Selembar Hijab Untukku

Selembar Hijab Untukku
Eps. 3 terlalu ribet


__ADS_3

"Apa maksudnya dia berkata seperti itu??"


Aku menanyakan pertanyaan itu pada diriku sendiri sembari pulang kerumah.


Aku telah sampai rumah.


yang awalnnya aku ingin berbaring dikasurku yang empuk, aku malah berdiri didepan cermin.


"Hmmm emang penampilanku aneh yaa??" batinku, sambil menggaruk samping kepalaku


Lalu aku mengamati celanaku. Aneh sekali padahal itu celana kesayanganku, tapi percaya atau tidak, celana itu menjadi saaangat aneh setelah kuamati.


Lalu aku membuka lemari pakaianku, dan yaa... tak ada pakaian lain. semua pakaianku bentuknya seperti itu itu saja.


Tak berhenti disitu, aku ganti membuka lemari pakaian ibu. disitu aku menemukan rok panjang yang lumayan...


Lumayan cocok untuk ibu ibu maksudnya...


"Huft,,, gapapa deh, yahh not bad lah", aku mencoba memakainya, dan....rasanya aneh sekali.


aku berjalan sambil mencincingkan rokku, itu terlihat sangat tidak elegan. setelah itu aku mengambil sebuah kardigan lengan panjang yang kugunakan untuk dipadukan dengan kaosku.


Aku melihat cermin lagi,,,


aku sedikit memiringkan sudut bibirku, karena sungguh,,, terlihat sangat asing bagiku, aku melepaskan semua baju yang kupinjam tadi dan kembali menggunakan celanaku.


Aku melemparkan tubuhku kekasur sambil berfikir,,, "dia besok mengajakku kemana yaa


Atau jangan jangan mau buat aneh aneh, aaagggrhhh... Apa ini, plisss otak jangan mikir yang aneh aneh"


Tak sadar aku tertidur saat itu dan ketika bangun sudah sore hari, dan aku bertanya pada ibuku


"buk, ibuk ada pakaian yang panjang gak, kaos panjang atau apa gitu, aku tadi cari dilemari ibuk cuma ada rok sama kardigan...?",


Ibuku menjawab "yaa adaa dooong", aku seneng banget


"Aku pinjam ya buk?", sambil memegang tangan ibuku"


"Bolehh, tapi beliin telur setengah kilo sama gula di warungnya pak Soleh" ibuku memberikan syarat itu.


Hmmm... Itu adalah syarat yang sangat mudah untuku, oh ya walaupun aku seperti perempuan yang ugal ugalan, tapi aku termasuk anak yang penurut kok,,, hanya penampilan luarku saja yang aneh.


Lantas aku meminta uang dari ibu dan akan berangkat membelinya, namun setelah di depan pintu.


Aku berhenti sejenak dan kembali kekamar dan mengganti celanaku dengan menggunkan rok tadi, hmmm walaupun terasa sangat aneh, tapi akan kubiasakan mulai sekarang.


Aku hendak berangkat lagi, tapi tiba tiba ibu memanggilku


" Nak,,,kamu yakin pakai itu"

__ADS_1


Aku membalikan badanku kearah ibu dan bertanya


"kenapa,,, Aneh ya buk?" aku mengatakan itu sambil malu malu


" Enggak kok, ngga aneh", ibu menjawab begitu sambil tersenyum.


Aku berbalik badan lagi dan berjalan menuju toko.


" Pak... Beli pak... Permisi" aku memangil pak Sholeh yang tidak terlihat ditokonya. Aku terus memanggil pak Sholeh,,, namun yang muncul bukan pak Sholeh tapi Mia


Oh ya perkenalkan dia namanya Mia. Dia adalah anaknya pak Sholeh. aku sudah berteman dengannya sejak Sekolah Dasar. Dia anak yang rajin membantu orang tuanya, tapiiii, ya gitu dehh...


kita itu 11 12, mulai cara bicara, penampilan, oh ya makan adalah hobinya juga, jadi pertemanan kita bisa seawet ini.


"Mia aku mau beli telur setengah kilo sama gulanya juga setengah kilo",


Seperti biasa Mia menyuruhku ambil sendiri,, "telurnya ambil aja sendiri biar aku yang ambilin gulanya..."


Jangan kaget itu sudah jadi hal biasa saat aku beli disitu dan Mia yang ngelayanin.


Keluarganya juga lumayan akrab dengan keluargaku. jadi aku masuk ke toko itu.


Dannn... Setelah sampai didepan pintu toko, tiba tiba Mia melihatku dan tertawa "Bwahahaha apapaan penampilanmu itu Ut, kena angin apa nih tiba tiba pakai rok, emmmmm pasti ada apa apa nih".


Aku melihat rokku "Bisa diem gk, mau ku tampol ya..", lalu aku menunduk dan sedikit tersenyum mengingat perkataan laki laki itu.


" Nah kan pasti ada apa apa niii ayo crita dongg".


