukan pemanasan. Padahal, sebelum sudah melakukan pemanasan bersama.


Ini waktunya ... Ini waktunya ... Ini adalah waktunya...! Batin Leo sambil melakukan sit up.


Selama ini aku hanya menjadi orang normal yang membenarkan sebuah lelucon, jujur, Itu sangat melelahkan ... Kali ini aku harus heboh, aku harus mengubah karakter ku! Batin Leo sambil melakukan skot jump.


Aku bukan orang normal ... Aku bukan orang normal ... Aku bukan orang normal...! Batin Leo sambil melakukan push up.


Selama Leo push up, ada tiga orang yang melihat Leo dari tadi. Tiga orang ini, menggambar sesuatu di telapak tangannya. Kalo gambaran tersebut digabungkan, akan membentuk tulisan, SMA.


Pertandingan pun dimulai, Masing-masing Tim harus maju kedepan dulu untuk saling bersalaman.


"Eh? Tunggu, Leo mana?" tanya Joni.


"Dia dibawa ke UKS" Jawab Brody.


"Lah! Kenapa!?"


"Aku dengar dari mereka bertiga, tangannya keseleo saat melakukan push up ... Jadi ya... Dia dibawa ke UKS"


"Kasian ... Padahal dia terlihat sangat bersemangat ikut pertandingan ini"


"Sudah cukup berbincang-bincang nya" Ucap Gin tepat di telinga Joni.


Joni pun kaget dan reflek "Gin!" Sambil menoleh.


Gin mengangkat badannya "Dari pada kalian memperdulikan teman kalian, lebih baik kalian memikirkan diri kalian sendiri" Kata Gin.

__ADS_1


"Kenapa dengan kita? Lagian, apakah kamu yakin bisa menang melawan kami? Dua lawan satu" Balas Brody.


"Jadi, gunanya kita apa?" Nomor satu atau nomer absen satu.


"Kita cuma pelengkap Bro" Nomer tiga.


"Nasip karakter pelengkap SMA" Alex.


Pertandingan pun dimulai, Kelas 2B berada di Utara dan keles 2D berada di selatan. Masing-masing tim terlihat pada fokus, sangat-sangat fokus. Jika tidak fokus, maka.


Pulang sekolah ajak jalan-jalan pacar ku ah, Enaknya hari ini kema- belum selesai, Nomer satu kena serangan bola sampai menatap dingin dengan sangat keras.


"Nomor satu...!" Terikan Brody dan Joni.


"Hem-hem-hem, Lemah!" Kata Gin sambil tersenyum lebar.


"Sial, Gin tidak punya ampun" kata Brody.


"Bukan itu masalahnya, lihat dia dan rasakan" kata Joni.


"Tunggu, perasaan macam apa ini? Aku merasakan ada sebuah kabut hitam dan itu berasal dari... Gin!"


"Benar, sudah masuk dalam Zona"


"Tepung, dicampur air ya, terus dia aduk"


"Serius woi!"


"Aku hanya pernah membaca itu dari beberapa novel dan komik sport (olahraga) ... Zona adalah suatu kondisi yang dapat meningkatkan kekuatan tubuh sampai lima kali lipat dan untuk memasuki mode itu, harus dibutuhkan konsentrasi yang tinggi" penjelasan Joni.


"Ti-tidak mungkin, Bagaimana kita bisa melawannya?" Kata Brody sambil pasrah dengan kekalahan.


"Tenang saja, itu kan hanya di dalam novel dan komik, mana mungkin hal seperti ada di dunia nyata"


"Tapi masalahnya, Kita ini kan didalam novel"


"Lah, benar juga...!"


"Hem, Aku terkejut dengan reaksi mu ... SMA"


Joni memegang bolanya dia mengambil ancang-ancang untuk melempar bolanya kearah Gin. Tapi dia mengubah target, karena dia melihat orang yang disamping Gin sedang tidak fokus terhadap pertandingan.


Joni pun melempar bolanya, saat ingin ditangkap oleh Gin, bolanya membelok dan langsung mengenai orang disampingnya Gin.


"Hem, Lain kali harus fokus" Nasehat gin kepada orang disampingnya.

__ADS_1


Gin memegang bolanya lagi, Dengan kekuatan sekuat tenaga, dia elempar bolanya ke arah.


Fokus, Kalo tidak fokus, aku akan kena Bo- Nomor tiga terhempas kena bola.


"Nomer tiga...!" Lagi-lagi Brody dan Joni berteriak bersama.


Brody tidak tinggal diam, kali ini dia yang memegang bola. Dia menargetkan Gin, namun tiba-tiba pandangannya berubah ke sisi lain. Ada dua orang di tim kelas 2B yang sedang berbicara sendiri.


Brody menarik nafas dalam-dalam dan langsung melempar bolanya dengan sangat kencang. Bola tersebut terhempas melaju dengan sangat kencang dan langsung mengenai salah satu orang yang sedang berbicara.


Setelah mengenai orang tersebut, Bolanya melambung tinggi. Gin melompat dan ingin meraih Bolanya, namun sayangnya, Brody lompat lebih cepat dan lebih tinggi dari pada Gin. Brody mendapatkan bolanya dan langsung melempar lagi kearah orang yang diajak bicara oleh orang yang kena bola sebelumnya.


Dengan waktu kurang dari satu menit, Brody sudah menjatuhkan dua orang.


"Hei, hebat juga lu Bro" Kata Joni.


"Itu untuk membalas nomor satu dan tiga"


Saat Brody dan Joni berbicara sendiri, ada bola yang melaju sangat cepat dan hampir mengeni kepala Brody. Akan tetapi, Gagal mengenai kepala Brody, bolanya mengenai Alex dan Alex pun terhempas.


"Alex...!" terikan Brody dan Joni.


"Tunggu, Dari tadi aku penasaran, Kenapa tokoh pelengkap hanya dia aja yang punya nama?"


"Lah, benar juga?"


Alex, Umur 16 tahun kelas dua SMA. Bersekolah di sekolah khusus laki-laki, dia memang tokoh pelengkap. Akan tetapi, wajahnya sangat tampan, tubuhnya idaman cewek dan rambut kuning yang halus. Karena itu lah, aku memberinya nama.


"Tidak dunia nyata, tidak di novel ... Kata-katanya masih sama 'Anda tampan, Anda akan beruntung' " kata Joni.


"Leo tampan, kok dia tidak beruntung?" tanya Brody.


"Dia itu pengecualian dari orang-orang tampan"


"Oh..."


Alex setelah terkena bola, dia berdiri lagi dan memberikan Bolanya kepada ke Joni. Joni menangkap bola yang diberikan oleh Alex.


Setelah itu, pertandingan berlangsung sangat sengit dan pada akhirnya, tim kelas 2B hanya tersisa Gin dan tim kelas 2D hanya tersisa Joni.


*Prit...!* suara peluit.


"Oke, jam olahraga sudah selesai, Cepat ganti pakaian untuk jem berikutnya" Kata guru olahraga.


Pertandingan pun selesai dan bisa dibilang hasilnya seri.

__ADS_1


__ADS_2