Selembar Hijab Untukku

Selembar Hijab Untukku
eps.6 tidak sengaja


__ADS_3

Siapapun tolong aku...


Aku terus saja menangis,,, lalu orang didepanku tadi mendekatiku dan mencoba memegang pundakku, namun aku menepisnya dengan tangan ku.


"Heiii cantik sini nggak usah takut sama om,"


Om om itu terlihat sangat menjijikan.


Aku yang kesal justru melihatnya dengan tatapan tidak suka. lalu tiba tiba dia mengangkat tangannya dan mengepalkan tangannya, namun setelah itu


Brakkk... Pintunya didobrak oleh seseorang. ternyata itu Ahmad. Aku sangat terkejut sekaligus merasa lega.


Dia kemudian masuk keruangan tempat aku disekap dan mengalahkan om om tadi. Aku sedikit syok.


Aku hanya terdiam kaku, lalu Ahmad mendekatiku dan tersenyum,,,


Seketika air mataku mengalir, dan akupun menangis dengan tersedu sedu.


Ahmad sepertinya akan menenangkanku dengan mengusap kepalaku, tapi sepertinya dia ragu dan hanya menepuk pundakku.


Ahmad membawaku keluar dari ruangan itu,,,


Dan betapa terkejutnya aku, orang orang yang membawaku tadi semuanya sudah pingsan dan terikat di sebuah tiang, lalu aku bertanya


"gimana kamu tau aku ada disana?"


Ternyata Ahmad berencana mengikutiku hingga sampai rumah


Aku sontak terkejut "Eh apa!!! jadi kau berusaha menguntitku ya?"


Tapi ternyata niat Ahmad baik


"Apaan si seudzon aja kau!", sebenernya aku hanya berusaha memastikan kau pulang dengan aman, karena ada kabar bahwa akhir akhir ini ada gerombolan laki laki asing di desa ini, mereka bukan berasal dari desa ini,,,"


Namun aku agak kesal, tau gitu kenapa dari awal ngga nawarin aja mau nganter pulng gitu


"Iyaa... Maaf, tapi tenang mulai sekarang orang orang itu udah gk akan di desa ini lagi... Tadi aku juga udah lapor ke pihak berwajib"


Lagi lagi jawaban Ahmad mengejutkan, dia ternyata bisa gitu juga ya.


Namun aku yang penasaran terus saja bertanya "tapi gimana bisa kamu ngalahin mereka?"


"Kamu lupa ya dulu aku siapa?" Jawab Ahmad agak songong, namun aku tau dia hanya bercanda.


Aku pun juga menanggapinya dengan candaan "Owwhh jadi sekarang kamu bangga gitu?"

__ADS_1


Ahmad yang mendengar itu nampak malu malu dan salah tingkah.


"Ehm..." dia berdehem dan bangun dari duduknya lalu menyuruhku pulang.


"Ehh,,, gimana kalo nanti ada yg macem macem lagi?" kataku pada Ahmad


"Pulanglah akan aku ikuti kau dari kejauhan!" kata Ahmad kepadaku


"Iya deh... emm Ahmad, untuk soal tadi jangan diceritakan ke siapa siapa ya" aku memohon pada Ahmad.


Ahmad setuju dan akupun berjalan pulang dengan langkahku yang diikuti Ahmad dari kejauhan.


Berkat Ahmad aku sudah bisa sampai rumah sekarang, aku sangat lega. Aku berbaring dikasurku dan aku teringat foto yang kubawa. Aku memandangi foto itu sambil memiringkan salah satu sudut bibirku.Aku sangat lelah hingga aku langsung tertidur setelah pulang.


Pagi pun tiba. Aku mandi dan duduk di teras rumah sambil melihat lingkungan sekitarku. Tidak biasanya aku seperti ini,


namun tak terlalu lama untuk duduk aku teringat ajakan Ahmad kemarin, jadi aku berganti baju dan pergi ke rumah Mia.


