Si Bersih & Si Jorok

Si Bersih & Si Jorok
Bab 15 Makan Di Kaki Lima


__ADS_3

Dovan dan Mila bertemu di pusat perbelanjaan seperti janji mereka kemarin. Mila mengajak Dovan nonton film laga terbaru.


Film belum selesai di putar tapi Mila melihat Dovan sedikit bosan. Akhirnya keduanya keluar dari pusat perbelanjaan dan jalan-jalan di area penjual makanan kaki lima.


"Mil coba itu yuk katanya enak" Dovan menunjuk sebuah stand kaki lima yang berjualan sate kambing.


"Yuk baunya sih harum banget makanannya kayaknya enak"


Jadilah keduanya duduk di kursi kayu dan menikmati pesanannya.


Dovan memesan sate kambing sementara Mila memesan sup kaki kambing.


"Mil kamu nggak jaim ya"


"Jaim kenapa?"


"Biasanya cewek cantik kayak kamu nggak mau diajak makan di tempat seperti ini"


"Aku sih malah senang Van kalau makan di tempat seperti ini lebih enak"


Dovan tersenyum memandang Mila.


"Oh ya Van setelah lulus nanti kamu mau kemana?"


"Disini aja kayaknya Mil"


"Kamu nggak lanjutin kuliah di luar? atau kamu nggak masuk anggota gitu biar jadi jenderal kayak bapak kamu?"


"Bapak sih minta aku buat masuk anggota gitu tapi aku punya keinginan lain Mil"


"Kalau boleh tahu apa keinginan kamu?"


"Aku kepingin jadi pengusaha Mil"


"Wow hebat banget Van semoga terlaksana ya"


"Makasih Mil, kamu sendiri gimana?"


"Kalau aku mau jadi dokter Van"


"Wah hebat dong"

__ADS_1


"Dari kecil aku dan Marsya punya cita-cita yang sama mau jadi dokter"


Dovan mengangguk, ia membayangkan Marsya akan terlihat sangat cantik dengan baju kerja seorang dokter. Dovan juga membayangkan pasti Marsya akan ngomel kalau pasiennya tidak bersih alias jorok.


"Kenapa Van kok kamu ketawa gitu?" Mila heran melihat Dovan senyum-senyum. dan menahan tawa.


"Enggak, aku cuma kebayang aja kalau Marsya jadi dokter"


"Emang kenapa?"


"Pasti dia bakalan ngomel terus ke pasiennya"


"Hahaha bener juga kamu Van, dia pasti marah kalau lihat pasiennya tidak jaga kebersihan"


Mila tertawa tapi dalam hati ya ia merasa getir. Dovan sedang bersamanya tapi yang berhasil menghibur dan membuatnya tertawa adalah Marsya.


"Oh ya Van menurut kamu Marsya itu seperti apa sih?"


"Kenapa kamu nanya begitu?"


"Mau tahu aja"


"Ya dia tukang ngomel, nyebelin dan suka sok paling bersih ..tapi lucu sih"


"Van kamu suka ya sama dia?"


Dovan terdiam ia tidak menjawab pertanyaan Mila.


"Mungkin aku bisa bantu kalau kamu beneran suka sama dia"


"Nggak perlu kok Mil, lagian aku juga sadar kalau aku ini si Jorok nggak bersih seperti tipenya Marsya"


"Yah itukan bisa di rubah Van"


"Nggak tahu Mil"


"Nanti keburu Marsya sama.yang lain lho"


"Nah itu dia sudah sama Rizky"


"Tapi mereka baru berteman kok, kayaknya Marsya nggak tertarik sama Rizky"

__ADS_1


"Masa sih tapi mereka sering bareng"


"Kita juga sering bareng tapi buktinya kita cuma berteman, kamu nggak suka sama aku ...ya kan?"


"Iya ya kita juga cuma berteman"


Jawaban Dovan barusan serasa mengiris hati Mila. Ia berharap lebih, Mila berharap Dovan akan menjawab kalau ia menyukai Mila.


"Bang! kok lu disini?"


Mila tertegun menatap gadis berwajah indo yang baru saja menepuk bahu Dova.


"Lu lagi..." wajah Dovan terlihat malas.


"Eh siapa nih cantik banget?" tanya Monic sok tahu. tidak sengaja ia bertemu Dovan dan Mila di kaki lima. Monic memutuskan ikut bergabung makan dengan Dovan dan Mila.


"Aku Mila"


"Aku Monic adiknya bang Dovan"


Ada kelegaan di wajah Mila, rupanya gadia indo itu adiknya Dovan.


"Cepet makannya"


"Iya..."


Mila memandang keakraban Kaka beradik di hadapannya. Wajah mereka sama-sama indo tapi keduanya sama sekali tidak mirip.


"Pak bungkus sate kambing satu porsi ya" teriak Monic.


"Buat siapa? kamu kan sudah makan disini?" Dovan sebenarnya sudah tahu kalau sate itu pasti buat bang Arya.


"Hehe buat bang Arya"


"Dasar centil! pak saya juga bungkus satu!"


"Hah Abang beli buat siapa? bang Arya juga?"


"Beg* lu! buat mbok Yem lah"


"Oh hehe"

__ADS_1


Mila tertawa melihat Dovan dan Monic. Mila membayangkan keseruan di rumah Dovan. Pasti dia dan adiknya sering bercanda.


__ADS_2