SERI HELGA ANABELLE: Jiwa

SERI HELGA ANABELLE: Jiwa
SCENE 18: Tuntutan Dunia Bawah


__ADS_3

   Hari demi hari terus berlalu, tidak terasa sudah dua Minggu lamanya Helga terbaring lemas di rumah sakit. Makin lama kondisinya semakin membaik. Hal ini membuat keluarganya sangat senang.


   Lalu, terjadilah momen yang tidak disangka-sangka, yang mana, untuk pertama kalinya dalam sejarah, seorang Helga Anabelle Sanjaya pulang sekolah bersama dengan musuh bebuyutannya, Christian Samuel.


   Sejak tadi, Helga merasa kalau mereka sedang dibuntuti oleh beberapa orang. Benar saja, saat melirik ke belakang, ia dan Christian melihat lima orang lelaki yang berjalan tepat dibelakang mereka.


   "Wajah-wajah yang belum pernah aku lihat. Apa mereka lawan kita?" Tanya Helga pada Chris.


   Chris mengangguk. "May be yes. Wajah mereka aneh begitu. Apa kamu mau bermain-main dengan mereka sebentar?"


   Helga menggeleng. "Aku baru saja sembuh, Chris. Jadi kamu saja yang melawan mereka."


   Seperti kehilangan kontrol, tiba-tiba kelima orang itu mengeluarkan benda tajam dan menggumamkan kata-kata semacam bunuh, bunuh, bunuh. Lalu menyerang secara tiba-tiba. Untung Helga dan Chris bisa menghindar.


   "Apa mereka lagi mabuk? Itu bukan mata orang waras!" Ujar Chris. Ia menggunakan jurus tangan bayangan untuk melumpuhkan lawan. Meski dalam jarak jauh, banyak orang yang terlempar. "Sebenarnya mereka itu apa?"


   "Aku merasakan ada aura yang aneh. Bukan milik orang biasa. Ah, itu dia!" Helga menunjuk ke seseorang yang bersembunyi di balik tembok pembatas. Karena ketahuan, orang itu hendak melarikan diri. Namun urung karena tiba-tiba kepalanya dipukul oleh seseorang hingga tidak sadarkan diri. Sakit gak tuh? Emang enak?


   "Sepertinya aku keduluan lawan, ya!" Kata Alda mode manusia setelah memukul makhluk aneh tadi dengan tongkat kasti. Ia bisa berubah menjadi sosok Guide maupun manusia sebagai kelebihannya.


   "Lho, bukankah dia siluman dari Dunia Bawah?!" Kata Helga saat melihat makhluk yang berhasil dikalahkan oleh Alda. Sebagai anak indigo, Helga bisa tahu makhluk itu berasal dari mana dan apa saja kekuatannya.

__ADS_1


   "Benar. Dia memang penduduk Dunia Bawah, salah satu kawanan musuh yang menunggu ditempat tugas mu kali ini."


   "Dunia bawah?" Tanya Christian heran. Meski ia seorang pengendali namun ia belum pernah mendengar istilah alam lain seperti itu. Berbeda sekali dengan Clara.


   "Tempat persembunyian para kriminal dari dunia lain." Jawab Alda. "Awalnya ada organisasi kriminal yang didirikan 4 siluman hewan suci dan menjadikan Kota Ntiru sebagai tempat persembunyian mereka. Entah sejak kapan berduyun-duyun para pelarian berkumpul di sana dan sekarang dan sekarang menjadi kota penjahat yang tidak bisa di masuki siapapun. Lalu mereka menodong dunia arwah dengan satu tuntunan."


   "Tuntutan?"


   "Mereka minta hak untuk pindah ke dunia manusia! Sebenarnya dunia arwah membuat dinding di perbatasan dengan dunia arwah agar hewan suci tidak bisa keluar masuk seenaknya dari dunia bawah. Jadi mereka terkurung di sana. Mereka minta agar dinding itu dilepaskan!"


   "Cuekin saja tuntutan seperti itu." Suruh Helga. Bila dinding pelindung dilepas maka siluman dunia arwah akan bebas keluar masuk dan membuat kekacauan di dunia manusia.


