SIAPA AKU?

SIAPA AKU?
7


__ADS_3

Kini didaerah Kerajaan Archein yang dimana masih tentram, aman dan damai tanpa dijamah oleh para penjajah.


Dengan Tenang penduduk menjalankan Aktivitas sehari - hari mereka dengan biasa tanpa beban.


Tanpa disangka jika ketenangan tersebut sebagai pembuka hari berdarah akan dimulai.


Bagaikan Anak polos yang tak tau apa - apa, kini diincar dengan rencana matang oleh penjahat. Begitu tenang dan terperinci namun Happp… langsung ditangkap.


Keadaan Tentram tak menjamin suatu wilyah terkena dampaknya, Justru karena dinilai sebagai wilayah yang aman, banyak pengungsi - pengungsi yang kabur menumpang kewilayah kerajaan Archein.


Mencari harapan serta kehidupan layak bagi orang terkasihi.


Pemerintahan Disana dibuat kerja dua kali lebih keras karna banyaknya pengungsi - pengungsi yang terus berdatangan layaknya air yang mengalir tanpa hambatan.


Over penduduk tidak dapat dielakan serta banyak yang menjadi gelandangan dadakan.


Namun karna kebaikan seseorang keprihatinan di daerah pusat kerajaan Archein sedikit terkontrol.


Siapa lagi kalo bukan Criss dan Istrinya Daisy yang dengan baik hati membagikan koin - koin emas untuk menunjang dan menyetabilkan keadaan disana.


Tanpa embel - embel ingin dikenal sebagai orang murah hati atau ingin di agung - agungkan sebagai dewa penyelamat. Tidak, itu semua murni sebagai bentuk rasa syukur kehamilan Istrinya yang berjalan lebih lama dari yang dulu sering keguguran.

__ADS_1


Yang dimana setiap berumur tiga bulan saja sudah keluar gumpalan daging yang memyedihkan mata memandang, Dan kini sudah berjalan hampir tujuh bulan lamanya usia kandungan Daisy yang sehat rohani dan jasmani.


"Tuan barusan orang - orang kita telah memberikan kabar akan ada rombongan pengungsi yang datang sekitar lima ratus orang", Lapor Pekerja Criss yang akhir - akhir ini disibukan dengan pekerjaan mulia.


"Baik terimakasih, Siapkan seluruh pekerja dirumah untuk menyiapkan santunan bagi para pengungsi nanti, usahakan terbagi rata seperti pada umumnya", Dengan santai Criss memberikan Titah yang padahal merugikan Dirinya, Namun karena kencintaanya pada sesama membuat Criss serta keluarganya tak tega hidup kaya sendirian.


Dengan baik pekerja mendengarkan titah tersebut lalu izin pamit undur diri melaksakan tugas.


Tak lama muncul Daisy keluar dari zona nyamanya.


"Sayang kau tak apa - apa?" , Dengan gurat kecemasan yang kental Criss bertanya kepada istrinya yang merasa kelelahan yang sekedar dari kamar menuju ruang keluarga.


"Harusnya aku tak menghamili Daisy", Batin Criss dengan lesunya.


"Aku tak apa sayang, itung - itung olahraga menjelang kelahiran", balas Daisy diiringi kekehan kecil untuk menghibur sang suami.


Dengan posesifnya Criss langsung menarik Daisy keatas pangkuanya dan dilingkarkan tanganya ke pinggang Daisy seerat - eratnya takut jatuh terjungkal.


Diciuminya pipi Daisy yang mulai menggembul lucu dan empuk bagai Squishy.


"udah turunkan aku sekarang berat", rengek Daisy dengan segala upayanya melepaskan diri dari pencuri waktunya.

__ADS_1


Malu akan terpergok pelayan lewat atau bahkan mertuanya, yang padahal sudah menjadi makanan sehari - hari bagi penghuni rumah, yang juga ikut bahagia dengan kebahagian Criss dan Daisy.


"Ngga sayang, kamu tambah cantik pas hamil, aku jadi tak rela mengajakmu keluar rumah", Perkataan Criss bagaikan petir yang menggelegar Duarrr…


"Ap-apa apan ini, Ayo cepat beri alesan", Batin Daisy yang panik setengah mati.


Semenjak hamil enam bulan, Daisy kini dikekang tak boleh kemana - mana dikarenakan alasan keselamatannya dan calon babynya.


Sangat, sangat menjadi suami yang siaga merupakan impian Criss saat ini.


Akhirnya dengan jurus seribu alesan Daisy mulai melancarkan Aksinya.


"Hikss… sekarang kau tak sayang aku, Apa apaan ini aku bagaikan tawananmu, aku hanya ingin jalan - jalan denganmu dan calon anak kita, apa aku terlalu berharap? Hikss", Dengan wajah dibuat sesedih sedih mungkin serta akting yang mumpuni membuat Criss terketuk hatinya lebar - lebar.


"Apa aku terlalu mengekangmu Daisy? maafkan aku ya, sekarang mari kita jalan - jalan dan lakukan kegiatan sesukamu asalkan jangan terlalu lelah"


Daisy yang dipangkuan Criss menangis bahagia mendapatkan angin segar dan kebebasan sementara.


"Akhirnya - akhirnya aku bebas", Ucap Syukur batin Daisy.


"Mari sayang, let's go" Ajak Daisy penuh semangat membara.

__ADS_1


__ADS_2