Sang Pewaris Terkuat

Sang Pewaris Terkuat
Bab 21 Uang Yang Tak Ada Habisnya


__ADS_3

Permintaan Leighton Peltz agak keterlaluan dan membuat manajer kantor penjualan tampak takut untuk


menyetujuinya.


Dickson McClain menjawab kata-kata Leighton Peltz dan bertanya, 'Leighton, bagaimana jika ternyata kau tidak mampu membeli rumah di sini?"


"Jika aku tidak mampu membelinya, maka akan menuruti permintaanmu." kata Leighton Peltz acuh tak acuh.


"Termasuk berlutut padaku dan memanggiku yang mulia?" Dickson McClain bertanya.


"Ya, jika aku tidak mampu membelinya, kau dapat memintaku untuk melakukan apa saja. "


"Paman, bertaruhlah dengannya." Dickson McClain menjadi sangat bersemangat ketika mendengarnya.


"Dickson, apa kau jamin bahwa dia tidak punya uang?" Manajer itu sedikit takut. Bagaimanapun, dia adalah seorang manajer di sini, jika dia kalah maka dia harus menanggung semua ******** ini.


"Jangan khawatir paman, jika kau kalah, aku akan merangkak dan mengganggong bersamamu."


"Tenang saja, kita tidak mungkin kalah."


Setelah mendengar Dickson McClain yang penuh percaya diri ditambah melihat Leighton Peltz mengenakan pakaian. jelek seperti ini, manajer penjualan sungguh yakin bahwa Leighton Peltz tidak akan mampu membeli rumah di Yorkwraith ini.


"Baiklah, aku akan bertaruh denganmu!" Manajer itu menggertakkan giginya dan berkata dengan sangat yakinnya.


Dia sangat percaya diri dan yakin tidak akan kalah.


Kalaupun jika dia kalah, dia hanya cukup mengatakan bahwa itu hanyalah sebuah candaan dan Leighton Peltz tidak dapat berbuat apapun padanya.


Leighton Peltz kemudian mengeluarkan kartunya dan berkata, "Karena kalian semua sudah setuju, aku tidak perlu melihat rumahnya lagi dan hanya cukup menggesek kartunya."


"Kakak, berapa harga rumah termurah di Yorkwraith?" Leighton Peltz memandang Hina Lampson, Hina Lampson berkata, "Rumah termurah di Yorkwraith adalah apartemen yang baru diluncurkan, ukuran yang terkecil adalah 35 meter persegi dan harganya sekitar 250. 000 dolar, kau cukup membayar sekitar 30.000 dolar saja untuk uang mukanya."


"Baiklah, kebetulan kartuku hanya ada 30.000 dolar, ayo kita pergi untuk menandatangani kontrak." Leighton Peltz tidak ragu sama sekali.


"Leighton Peltz, jangan berpura-pura berada di depan kami, di dalam kartumu sudah tidak ada uang sama sekali." Alisson Pierce berkata dengan nada menghina.


"Ada atau tidak ada, kita akan tahu ketika menggeseknya bukan?" Leighton Peltz mengikuti Hina Lampson ke ruang pembayaran dan menggesek kartunya secara langsung kemudian menerima tanda terima dan bon pembayaran.


"Uang sudah dibayarkan dan kontrak pembelian rumah sudah ditandatangani. Silahkan kalian berdua merangkak dan menggonggong. "Leighton Peltz meletakkan bon pembayaran di depan Dickson McClain dan yang lainnya.


"Tidak mungkin, ini pasti palsu."


"Asli atau palsu kau dapat menanyakannya kepada manajer, kau dapat melihat ada cap Perusahaan Yorkwraith di atasnya." Leighton Peltz tersenyum.


Wajah manajer itu sangat pucat, alisnya berkerut," Dickson, ini adalah bukti pembayaran yang dikeluarkan oleh perusahaan kami."


"Bagaimana mungkin? Dia jelas tidak punya uang."


"Betul, kami telah menipu semua uangnya," Alisson Pierce juga mengerutkan kening dan merasa ada yang salah.


Dickson McClain kemudian memandang Leighton Peltz dengan dingin, "Leighton, berapa banyak yang sebenarnya kau dapatkan?"