   "Lihat orang-orang yang menyerang mu!" Pinta Alda. Helga menoleh. Dari mulut penyerang Helga dan Chris keluar hewan kecil mirip serangga yang menjijikkan. Nama hewan itu adalah serangga perubahan kejahatan, serangga parasit yang menyukai hati yang lembab dan kelam. Hati yang didiami serangga ini akan terdorong dengan kuat untuk mengamuk, melakukan kerusakan, dan pembunuhan. Tampaknya siluman hewan suci sudah melepaskan beberapa ribu serangga perubahan kejahatan di kota ini."


   "Itu tidak mungkin! Itu serangga yang tak kelihatan oleh manusia biasa. Dimata manusia biasa, mereka cuma kelihatan sebagai pembunuhan acak yang gila. Hanya satu cara memusnahkan serangga perubahan kejahatan, yaitu dengan cara merusak seruling serangga yang dimiliki mereka!" Sahut Alda, "Kalau seruling itu di hancurkan serangga perubahan kejahatan jadi tidak bisa hidup di dunia manusia. Katanya mereka akan menyerahkan seruling itu kalau dinding pelindung di hancurkan. Tapi kalau dinding itu dihancurkan maka habislah semuanya. Satu kota ini dalam waktu satu hari saja isinya akan dibunuh oleh mereka."


   "Kalau begitu caranya hanya..." Helga mulai was-was. Jangan sampai ...


   "Ya, kamu harus merebut dan menghancurkan seruling itu!"


   "Oi, memangnya aku harus masuk sendirian ke markas penjahat yang berbahaya seperti itu? Aku kan sudah tidak bisa lagi menggunakan kekuatan pengendali ku!" Kata Helga. Ia tidak habis pikir dengan bocah yang selalu memberinya tugas yang susah disaat kekuatannya di segel.

__ADS_1


   "Di sini masih ada satu lagi, lho!" Sahut Chris tiba-tiba. Alda terperanjat kaget.


   "Waduh, Christian, kamu mendengar pembicaraan kami, ya?" Tanya Alda kalang kabut. Agaknya ia lupa kalau Christian ada disana.


   "Dengar, sih. Aku juga bisa melihat serangga itu. Jadi tidak bisa diam saja, dong. Meski ini tidak ada hubungannya dengan tugasku untuk menyegel para siluman monster, kalau kita tidak segera merebut dan menghancurkan serangga perubah kejahatan itu, ribuan orang berbahaya akan muncul dan berkeliaran di kota ini!". Tumben Chris mau terlibat seperti ini. Apa mungkin karena Chris yang jantan mencintai tanah kelahirannya, ya?


--- Dunia Bawah ---


   Tiga jam kemudian, Helga dan Chris sudah berada di dunia bawah. "Itu istana labirin yang menjadi tempat keberadaan musuh!" Kata Helga. Dulu, ia juga pernah tinggal di sini. Pertemuan pertamanya dengan Alda pun juga terjadi di sini. Sudah lama sekali ia tidak datang ke sini. Rasanya tidak banyak yang berubah.


   "Tidak apa-apa, nih? Mungkin ini tidak akan selesai dengan penyegelan biasa, lho!?" Kata Helga memperingatkan.


   "Mana bisa aku serahkan nasib kota padamu sendirian?" Sahut Chris, "Lagipula aku juga tidak bisa membiarkan mu menyelesaikan masalah dalam kondisi seperti itu!" Imbuhnya.


   Tiba-tiba, Helga dan Chris dikejutkan oleh kemunculan makhluk-makhluk aneh yang mencium bau manusia pada mereka. Makhluk itu bernama setan lapar busuk. Penduduk tingkat terendah di dunia bawah. Makanan utamanya adalah daging busuk. Namun yang jadi favoritnya adalah manusia. Menurut siluman hewan suci, mereka harus berusaha keras untuk menaikkan tunggakannya.


   Helga dan Chris pun menghajar mereka. Seolah tak ada habis-habisnya, setan lapar busuk itu terus berdatangan. Kedua anak itupun dengan cepatnya terkepung. Jumlah mereka terlalu banyak. Kalau terus begini mereka pasti akan kalah.


   "Oi, kalau diam seperti ini maka kalian tidak akan masuk ke dalam istana, dong!" Kata seseorang tiba-tiba. Tak lama kemudian, dua orang berpakaian tertutup menyerang setan lapar busuk dan berlari kearah Helga dan Chris.


   "Kalau cuma berdua susah, kan? Mau kami bantu?" Tawar salah seorang dari mereka.

__ADS_1


   "Kalian? Kenapa?!"


*****


__ADS_2