
Dengan langkah Gontai Pangeran kembali ke Istana dan siap menerima amukan dari ke dua orangtuanya dan Jendral fang.
Saat tiba di kediaman Pangeran menjelaskan Kejadianya secara detail.
"Sialan… dimana putriku hah? kenapa kau tak becus menjaganya", Amuk jendral fang kepada pangeran Hans.
Pangeran hans hanya bisa terdiam dan merenungi kebodohanya.
"Hu huu huuuu", Ratu Venus yang mendengar jika Putri Aurora menghilang hanya bisa menangis.
Raja Artur pun terdiam saat Anaknya terkena Amukan jendral fang karna jika dia menjadi jendral fang, Raja George juga akan mengamuk.
"Sudahlah jendral, Dengan marah - marah tak akan bisa menyelesaikan masalah, Sebaiknya kita mencari sebelum semakin memburuk", Ucap Raja George yang mencoba menenangkan Jendralnya.
Jendral fang hanya berdehem, lantas keluar untuk menyiapkan pasukan untuk mencari putrinya yang hilang.
"Ayah maafkan aku yang tak becus menjaga Putri aurora" ucap Pangeran Hans dengan Sendunya. "Ayah sebaiknya di Istana saja untuk menjaga Ibu". Raja george hanya mengangguk lantas menuntun Istrinya kedalam kamar dan menenangkanya.
Beberapa menit berlalu
Rombongan Pangeran hans dan Jendral Fang akhirnya sudah sampai didalam hutan.
__ADS_1
Dengan membawa obor untuk penerang karna hari sudah menunjukkan malam.
"Kau pangeran dan beberapa prajurit mencarilah di sebelah utara dan timur, sedangkan Aku akan mencari sebelah barat dan selatan" ucap Jendral Fang dengan dinginya. "Emmm… baik jendral".
Akhirnya rombongan tersebut dibagi menjadi dua belah pihak yang dipimpin Pangeran Hans dan Jendral Fang.
"Putri… kau dimana" Batin Pangeran Hans yang merasa sangat bersalah.
Beberapa jam sudah Dua rombongan tersebut mencari Putri Aurora namun belum mendapatkan hasil.
"Prajurit", Teriak pangeran hans memanggil anak buahnya. "Iya pangeran, ada apa" jawab mereka dengan serentak. "Utuslah satu atau dua prajurit untuk mengabari Jendral fang bagaimana dengan pencarian ini, Istirahat dan pulang ke istana atau tetap melanjutkan sampai esuk pagi", Titah pangeran Hans. "Baik pangeran". Akhirnya dua prajurit keluar dari rombongan untuk menyampaikan titah tersebut.
Beberapa waktu kemudian datanglah kembali Utusan Pangeran hans.
Pangeran menghela nafas dan rasa bersalahnya semakin besar.
"Kita akan tetap melanjutkan pencarianya, dan jika ada yang keberatan silahkan kembali ke Istana", Ucap Pangeran Hans dengan Tegasnya.
"Tidak pangeran, Kita akan tetap bersama", Balas Semua Prajurit dengan serempak.
Pangeran Hans yang mendengarnya tersenyum dan cukup bangga dengan kesetiaan Para Prajuritnya.
__ADS_1
Hingga akhirnya pencarian tetap dilakukan hingga fajar menjemput.
Fajar telah tiba Namun sayang usaha yang mereka lakukan nampaknya sia - sia.
karena baik dari rombongan Jendral Fang dan Pangeran Hans tidak menemukan Putri Aurora sama sekali.
dan kedua belah pihak bertemu kembali di Titik awal pencarian
Dengan tangan hampa kedua belah pihak tersebut kembali ke istana.
Singkat cerita
Jendral Fang dan rombongan lainya sudah sampai di Istana, dan melaporkan hasil pencarian.
Ratu venus yang mendengarnya kembali bersedih dan sampai syok lalu pingsan.
Raja George yang tak tega dengan istrinya, Karena sudah sangat menyanyangi putri Aurora seperti Anaknya sendiri sehingga memutuskan untuk pencarian besar - besaran.
500 Prajurit dikerahkan untuk pencarian
namun sayang sudah mencari Satu minggu lamanya putri Aurora tidak ditemukan...
__ADS_1
"Putriku Kamu dimana nak…" Batin Jendral Fang yang sekarang tubuhnya sedikit kurus semenjak putrinya menghilang, Jendral fang kurang memperhatikan kesehatanya.