"100.000 dolar,"

__ADS_1


"Tidak mungkin, kami telah menghitungnya dengan jelas, kau harusnya telah menghabiskan semua uangmu dan tidak punya uang lagi."


"Kalian tidak tahu bahwa kakak Loraine memang telah menipuku 30.000 dolar, tetapi kakakku telah


mengambilnya kembali " Leighton Peltz tersenyum sinis," Apa kalian tidak menyangkanya?"


Alisson Pierce kemudian langsung menghubungi Loraine, setelah menutup telepon, wajah Alisson Pierce tiba-tiba menjadi pucat.


"Alisson, apakah yang dikatakannya itu benar?" Dickson McClain bertanya dengan cemas.


Alisson Pierce menelan ludahnya dan berkata dengan sedikit ketakutan, "Loraine berkata bahwa kakaknya tidak hanya mengembalikan uang itu kepada Leighton Peltz tetapi juga ditusuk oleh orang-orang Leighton. Dia masih terbaring di rumah sakit."


"Apa?" Dickson McClain panik.


"Sialan, jika kau memang masih punya uang, kenapa tidak mengatakannya dari awal?" Dickson McClain memandang Leighton Peltz dengan dingin.


"Kau pikir aku bodoh, jika aku memberitahumu kau pasti akan berusaha menipu uangku lagi," Leighton Peltz menatap Dickson McClain dengan pandangan datar


"Jangan lupa, aku masih punya foto di ponselku."


"Foto apa, tunjukkan fotonya." Leighton Peitz tersenyum sombong.


Dickson McClain mengutuk dengan marah, "Setelah kupikir ternyata itu bukan sebuah kebetulan."


"Aku pikir kenapa anak dari bos Palequin tiba tiba muncul di pintu hotel dan merebut ponsel kami, ternyata kau yang merencanakannya.


Dickson McClain mengepalkan tinjunya dengan marah.


"Lalu kenapa, apa hanya kau yang boleh berbuat buruk padaku sementara aku tidak?


"Jangan harap aku akan melakukannya."


"Alisson, ayo pergi!" Dickson McClain mengutuk dengan marah dan pergi.


Manajer penjualan ditinggalkan sendirian, raut wajahnya segera berubah, "Adik muda, akulah yang salah karena telah memandang rendah orang lain sepertimu. Bukankah kau ingin membeli rumah? Aku akan membawamu untuk melihat rumah dan memberimu diskon 20%, bagaimana?"


"Aku tidak tertarik." Leighton Peltz menggelengkan kepalanya dengan acuh tak acuh.


"Adik kecil, kau tidak benar-benar ingin aku menggonggong seperti anjing kan? Aku tidak bisa melakukannya, lebih baik aku mati saja." Manajer penjualan berkata dengan getir, "Ada begitu banyak orang di sini, aku tidak dapat menanggung semua ******** itu di hadapan semua orang ini."


"Baiklah kalau begitu, aku akan memanggil kakakku, kau baru saja mendengarnya bukan, terakhir kali seseorang menipuku, kakakku menikamnya dengan pisau. Jika kakakku datang, aku juga akan membiarkannya menusukmu dengan pisau, bagaimana menurutmu?" Leighton Peltz mengeluarkan ponselnya dan berpura-pura menelepon.


"Jangan, jangan, anak mudah kau adalah orang yang baik, ampuni aku, kau dapat melakukan apa saja kecuali menyuruhku untuk merangkak dan menggonggong." Manajer penjualan berkata dengan sangat ketakutan.


"Kalau begitu apa kau masih ingin memecat kakakku ini?"


Leighton Peltz tersenyum.


"Tidak, tidak, aku tidak akan memecatnya, aku akan memberinya penghargaan dan menaikkan gajinya."


"Kalau begitu beri aku harga spesial. Aku ingin membeli rumah besar dengan tiga kamar tidur dan satu ruang tamu, dengan lokasi yang strategis dan pencahayaan yang bagus didalamnya."


Leighton Peltz membeli rumah seluas 200 meter persegi dari Yorkwraith dan membayarnya langsung dengan jumlah penuh.