"Assalamualaikum..., Mia"


Tok tok tok,,, aku memanggil manggil Mia sambil mengetuk pintu rumahnya.


Mia keluar dari rumah dan menyapaku,


"Eh Ut tumben langsung kerumah, mau beli apa?" Mia mengira aku ingin membeli sesuatu.


Tentu saja Mia terkejut,,,


"Emm gimana ya Ut, lu yakin mau kesana sama gw, lu kan tau aku orangnya gimana. lagipula kita gk kenal siapa siapa disana" ucap Mia khawatir.


Akupun berusaha menyakinkan Mia


"Mi tau gk? disana banyak cowo ganteng"


"Okeh setuju, ayo kita ke mesjid sekarang!!" Saut Mia dengan cepat


"yeee... Gk sekarang juga kali Mi" jawabku


Mia hanya terkekek dan menggaruk kepalanya,,,


"Oh ya Mi, jangan lupa kesana pakai baju panjang sama pake hijab ya" aku berusaha meningkatkan Mia.


Tapi jawaban Mia "Yeeee... Gw juga tau kali Mi, emangnya eluu..."


Aku pulang dan aku mengajak ibuku pergi ke toko baju untuk membeli pakaian.

__ADS_1


Oh ya sebelumnya. Sebenarnya sekarang ini aku tidak bekerja. Aku baru saja dikeluarkan dari tempat kerjaku karena terjadi kecelakaan di tempat kerja.


Aku harus dirawat dirumah sakit dan tidak bisa lagi melanjutkan pekerjaanku, jadi aku dipecat


Tapi aku masih ada cukup uang kok. Aku sekarang ini memiliki keinginan untuk menjadi seorang penulis. Aku selalu suka menulis dari waktu Sekolah Dasar, jadi aku ingin mewujudkan cita citaku mulai sekarang.


Oke kembali ke persoalan utama. aku ke toko baju dan membeli beberapa pakaian panjang. ibu membantu aku untuk memilih.


Aku ke kasir dan membayar belanjaanku.


Melihat sepertinya aku mulai berubah, ibu terlihat senang dan mendukungku. Dan aku banyak berbincang bincang dengan ibuku saat perjalanan pulang.


5 hari kemudian...


Bulan yang penuh berkah telah datang,,,


Ya,,, hari ini adalah hari ramadhan. Sore itu aku datang bersama Mia ke masjid.


di hari itu akan diadakan acara buka bersama. Aku sebenarnya sangat gugup. Aku masuk ke masjid dengan ragu ragu, tapi... aku sangat terkejut, sepertinya aku tak perlu terlalu khawatir.


Sesampainya di depan mesjid itu, ada sekumpulan wanita langsung menyambut kami. Mereka terlihat sangat ramah.


Mereka mengajakku dan Mia untuk duduk di tikar yang disediakan, namun aku tak enak hati hanya duduk dan hanya melihat mereka menyiapkan hidangan, jadi aku menawarkan jasaku untuk membantu.


Aku membantu menata piring piring dan minuman yang telah diisi, hingga aku tidak sadar, Mia ternyata berjalan jalan sendirian melihat disekitar masjid. aku yang mengetahui itu hanya bisa membiarkanya saja.


Mia POV


Mia berjalan di dekat jalan masuk tadi sambil melihat lihat lingkungan sekitar,,,


" hmmm... Ternyata nggak buruk juga ya lingkungan disini"


Mia terus saja berdiri ditempat itu dan tiga laki laki memakai sarung datang dari jalan masuk mereka terlihat menertawakan sebuah lelucon.


Mia yang dari tadi mengamati keadaan masjid dan ia hendak melihatnya dari jarak yang agak jauh, jadi mia berjalan mundur dan...


Brakk... Mia menabrak salah satu dari laki laki itu


" Aw... Maaf, aku tidak sengaja"


...


saya mohon maaf apabila terjadi kesalahan dalam pengetikan maupun penggunaan bahasa yang kurang tepat


jangan lupa baca kelanjutan episodenya

__ADS_1


happy reading:)


__ADS_2