
Nama ku adalah Duke, umur 16 tahun kelas dua SMA. Aku adalah ketua OSIS di SMA khusus laki-laki. Aku sangat pintar, muka ku tampan, dan masih banyak lagi. Aku milih sekolahan ini, untuk menghindari kejaran para cewek, report banget kalo dikejar-kejar cewek batin Duke.
Perkenalan yang Duke lakukan, terlalu dibuat-buat. Oke, biar aku perkenalan ulang.
Duke, Umur 16 tahun kelas dua SMA. Ketua OSIS di SMA khusus laki-laki. Dia memang pintar, tapi giginya yang atas keluar dua seperti tupai dan dia memakai kacamata, dengan Kata lain, dia tidak tampan. Dia sebenarnya tidak memiliki kepercayaan diri saat didepan cewek, boro-boro berbicara, tatap mata cewek aja tidak bisa. karena itu dia memilih sekolah khusus laki-laki. Meskipun begitu, dia sebenarnya memiliki pacar.
"Bos, Didepan jalan buntu, kita salah jalan bos" Kata Gin.
"Ah, ah... Aku cuma ingin ngecek disini ada orang bolos atau gak" kata Duke.
Oh ya, meskipun Duke pintar dalam pelajaran, tapi sebenarnya dia adalah orang bodoh yang tidak ingin dibilang bodoh. Bagi dirinya, dia adalah orang sempurna.
"Kita tadi mau kemana, Gin?" tanya Duke.
"Kita akan pergi ke kantin Bos ... ada laporan, kalo ada seseorang yang bolos pelajaran ke kantin" kata Gin.
Gin, umur 16 tahun kelas dua SMA. Dia sekertaris OSIS di SMA khusus laki-laki. Tingginya 190 cm, kulitnya hitam berotot. Dia keturunan asli Papua, karena itu dia orangnya sangat disiplin. Dia memanggil Duke bos karena keinginannya sendiri.
Duke dan Gin, pergi menuju ke kantin. Lima menit kemudian, mereka berdua telah sampai di kantin dan ternyata benar, ada tiga orang yang bolos ke kantin, yak nih.
"Brody! Joni! Leo...! Sudah kuduga ini pasti ulah kalian" teriakan Duke.
"Siapa dia?" tanya Joni.
"Gak tau" jawab Leo.
"hu... hu... Karakter baru jangan sok keras" sorakan Brody.
Saat ini, tiga sahabat ini sedang nongkrong di kantin. Semenjak kejadian di chapter lima, mereka tidak keluar lagi dari lingkungan sekolah dan memilih ke kantin saat makan siang maupun bolos pelajaran.
"Pasti kalian, lagi-lagi pasti kalian ... Gak ada bosan-bosannya apa buat masalah"
"Sudah dibilang, kamu ini siapa?" tanya Joni.
"Sok akrab pula" kata Leo
"Hu... hu... Karakter baru jangan sok akrab" sorakan Brody.
Dari semua ejekan ... kok aku hanya ingin memukuli Brody ya batin Duke.
Sedikit info, Duke, Brody, Joni, dan Leo. Mereka berempat sudah saling kenal sejak SMP. Duke juga seorang ketua OSIS saat SMP dulu, mereka sudah menjadi musu sejak SMP. Kalian kira satu Lawan tiga gitu? Kalian salah.
__ADS_1
Gini aja, anggota OSIS di sekolahan kalian ada berapa? di Indonesia minimal anggota OSIS ada sepuluh, ini baru minimal pasti banyak sekolahan yang lebih dari sepuluh. Jadi, ini adalah pertarungan Tiga sahabat dengan seluruh anggota OSIS.
"Sudah lah, Kalian cepat kembali ke kelas, mumpung hati ku baik, kalian tidak aku adukan ke pihak guru" kata Duke.
"Hei gigi tupai" panggil Joni.
"Siapa yang kamu bilang gigi tupai!? Nama ku Duke!"
"Dari pada kamu ngurusin kita, lebih baik kamu lihat diri mu sendiri ... Bukanya saat ini kamu juga lagi bolos? dasar budak guru" ejekan Leo.
"Sudah dibilang nama ku Duke! Aku tidak bolos, aku sedang patroli mencari murid-murid yang sedang bolos seperti kalian"
"Iya kah? Tapi temen mu ini" kata Brody sambil menunjuk Gin.
"Bu, pesan bakso satu" kata Gin yang sudah duduk disamping Brody.
"Woi...! Apa yang kamu lakukan Gin! Dan juga, tidak ada bakso di kantin!"
"Ini, satu bakso buat kamu Gin" kata bu kantin sambil membawa bakso.
