Si Bersih & Si Jorok

Si Bersih & Si Jorok
Bab 11 Murid Baru


__ADS_3

Marsya dan Mila berangkat sekolah bersama. Marsya mengenalkan Mila pada Kiki dan Fajar juga ke teman-teman yang lain. Mila kebetulan satu kelas dengan Marsya.


"Eh aku jalan-jalan ke sekitar sekolah dulu ya, sekalian ngambil foto mumpung belum bel masuk pelajaran" kata Mila.


Mila memang hobi memotret dengan kamera canggihnya. Ia suka mengabadikan gambar hewan dan pemandangan. Tapi kali ini Mila ingin mengabadikan setiap sudut sekolah.


Langkah Mila terhenti ketika melihat seorang siswa sedang climbing. Ia melepas seragamnya dan mengenakan kaos hitam serta celana abu-abu. Beebberapa siswa lain berkumpul di bawahnya dan bersorak Sorai memberi semangat.


Mila langsung membidikan lensa kameranya ke arah siswa itu. Kebetulan ia dapat gambar bagus. Mila mengamati wajah tampan siswa macho dan terkesan cool itu.


Nanti akan ku tanyakan pada Marsya siapa dia?


Bel berbunyi semua siswa di wajibkan masuk kelas untuk kegiatan belajar.


Mila memperkenalkan diri di depan kelas sebelum pelajaran di mulai.


Pagi itu pelajaran matematika. Mila termasuk murid yang cerdas dalam pelajaran matematika.


"Sya kamu kenal cowok ganteng yang suka climbing itu nggak?" Bisik Mila disela jam pelajaran.


"Siapa?" Setahu Marsya yang hobi climbing ya salah satunya si Dovan.


"Nanti aja pas jam istirahat aku kasih lihat fotonya ke kamu"

__ADS_1


"Oke..."


Bel istirhat berbunyi, Marsya, Kiki dan Mila pergi ke kantin.


"Fajar mana?" Tanya Mila.


"Paling juga udah di kantin sama si kucel"


"Si kucel siapa?"


"Duh nggak penting, kalau kamu lihat dia pasti juga Ilfiel. Jorok ,kucel lagi"


"Masa sih?"


Kiki cuma geleng kepala sudah bosan mendengar gerutuan Marsya soal Dovan. Padahal Kiki dan Fajar Thu kalau sebenarnya Marsya naksir sama Dovan tapi dia belum ngerasa aja.


"Sya kamu nggak berubah ya, masih aja ribet kayak gini?" Tanya Mila yang asyik menuangkan saos sambal dan kecap ke mangkuk bakso nya.


"Mil kita harus jaga kesehatan, dimana-manaa banyak kuman apa lagi tuh sana" Marsya menunjuk bangku ujung. Disana duduk Dovan dan Fajar yang juga sedang makan siang.


Mila mengamati dari kejauhan dan menghentikan makan nya.


Itu kan cowok yang tadi pagi, oh itu cowok yang bikin Marsya Ilfiel?

__ADS_1


"Sya tu cowok siapa?"


"Cowok mana?"


"Itu yang makan sama Fajar, cowok itu yang mau aku tanyain ke kamu"


"Hah aku nggak salah denger Mil?!"


"Emang kenapa?"


"Kamu nggak lihat dia jorok gitu? Kucel, dekil lagi"


"Kamu jangan gitu dong Sya, dia nggak jelek kok, ganteng malah"


"Nah kan! Apa gue bilang Sya kalau si Dovan tu ganteng. Lu aja yang berlebihan ma dia" Kiki antusias menimpali percakapan Mila dan Marsya.


"Iya Sya, kalau soal penampilan kan bisa di rubah. Mukanya aja Indo gitu, keren tau" Mila dan Kiki tersenyum puas melihat Marsya cemberut sembari memandang Dovan.


"Hai Sya .." Rizky menghampiri Marsya, Mila dan Kiki yang sedang membahas Dovan.


"Seru banget kayaknya lagi ngomongin apa sih?"


Pasti nih cewek-cewek lagi ngomongin gue. Mana murid barunya cantik banget lagi. Batin Rizky.

__ADS_1


Kiki terlihat jengah sementara Mila tidak menggubris Rizky. Mila ini lebih jeli di banding Marsya. Ia bisa melihat mana cowok yang baik dan yang playboy.


"Riz cabut yuk" Marsya masih kesal sama Kiki dan Mila, ia mengajak Rizky ke perpustakaan.


__ADS_2