
"Malam ini, Sheila akan menunggumu di siaran live streamingnya."
"Ini aku, pemilik akun 'Big Bad Wolf"."
Melihat pesan ini, Leighton tercengang.
'Big Bad Wolf' ini, bagaimana dia tahu nomor ponselnya?
Leighton tiba-tiba teringat bahwa akun 'Big Bad Wolf' ini telah mengirim uang ke akun Alipay-nya.
Alipay memiliki fitur otomatis yang terhubung dengan nomor telepon.
Leighton tersenyum menghina dan menjawab, "Oke, lihat saja nanti aku akan muncul dengan akun 'Big Bad Wolf's Grandpa'."
"Lihat saja nanti siapa yang kalah, dan akan menjadi cucunya." Pemilik akun 'Big Bad Wolf' dengan cepat menjawab.
Ketika Haydee melihat kalimat ini, dia hampir tidak bisa berhenti tertawa.
Jika kau ingin dia menjadi cucumu, bukankah dia bisa mengatakannya secara langsung.
Namun, Leighton merasa sedikit kesal ketika dia teringat telah memberikan uang nominal besar kepada platform media lain.
Jika dirinya ingin menghambur uang, mengapa dia tidak menghamburkannya di platform milik perusahaannya sendiri?
Pada saat ini, Haydee telah berbaris dan berjalan ke ruang audisi untuk interview.
Alisson bertanya dari samping mereka, "Apa yang terjadi?"
Leighton menggelengkan kepalanya dan berkata, "Tidak apa-apa."
"Besok kamu juga akan hadir ke resor, kan?" tanya Alisson.
"Tentu."
"Kalau begitu bisakah kita pergi bersama? Aku tidak punya mobil, jadi tidak nyaman naik taksi," kata Alisson.
Leighton mengangguk dan setuju.
Pada saat ini, Haydee berjalan keluar dari ruang audisi.
Di tangannya, dia memegang tiket VIP untuk acara pembukaan resor, dan otomatis dia telah diterima.
"Apakah dia kenal orang dalam? Dia tidak butuh tiga menit dari masuk hingga keluar. Sial, itu terlalu cepat, bukan?"
"Wanita ini terlihat seperti pelacur pada pandangan pertama, jadi dia pasti membuat keributan di dalam."
"Memang ini terlihat seperti audisi yang adil, tetapi kenapa tidak ada aturan yang disampaikan mengenai kriteria talent yang mereka cari?"
"Tidak, apa aku harus membuka kancing bajuku lebih rendah lagi? Sehingga peluang diriku diterima akan lebih tinggi."
Haydee melewati kerumunan, menyebabkan ledakan desas-desus, tetapi dia sepertinya tidak begitu mendengarnya, dia seperti mengabaikannya.
Jika dia tidak memulai karier influencer dari sebelumnya, Haydee tentu akan bersaing ketat dengan orang-orang ini, tetapi sekarang dia telah resmi bekerja influencer....
Untuk menjadi seorang influencer, dirinya telah tahan terhadap kata-kata dari netizen.
Melihat Haydee keluar, Leighton langsung melambai padanya dan memanggilnya.
"Leighton?" Mata Haydee berbinar ketika dia melihat Leighton.
"Kenapa ada laki-laki itu di sini?" kata seorang pelamar yang lain.
"Tentu saja laki-laki itu ke sini juga datang untuk melamar menjadi talent influencer, kan? Tapi dia terlihat tidak terlalu tampan."
"Mungkin mereka bisa menjadi narator di belakang atau hanya sebagai peramai suasana."
"Apa gunanya itu?"
Ketika Leighton mendengar perkataan seperti itu, dia langsung tertawa, bukankah dia sangat kaya, apa perlu harus tampan?
Tinggi-Kaya-Tampan, tiga kata ini, bagi Leighton menjadi kaya-lah yang paling penting.
Haydee datang dan menatap Leighton dengan heran," Mengapa kamu di sini?"
"Ngomong-ngomong, coba tebak siapa yang baru saja kutemui di dalam?" Haydee berkata dengan gembira.
__ADS_1
"Siapa memang?"
"Harold! Teman sekelas SMA kita, aku tidak menyangka dia menjadi manajer di platform ini. Luar biasa."