"Bos, mau bakso bos?"
Jam kosong, atau sering disingkat, jamkos. Adalah sebuah peristiwa dimana tidak ada guru dan pelajaran meskipun saat waktu masuk pelajaran. pemicunya adalah, guru lagi rapat dan guru mapel sedang sakit.
Hal ini sangat langka dan sangat dinanti-nantikan oleh semua murid. Namun entah mengapa, jam kosong matematika, hampir mustahil terjadi.
"Ibu akan memberikan kabar baik untuk kalian ... Hari ini Bu Zahra sedang sakit ... Jadi" kata Bu Salsa.
"Jam kosong matematika...!" Terikan seluruh kelas dengan ceria.
"Pak Hudi akan mengisi kelas selama jam matematika"
Seluruh kelas berubah menjadi kecewa dan galau. "Seharusnya aku tau, tidak ada yang namanya jam kosong matematika" Kata Leo.
Pak Hudi, umur 32 tahun, Guru BK di SMA khusus laki-laki. Dia sudah punya istri dan memiliki satu anak perempuan. Sebagai guru BK dia agak tegas, tapi sebenarnya, dia lebih suka jika memberi motivasi.
*Tok Tok Tok* suara ketikan pintu.
"Ya langsung masuk aja pak, pintunya kan gak ditutup" kata Bu Salsa.
Pak Hudi memasuki ruangan kelas "Hai! Gimana kabar kalian hari ini ...? Semangat mudah emang haru terus berkobar, Hahaha! Tunggu, Suasana kelas macam apa ini?" kata pak Hudi.
__ADS_1
"Oke semuanya, pak Hudi sudah datang, jadi ibu akan pergi ke kelas bawah ... Gak usah pedulikan pak, sudah biasa seperti ini" ucap Bu Salsa sambil berjalan keluar kelas.
Beberapa menit telah berlalu setelah Bu Salsa keluar kelas, tapi suasana kelas masih sama saja dan Pak Hudi jadi sulit untuk memberi motivasi.
Ayo Hudi! Kamu itu dibesarkan untuk memberi motivasi ke semua orang tanpa terkecuali ... Ini hal biasa, Pertama-tama, aku harus membuat suasana kelas menjadi receh batin pak Hudi.
"Hei...! Adik-adik ... Apakah kalian tau, Fakta lucu mengenai kelelawar?" kata pak Hudi.
Semua orang mulai memperhatikan Pak Hudi. Bagus, lanjut kan batin pak Hudi.
"Kelelawar jika jatuh ketanah ... Jika kelelawar jatuh ketanah" -Pak Hudi maju selangkah- "Kelelawar itu tidak dapat terbang lagi! Hahaha...!"
Leluconnya garing ... lelucon bapak-bapak Batin seluruh kelas.
"Hahahaha! Hu, hu" -Pak Hudi berdiri- "Hahahaha! perut ku sakit! Hahahaha!" Pak Hudi kembali tiduran.
"Siapapun tolong, bawakan dia obat atau langsung saja bawah Ke RSJ (Rumah sakit jiwa)" Kata Brody.
Selang beberapa menit kemudian, Pak Hudi selesai tertawa dan untungnya, suasana kelas menjadi lebih normal.
"Aduh... Oke, sudah cukup tawanya"
Itu bapak yang tertawa sendiri batin seluruh kelas.
"Untuk mengisi jam matematika yang kosong ini, Bapak akan mengisinya dengan memberi sedikit motivasi baut kalian ... Apa yang ingin aku kejar di masa depan? Apa tujuan ku bersekolah? pasti pertanyaan ini selalu muncul dikala kalian kan?"
Pak Hudi pun mulai memberikan motivasi dan seluruh kelas memerhatikan pak Hudi dengan baik. Satu jam sudah berlalu.
"Itu lah sedikit ringkasan dari buku yang Bapak baca kemarin ... Ada pertanyaan?" Tanya Pak Hudi.
Seseorang mengangkat tangan "Pak, sukses itu ada langkah-langkahnya gak pak?"
"Wow, Nice question ... Sebenarnya malah ada bukunya, bapak pernah baca, kalo tidak salah judulnya ... Lima langkah menuju sukses"
Joni mengangkat tangan "Pak, Orang lumpuh tidak bisa sukses dong pak"
Nih anak, suka banget sama yang gelap-gelap batin Leo.
"Ya, Orang lumpuh tidak akan bisa sukses"
"Woi...! Jawaban macam apa itu! Minta maaf cepat sama orang lumpuh di seluruh dunia!" terikan Leo.
__ADS_1