Senja Di Hati Veno

Senja Di Hati Veno
Rencana Tes DNA


__ADS_3

Dengan penuh haru pak Irwan menutup ceritanya, ia terisak seolah kembali ke masa dulu, masa dimana ia harus kehilangan seorang putra yang teramat dicintainya. Perlahan ia membuka dompetnya yang didalamnya terdapat foto seorang anak laki laki dengan seragam sekolahnya, ia menunjukkan foto itu kepada Rega . Dan saat Rega memandangi foto itu...


Betapa Rega sangat terkejut, ia memandangi foto itu dengan mata tak berkedip, ia melongo seolah tak percaya dengan apa yang dia lihat dan kenyataan yang baru saja ia ketahui. Perlahan air bening mengalir di kedua pipinya, terisak... ia berpaling perlahan memandangi wajah pak Irwan, dengan tersedu ia memeluk pak Irwan dan mengakui kalau foto itu adalah foto dirinya.


"Om, ini kan foto aku om, ini aku waktu kecil" ungkap Rega.


Pak Irwan ikut melongo, ia memandangi Rega dengan seksama seolah tak percaya dengan apa yang baru saja didengarnya. Namun di hati kecilnya ia meyakini kalau Rega memang benar adalah Rozil putra kecil tercintanya yang dulu pernah hilang.


"Apa? Yang benar Ga? Kamu Rozil anakku yang hilang itu? Ya Allah benarkah ini semua, jika benar maka ini adalah anugerah dari Tuhan yang harus aku syukuri, terima kasih ya Allah atas karuniaMu yang telah mempertemukanku dengan putraku yang telah lama menghilang" ucap pak Irwan dengan nada bergetar sambil memeluk Rega.


Regapun tak ingin pak Irwan dan yang lainnya jadi sanksi akan kebenaran itu, iapun mencoba meminta pak Irwan untuk melakukan tes DNA agar semua itu meyakinkan. Pak Irwan pun menyanggupinya, karena ia tak ingin kelak di kemudian hari ada orang orang yang tak bertanggung jawab memanfaatkan keadaan.


Pak Irwan membatalkan kepulangannya, ia mengajak Rega untuk kembali ke tempat Veno menunggu Senja. Ia ingin menceritakan kebenaran yang baru saja terungkap. Dengan bergegas ia segera menemui Veno.


"Loh kok om Irwan belum pulang? kenapa balik lagi?" dengan wajah heran Veno bertanya sambil memandang Rega yang juga terlihat tegang.

__ADS_1


"Nak Veno, ada yang mau om bicarakan sama nak Veno" ujar pak Irwan


"Apa itu om? apa tentang Senja ya om?"


"Bukan nak Veno, ini tentang Rega"


"Rega? Emang ada apa dengan Rega om?" sambil melirik Rega yang berdiri disamping pak Irwan.


Veno terlihat begitu penasaran dengan sesuatu tentang Rega.


Di kantin rumah sakit...


Di sudut kantin terlihat wajah ceria Veno seolah ia begitu bahagia mendengar apa yang dituturkan oleh pak Irwan.


"Begitu certianya nak Veno".

__ADS_1


"Wah itu sesuatu yang patut disyukuri om, dan aku ikut senang dengan ini semua om, sekarang rencana om apa selanjutnya?"


"Om dan Rega berencana mau melakukan tes DNA, hanya sebagai penguat saja bahwa kami memang ayah dan anak yang sudah lama terpisah".


"Iya bagus itu om, aku setuju karena bisa saja nanti ada yang berusaha memanfaatkan keadaan ini".


"Ya udah kalau gitu kita kembali dulu ke tempat Senja! nanti disana kita buat janji dengan dokter untuk tea DNA" sahut lak Irwan.


...****************...


Saat di ruangan Senja dirawat, pak Irwan dan Rega sepakat untuk melakukan tes DNA dan berencana untuk menemui dokter, sementara itu Veno berusaha menghubungi kedua orang tuanya dan menceritakan semua yang terjadi antara Pak Irwan dan Rega.


Bagaimanakah hasil yes DNA antara pak Irwan dan Rega? Yuk simak twrus ceritanya di bab berikutnya ya!


Bersambung....

__ADS_1


__ADS_2