
Pak Irwan dan Rega sepakat untuk melakukan tes DNA, sementara itu Veno berusaha untuk memberitahu kedua orang tuanya tentang kejadian yang dialami oleh Rega dan pak Irwan.
Pak Irwan dan Rega pergi menemui dokter untuk mengajukan tes DNA, dan mereka pun menunggu jadwal pengambilan sample keduanya.
Saat hari itu tiba ... Pak Irwan dan Rega pun melakukan tes dengan ditemani pak Syafiq dan bu Risna. Namun mereka harus menunggu beberapa hari lagi untuk dapat mengetahui hasilnya.
Sementara itu dilain tempat, Veno dengan setia menunggu kesadaran Senja dari komanya, dengan telaten ia merawat Senja.
"Sayang, kamu kapan bangun sih, aku udah nggak sabar ingin cerita tentang Rega yang udah donorin darahnya buat kamu dan juga cerita tentang pertemuan antara papamu dengan Rega yang ternyata adalah anak kandung dari papamu sayang, yang itu artinya dia adalah kakak kandungmu yang telah lama hilang. Sayang ayo sadarlah" Veno tak hentinya mengajak Senja bicara hingga tanpa ia tahu, perlahan Senja mulai membuka matanya.
"Pa.. Pa..". Terbata Senja memanggil papanya dan itu membuat Veno kegiranagan.
"Sayang kamu sudah sadar, alhamdulillah terima kasih ya Allah, Engkau perkenankan do'a kami, Engkau kembalikan Senja kami, terima kasih atas segala karuniaMu aamiin". Do'a Veno seketika.
"Kak Veno ini kita ada dimana?" Senja mencoba melihat sekeliling.
"Sayang, kita ada di rumah sakit, kamu mengalami kecelakaan dengan papa saat hendak kerumah kakak untuk merayankan ultah kakak sekaligus acara pertunangan kita sayang, apa kamu tidak ingat dengan kejadian yang menimpamu sayang?". Dengan lembut veno menjelaskan pada Senja.
"Iya kak aku baru ingat, sekarang papa dimana dan bagaimana keadaan papa?" tanya Senja dengan raut sedih
"Papa udah sehat sayang, malah sekarang lagi tes DNA sama Rega untuk menguatkan bukti kalau Rwga itu kakak kandung kamu sayang".
__ADS_1
"Apa kak? Kak Rega itu kakak kandung Senja? Beneran kak?" Senja merasa kaget.
"Iya sayang itu sebabnya sekarang papa sedang tes DNA biar semuanya jelas, udah sekarang kamu istirahat ya, kakak mau panggil dokter sekalian kasih tahu papa sama Rega kalau kamu udah siuman, tunggu ya sayang". Veno dengan lembut menjelaskan
"Iya kak, cepetan balik ya aku ngk mau sendirian disini!". Rajuk Senja
"Iya sayang, aku nggak akan lama kok, lagian aku nggak mau jauh jauh lagi dari kamu, ya sudah sekarang aku pergi dulu ya sayang". Senja pun mengangguk lemah.
...****************...
Sementara itu di ruangan seorang dokter...
"Pak Irwan, tunggu beberapa hari lagi ya, sebab tes ini memerlukan pemeriksaan yang akurat, jadi harap bersabar ya!"
"Ya sudah kalau gitu kami permisi ya dokter, karena kami juga mau menjenguk Senja, anak saya, mari dokter terima kasih sebelumnya dok".
"Iya sama sama pak".
Baru saja mereka akan keluar dari ruangan dokter, tiba tiba saja Veno datang.
"Permisi dokter" ucap Veno
__ADS_1
"Loh Veno" ucap pak Irwan dan pak Syafiq berbarengan
"Ada apa kemari Ven?" tanya bu Risna
"Ini mah, Veno mau ngabarin kalau Senja udah sadar barusan ma, pa, om, sekalian mau panggil dokter untuk periksa keadaan Senja" jawab Veno membuat mereka semua melongo.
"Apa benar yang barusan kamu bilang Ven?" tanya bu Risna.
"Iya ma beneran, makanya ayo ikut Veno ke ruangan Senja!" ajak Veno
Mereka semua akhirnya menuju ke ruangan Senja.
Bagaimanakah hasil tes DNA antara pak Irwan dan Rega dan bagaimana pula reaksi Senja setelah tahu kalau Rega sebenarnya adalah kakak kandungnya yang telah lama mengjilang?
Yuk simak twrus kelanjutan kusahnya pada bab berikutnya!
Bersambung...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1