"Lowongan kerja hari ini diselenggarakan olehnya. Awalnya, aku khawatir aku tidak akan dapat diterima di pekerjaan ini. Lagi pula, aku tidak memiliki banyak bakat, tetapi begitu masuk, aku langsung diterima."
Haydee berkata dengan pelan, "Harold juga mengatakan bahwa dia akan mempekerjakanku dengan baik."
Leighton tersenyum dan tidak mengatakan apa-apa. Faktanya, perihal Haydee diterima, itu karena diinstruksikan oleh Leighton.
Jika dia memang mau melamar, maka terima saja.
"Aku di sini juga karena Harold." Leighton berkata sambil tersenyum.
Setelah Haydee datang, Leighton meninggalkan Alisson sendirian.
Alisson menyapanya dengan kecewa, lalu pergi meninggalkan mereka.
Saat Alisson berjalan ke bawah untuk turun dari area komplek perumahan, dia kebetulan melihat Candice ditampar oleh lan.
Bukankah barusan, sesaat sebelum Candice turun, dia bertindak seperti anak manja dan mengeluh, tapi pada saat ini, dirinya melihat lan menampar Candice tanpa mengucapkan sepatah kata pun.
Alisson awalnya berencana untuk berlari dengan cepat dan bermaksud menumpang dengan mobil mereka, namun setelah melihat pemandangan ini, dia hanya bisa naik taksi kembali ke asrama kampusnya.
****
Sementara itu di Gem of Middle Hills, Leighton memandang Haydee dan bertanya, "Di mana Sheila, mengapa dia tidak ikut denganmu?"
"Dia pergi berkencan," kata Haydee.
"Kencan, dengan siapa?" Ekspresi Leighton langsung menjadi gugup.
Haruskah pergi menemui pemilik akun 'Big Bad Wolf"?
Lagi pula, pemilik akun itu memberinya begitu banyak hadiah saat live streaming!
"Aku juga tidak tahu." Haydee berkata, "Mungkin dengan teman sekamarnya."
"Kalau begitu, cepat telepon sekarang dan tanyakan padanya." Leighton memaksa.
Kali ini, Leighton bahkan lebih gugup.
Bagaimanapun, pemilik akun itu sepertinya orang yang benar-benar kaya.
Selain itu, nomor ponsel yang digunakan oleh pemilik akun itu jelas merupakan nomor lokal untuk area kota ini.
Ini membuat Leighton merasa lebih tersaingi sekarang.
"Ngomong-ngomong, aku lupa memberitahumu, Sheila tidak akan ikut pergi ke resor." Haydee berkata lagi.
"Kenapa?" Leighton mengerutkan kening, mendengar berita ini, hati Leighton dipenuhi kabut lagi.
"Dia berkata bahwa dia pernah pergi ke resor sebelumnya dan menemui banyak masalah, jadi dia tidak mau pergi."
Haydee berkata, dan memutar matanya ke arah Leighton," Kalian semua benar-benar mengesalkan. Kamu, Sheila, dan Peter, semuanya berencana pergi ke sana, tapi tidak mengajakku."
"Bukankah aku meneleponmu kali ini? Aku ingin memberimu tiket," kata Leighton.
"Preeett...."
Haydee mendengus dan berkata, "Kamu sebenarnya hanya ingin aku mengajak Sheila kan."
"Apa malam hari ini saja? Lagi pula aku juga tidak ada kegiatan, ayo cari tempat untuk merayakannya," kata Haydee.
"Apa yang harus dirayakan?"
"Merayakan aku, karena menjadi seorang influencer." Haydee mengangkat alisnya, "Aku harap, aku bisa seperti Sheila dan memiliki fans lokal untuk melindungiku."
Leighton berkata, "Okay, sepertinya sekarang waktunya pas, aku juga akan mengundang beberapa teman untuk datang ke Remembrance of the Past Bar, aku akan merayakannya untukmu."
"Beberapa teman, siapa?"
"Mereka, teman asrama kamarku."
Leighton kemudian mengemudi dan membawa Haydee kembali ke kampus Cambridge.
__ADS_1
Pada saat ini, Matthew, Lucas, dan Thomas semuanya telah menunggunya dari tadi..