" demi apahhh, jangan jangan lu naksir ya sama cowok itu"


Aku langsung menjawab dengan cepat " ya gak lah, baru juga ketemu dua kali, itupun juga cuma karna foto,,, gue tu cuma kagum aja, hari gini masih ada juga orang kek gitooh",


Mia menjawab lagi, "lu yakin Ut mau nemuin dia besok, jangan jangan dia cuma mau mempermaluin lu doang lagi, dia mau ajak lu ke temen temennya dan bilang ini nih contoh dari perempuan yang bla bla bla, mereka bisa aja menjadikan lu bahan ejekan ",,


"Ya ngga lah, ngga mungkin dia itu keliatan baik banget orangnya dia ngaa mungkin seperti yang lu omongin Mi" aku menjawab seperti itu"


Yaudah Mi inikan udah kamu bungkus telur ama gulanya, nih uangnya" aku keluar dari toko.


"Eh Ut kembalianmu nih" aku mengambil kembalianku dan berjalan pulang.


Aku sedikit murung karena omongan Mia "apa jangan jangan bener ya yang diomongin Mia,,,ahh sudahlah".


aku menaruh belanjaan didapur dan langsung meminta baju itu,,,


Bukk... Mana bajunya, ibu keluar kamar dan memberikannya padaku, aku kagett banget, ibu memberikan sebuah gamis untukku.


"buk emang aku pantes pakai baju kek gini buk?"


IbuĀ  hanya tersenyum, aku yang sedikit ragu hanya menaruh gamis itu di mejaku,,,,

__ADS_1


Keesokan harinya...


Pagi itu aku bangun dan langsung mandi aku mencoba baju yang ibu pinjamkan. aku bercermin selama beberapa saat.


Oh ya aku tidak pakai kerudung karena punya ibu kuno semua dan aku udah lama sekali nggak pernah pakai kerudung. yaa aku sih tidak merasa aneh, namun aku mengakalinya dengan menggunakan sebuah kain mirip selendang untuk menutupi kepalaku.


Jujur itu terlihat aneh banget, tapi aku hanya meniru di film film, rambut masih terlihat dimana mana, apalagi poniku, jadi yaa itu hampir sama saja aku tak menggunakan penutup.


Okeh... Aku akan menemuinya sekarang, aku berangkat seperti waktu kemarin dia keluar masjid jujur aku sangat malu.


Aku menunggunya dan tak lama kemudian dia datang. Dia menatapku sejenak dan tersenyum padaku.


Aku yang sangat malu hanya bisa menggaruk kepalaku, dan itu membuat penutup kepalaku semakin berantakan. dia duduk disampingku dan berkata


"Kau terlihat lebih anggun saat seperti ini" pipiku memerah mendengar perkataannya, aku terus saja menundukkan kepalaku, lalu dia berbicara lagi, "ayo ikutlah",


Dia membawaku ditempat yang aku tak tau sebelumnya, dia terus berjalan dan aku mengikutinya, aku terus saja kebingungan, dan tiba tiba mulut dan otak kotorku ini berkolaborasi


"Heii ngapain kau membawaku ditempat kek gini, mana sepi, jangan jangan kau..."


sadar akan ucapankku, aku langsung berhenti bicara.


Dia hanya diam dan menunjukan bahwa kita sudah sampai di tujuan pertama, yaitu .....tempat berwudhu.


"Aaaa...maluuu bangettt" Aku menjerit dalam batinku, dan melihat keran disitu, aku terdiam dan aku bilang kepadanya


"Aku sudah lupa caranya berwudhu"


Dia yang mendengar kata kataku, seperti yakin akan sesuatu.


dia kemudian berdiri disebelahku dan menyurukku mengikuti apa yang dilakukannya


Dia membaca niat berwudhu dengan sedikit keras dan mengeja dengan pelan agar aku bisa mengikutinya.


Aku mengikuti gerakannya satu per satu, dan saat melihatnya berwudhu justru tiba tiba aku terdiam. Aku merasa kagum padanya, namun selang beberapa saat dia menoleh ke arahku. Aku terkejut dan langsung mengikuti gerakannya lagi.


Kita berjalan menuju dalam masjid, dan dia bertanya dengan ragu


"Ap...a kau juga lupa caranya ssssho..lat", dia mengucap kata sholat sengan sangat perlahan,


Aku hanya mengangguk, dan dia menggaruk sedikit kepalanya, dan berkata,


"Awalnya aku mengajakmu berwudhu tadi untuk mengajakmu sholat terlebih dahulu dan bertemu seseorang yang kau mungkin kenal, tapi setelah mendengar kau lupa caranya berwudhu...., ah sudahlah. tidak apa ikuti saja gerakan orang orang yang ada didalam karena ini sholat jamaah. setelah ini kau harus belajar sholat dengan baik, oh ya jika kau perlu bantuanku saat belajar kau bisa menyuruhku membantumu" kata Ahmad memerintahku.


"Baaik boss" aku menjawabnya dengan ceria,,


Aku berani menjawab seperti itu karena,,, aku juga tak yakin, namun aku merasa kita semakin akrab...


Kita selesai sholat, dan dia mengajaku pergi lagi, dan apa apaan ini dia mengajakku ke sebuah makam...

__ADS_1


Maafkan apabila ada kesalahan kalimat, kata, ataupun pengetikan... Happy reading.. Dan...


Jangan lupa baca eps selanjutnyaa....


__ADS_2