Si Bersih & Si Jorok

Si Bersih & Si Jorok
Bab 10 Teman lama


__ADS_3

Paginya di sekolah Marsya cerita pada Kiki dan Fajar kalau ia bertemu Dovan dan seorang anak cewek"


"Dovan nonton? kamu nggak salah Sya?" tanya Fajar keheranan. Setahu dia Dovan cuma senang panjat tebing, naik gunung dan olah raga ekstrim lainnya.


"Iya dia sama ceweknya"


"Dovan punya cewek?" Kiki terlihat penasaran.


"Iya"


Apa mungkin yang di maksud Marsya itu adalah Monic adik tiri Dovan.


"Emang ceweknya Dovan kayak gimana orangnya Sya?" tanya Fajar memastikan jika itu benar Monic.


"Ya cantik sih mukanya Indo gitu"


Tuhkan bener si Monic, gue udah ngira Dovan pasti diajak Monic nonton.


"Kenapa Jar kamu kenal Samma ceweknya Dovan?" tanya Kiki.


"Oh nggak"


"Lu kenapa kok kayak cemburu gitu sih Sya?" tembak Kiki yang membuat Marsya langsung salah tingkah.

__ADS_1


"Cemburu sama si kucel itu?! ih enggak!"


"Ya kalau kamu nggak cemburu kenapa kelihatan sewot banget, setahu aku Dovan nggak pernah ganggu kamu kenapa kamu kayaknya usil banget sama dia?" Kiki langsung mencecar Marsya.


"Ya....ya karena emmm ...ya dia ganggu pemandangan aja"


"Udah deh Sya jangan usil kalau nggak mau Dovan gangguin kamu" kata Kiki lagi. Marsya cuma terdiam kedua temannya malah belain Dovan.


Sepulang sekolah seperti biasanya Marsya langsung pulang ke rumah. Perutnya sudah lapar dan ingin makan masakan mama.


Di rumah Marsya terlihat sedang ada tamu karena ada mobil lain terparkir di halaman.


Kalau di lihat dari plat mobilnya sepertinya Marsya tahu siapa tamu papa dan mama.


"Hai Marsya kemari sayang, kasih salam dulu sama om dan Tante Sungkono" kata Papa dengan antusias.


Tapi tumben banget keluarga Sungkono datang ke rumah...


Marsya melihat ke arah anak wanita keluarga Sungkono yaitu Mila. keduanya langsung salaman dan cipika cipiki. Marsya dan Mila akrab sejak kecil sebelum keluarga itu berpindah kota.


"Hai Sya kamu makin cantik" kata Mila yang juga tak kalah cantik dari Marsya.


"Makasih mil, kamu juga nggak berubah sejak dulu"

__ADS_1


"Marsya besok Mila masuk ke SMA yang sama lho sama kamu" kata mama.


Jadi aku sama Mila satu sekolah? asyik jadi punya teman yang kinclong dan Mila pasti nggak kayak Kiki sama Fajar yang sukanya membela Dovan.


"Marsya seneng deh kalau kita satu sekolah"


"Besok berangkat bareng ya Sya" kata Mila..


"Dengan senang hati Mil"


Keluarga Sungkono pulang cukup malam, setelah puas mengobrol dan berbincang dengan keluarga Marsya. Mereka pamit bahkan Mila sampe ketiduran di sofa. Marsya membangunkan Mila memintanya untuk menginap tapi Mila memilih pulang ke rumahnya yang baru.


"Besok saja kita bertemu di sekolah ya" kata Mila sambil menahan kantuk.


"Oke deh kalau gitu"


Marsya juga langsung tidur begitu tamu sudah pulang. Ia merebahkan diri di kasur empuknya dan memeluk guling.


Sedikit terlintas perkataan Kiki tadi pagi di sekolah yang menuduh Marsya cemburu sama Dovan.


Kiki lucu sekali, mana mungkin aku cemburu sama si buthek itu. Buat apa kayak nggak ada yang lain aja. Mending juga cemburu sama Rizky.


Tapi ngapain Rizky pinjam duit ya tadi?

__ADS_1


Marsya langsung bangun dan memeriksa lacinya. Di bukanya tabungannya dan ia meraih lembaran uang untuk di pinjam Rizky besok.


.


__ADS_2