Saat masuk ke dalam mobil, Matthew memandang Haydee di kursi penumpang, dan tertawa: "Leighton, kamu belum balik ke kampus selama beberapa hari, jadi kamu bersama pacar rupanya."
"Dia adalah temanku, bukan pacarku." Leighton menjelaskan.
"Tidak perlu dijelaskan, tidak ada yang perlu ditutup-tutupi."
"Ngomong-ngomong, tunggu sebentar, sepupuku dan yang lainnya, aku juga mengajak mereka pergi." Begitu Leighton hendak menyalakan mobil, Matthew menghentikannya.
Begitu Matthew selesai berbicara, sebuah Audi A4 melaju keluar dari sekolah.
Andrea memarkir mobil di depan Leighton dan bertanya, " Leighton, apakah kamu benar-benar telah memesan tempat duduk di bar yang terkenal itu?"
Leighton tersenyum, "Kenapa? Apa aku terlihat berbohong padamu?"
"Baiklah, aku percaya." Andrea tersenyum, "Kalau begitu ayo pergi, aku ingin melihat seperti apa bar legendaris yang diviralkan oleh para selebritis di sosmed ini."
Matthew menggosok tangannya dan berkata, "Aku juga ingin melihat dan merasakannya langsung. Aku mendengar bahwa pemilik bar ini adalah seorang miliarder. Jadi kupikir bar itu pasti sangat mewah."
"Tak perlu dikatakan lagi, aku telah melihat naga raksasa itu di Internet. Ukirannya sangat hidup dan terbuat dari emas murni."
"Leighton, mengemudilah lebih cepat, aku tidak sabar," kata Thomas.
Sekitar satu jam kemudian, Leighton sampai di Remembrance of the Past Bar.
"Apakah di sini tempatnya?"
Setelah turun dari mobil, Thomas sedikit kecewa, " Sepertinya lokasi ini cukup terpencil, ya? Ada ladang di mana-mana."
"Jangan menilainya begitu cepat jika hanya melihat dari luarnya, kamu tidak minum di luar kan," kata Matthew.
Saat Leighton baru saja memarkir mobil, tiba-tiba Sheila memulai siaran langsung.
Segera setelah dirinya bergabung dengan siaran langsung tersebut, dia melihat akun 'Big Bad Wolf' kembali menggesek hadiah di sana.
"Abang pemilik akun 'Big Bad Wolf' ini sepertinya sungguh seorang sultan. Baru saja siaran langsung ini dimulai, dia telah menghamburkan 10 ribu dolar."
"Kemarin, bocah yang bertarung melawan 'Big Bad Wolf'. Mana dia sekarang? Kenapa dia tidak datang?"
"Aku sangat berharap 'Big Bad Wolf' dan akun anak itu kembali bertarung lagi di siaran langsung ini!"
Pada saat ini, terlihat hadiah stiker sepuluh hati membombardir layar siaran langsung.
'Big Bad Wolf Is My Grandson', terlihat langsung menempati posisi nomor satu.
"Ini, ayo, dia ada di sini!"
Melihat kedatangan Leighton, semua orang bersemangat.
Popularitas siaran langsung juga semakin tinggi.
"Upil kecil! Aku telah menunggumu untuk waktu yang lama, dan hari ini aku akan membiarkanmu melihat, siapa sultan yang sebenarnya!" Setelah akun 'Big Bad Wolf' mengucapkan beberapa patah kata, dia segera menyapu dengan stiker tiga puluh bom jantung.
Tiba-tiba, daftar hadiahnya mencapai total nilai 70 ribu dolar.
Leighton mengerutkan kening, siapa sebenarnya pria ini?
Hanya butuh beberapa menit untuk menghamburkan 70 ribu dolar?
Fans lokal biasa, beraninya menyikat seperti ini!
Leighton terdiam beberapa saat, dan tidak mengambil tindakan tergesa-gesa, sebaliknya, dia menelepon Paman Joe dan memintanya untuk memeriksa nomor telepon akun pemilik 'Big Bad Wolf".
Leighton ingin tahu siapa orang ini!
Setelah mengetahui siapa dia, Leighton akan menghabisinya.
"Leighton, kenapa kamu masih tidak turun dari mobil?" Andrea datang saat ini dan mengetuk pintu Leighton.
Bersambung.....
Jangan lupa like dan komen
Terima kasih
__ADS_1