
Sudah dua minggu ini Criss dan Daisy melakukan perjalanan bisnis dan mereka sudah mengunjungi Kota B, Kota yang merupakan Bagian Utara kerajaan Archein.
Dengan membawa rombongan yang terdiri enam orang yaitu Criss,Daisy, dua karyawanya serta dua kusir untuk bergantian membawa kereta.
Untuk jadwal yang kedua yaitu wilayah pedesaan Kerajaan Ternace yang dimana wilayah pedesaan tersebut terlatak di timur laut Istana Ternace.
Perjalanan yang dibutuhkan cukup lama karena mereka ON THE WAY dari wilayah Utara kerjaan Archein dan kurang lebih membutuhkan waktu lima hari perjalanan.
Cukup menyenangkan apa lagi untuk pasangan yang baru saling kasmaran, saling meluapkan cinta mereka untuk kekasihnya.
Tak membosankan karena diisi dengan tingkah laku yang nglawak serta dibumbui dengan main kuda - kudaan.
Yang dimana Kadang Criss menjadi Kuda dan Daisy menjadi penumpangnya atau kadang - kadang menjadi dua - duanya dalam satu waktu.
Setiap malam akan tiba rombongan tersebut akan selalu mencari penginapan untuk bermalam karena tak mungkin tidur didalam kereta kuda.
Dengan memesan tiga kamar untuk masing - masing kamar dihuni oleh dua nyawa serta barang - barang lainya.
Malam yang harusya sunyi dan tenang ternyata tidak berlaku untuk kamar yang ditempati siapa lagi kalo bukan Criss dan Daisy.
Yang lain sudah asyik dengan mimpinya masing - masing, kini dua pasangan tersebut sedang berusaha mewujudkan mimpi yaitu hadirnya malaikat kecil.
Karena yang ditemui hanyalah penginapan yang murah membuat ranjang yang mereka gunakan menjerit tak kuat menopang tubuh serta guncangan lokal, dan seketika…
__ADS_1
Grubak…
Ranjang pun roboh dengan kaki kanan depan yang patah dan papan penyangga yang hancur karena ulah mereka.
Suara yang cukup keras cukup menyentak pemilik penginapan tersebut dan membuat punggung Daisy sakit.
Daisy yang ingin marah membatalkan niatnya karena ada yang mengetuk pintu kamar mereka
Tok... tok.. tok...
Daisy yang merajuk tak ingin membuka pintu kini digantikan Criss yang berlagak suami yang siaga.
"Malam tuan, maaf terjadi keributan apa ya? saya yang dibawah sampai kaget dibuatnya", Ucap orang tersebut yang ternyata pemilik penginapan ini.
Criss yang malu untuk menjelaskan memilih membuka pintu lebar - lebar agar si pemilik tau sendiri apa yang terjadi.
karena sebenarnya Daisy merasa malu, akhirnya dia bertingkah seolah tidak terjadi apa- apa dan memilih membaca buku yang tujuanya hanya untuk menutupi malunya, padahal yang dia baca tidak ada.
Seketika Pemilik Penginapan ingin mengoceh namun langsung menutup rapat mulutnya saat melihat Criss memegang lima koin emas sambil tersenyum penuh arti.
"Ekhemmm… maafkan kami tuan, tapi ini ada sedikit dari saya dan mohon maafkan kami sekali lagi", Pemilik yang melihat koin tersebut langsung berbunga - bunga karena senang seperti mendapat jackpot.
Yang padahal kerugian tersebut tak sampai dua koin emas, Karena tak ingin rezekinya dipatok ular pemilik tersebut langsung meeubah sikapnya selayaknya teman lama.
__ADS_1
"Akhhh tak apa tuan, jika mau silahkan hancurkan lagi yang lain dan tak lupa untuk membayarnya lagi", ucapnya tanpa malu.
Daisy yang sedari tadi meahan malunya kini berubah haluan mencoba menahan tawanya agar tak keluar detik itu juga.
"huuu dasar, liat koin aja langsung mingkem", Batin Criss yang merasa lega walaupun sedikt kesal.
"Baiklah tuan, untuk kamar yang baru ada di dua kamar samping kanan anda", imbuhnya.
Akhirnya Criss dan Daily pergi untuk menikmati kamar yang baru walaupun dengan kualitas yang sama - sama jelek.
Daisy yang masih marah langsung memoloti Criss.
"Kenapa sayang kau melotot seperti itu", Tanya Criss yang pura - pura lupa kejadian barusan padahal dalam hatinya sedang merapalkan doa agar istrinya tersebut hilang ingatan.
Namun sayang doanya tak terjawab dan Criss sedang mencoba menguatkan mental untuk menerima hukumaan dari singa yang marah itu.
"Gara - gara lu ya punggung aku penyok", ucapnya dengan api yang menyala - nyala.
"Gara - gara lu, Aku jadi badmodd", imbuhnya lagi.
" Dan gara - gara lu, badan aku sakit", imbuhnya dari imbuhnya lagi itu.
Criss yang mendengarnya hanya meringis.
__ADS_1
"Sekarang jangan harap tidur sekasur, nohh selimut buat alas dan nih bantal buat lu peluk, Bye", Ucap Daily yang langsung menidurkan tubuhnya dan membelakangi Criss yang berwajah masam.
"Bukanya seneng liburan malah jadi apes", Keluhnya dalam hati.