__ADS_1


Setelah keluar dari Yorkwraith, Haydee Lampson benar benar tercengang dan memandang Leighton Peltz seperti melihat orang kaya baru, "Leighton, dari mana kau mendapatkan begitu banyak uang, itu lebih dari satu juta dolar dan kau membayarnya dengan kontan sekaligus"


"Ya, ada apa?" Leighton Peltz menatap mata kagum Haydee Lampson, hatinya melayang dan dipenuhi rasa tidak percaya, bagaimana dia bisa melihatnya menatapnya seperti ini?


"Hei, aku benar-benar iri padamu. Dengan keberuntungan seperti itu, kau tiba-tiba berubah dari orang miskin menjadi orang kaya." Haydee Lampson cemberut dengan ekspresi iri dan sedih.


Leighton Peltz melihat penampilan Haydee Lampson dan tiba-tiba teringat pada dirinya yang dulu.


Dia kemudian menepuk bahu Haydee Lampson, "Ayo pergi, aku akan


membawamu berbelanja dan membelikanmu pakaian."


"Apa, kau tidak bohong kan?"


"Aku sangat kaya, untuk apa aku berbohong padamu?"


Leighton Peltz membawa Haydee Lampson ke pusat perbelanjaan untuk membeli sepatu, pakaian, tas dan beberapa barang lainnya, totalnya lebih dari 10.000 dolar.


Haydee Lampson sangat bersemangat. Leighton telah menghabiskan begitu banyak uang di sana tetapi hatinya merasa baik-baik saja, dia masih memiliki kurang lebih 1 juta dolar dikartunya.


Kekhawatiran terbesarnya sekarang adalah bagaimana caranya untuk menghabiskan uangnya. Tiba-tiba dia berpikir, ayahnya memberinya dua juta dolar namun masih tersisa satu juta dolar saat ini, apakah dia akan dimarahi? Mungkin aku harus mencari rumah lain yang lebih bagus


lagi.


Setelah keluar dari pusat perbelanjaan, Leighton Peltz kemudian pergi untuk memotong rambut yang harganya lebih dari 200 dolar, dia meminta tukang cukur untuk mengganti gaya rambutnya.


Setelah selesai, Leighton Peltz tampak tidak mengenali dirinya sendiri.


"Ternyata ketampanan seseorang itu memang bergantung pada cara berpenampilan. Aku dulu melihatmu sangat jelek. Aku tidak menyangka setelah kau mengganti cara berpakaianmu dan mengubah gaya rambutmu, kau terlihat sangat tampan. "Haydee Lampson melihat ke atas dan ke bawah, matanya penuh kekaguman.


"Aku juga merasa aku berubah menjadi lebih tampan." Leighton Peltz melihat ke cermin dan memuji dirinya sendiri.


Setelah makan sesuatu, Leighton Peltz melihat waktu dan berkata kepada Haydee Lampson, "Sudah larut, ayo kembali ke sekolah."


"Gerbang sekolah pasti sudah ditutup, lebih baik kita cari tempat tinggal disekitar sini, ada begitu banyak hotel disini."


Leighton Peltz tidak bodoh, dia memahami apa maksud Haydee Lampson tetapi sedikit ragu.


Jika ini adalah keadaannya seperti sebelumnya, Leighton Peltz pasti akan menerima permintaan ini, tetapi sekarang dia adalah keturunan keluarga kaya, lebih baik berhati-hati dalam mencari pasangan yang cocok.


Meskipun Haydee Lampson tidak terlihat buruk, dia sering mendengar bahwa Haydee Lampson sudah sering berhubungan **** dengan banyak pria, Leighton Peltz sangat kecewa mendengar hal ini.


"Leighton, apa kau belum pernah tidur dengan seorang gadis sebelumnya?"


"Bagaimana mungkin?"


"Kalau begitu ayo cari hotel untuk menginap, kenapa kau tidak berani?" Haydee Lampson berkedip dan bertanya dengan menantang


"Siapa bilang tidak berani, ayo pergi.”


Leighton Peltz kemudian masuk ke sebuah hotel dan memesan sebuah kamar tidur besar.


Bersambung........

__ADS_1


Terima kasih


__ADS_2