SIAPA AKU?

SIAPA AKU?
HARMONIS


__ADS_3

Akhirnya setelah melewati drama kecil, Daisy diberikan kebebasan untuk jalan - jalan namun dengan satu syarat yaitu tak boleh kelelahan.


Daisy yang kesenangan layaknya burung yang telah bebas kini berjingkrak - jingkrak seperti katak, Cris yang melihat merasa ngilu lantas mengingatkan jika Daisy berbadan dua.


"Sayang jangan begitu kasian anak kita kekocok didalam", Daisy yang mendengarnya langsung terpaku dan menunduk untuk melihat keperutnya yang membuncit.


"Aduhh… duhh duhhh",rintih Daisy yang baru merasakan efeknya"


"Kenapa sayang?", Criss langsung panik sejadi jadinya dan bingung harus apa.


"Perutku sakit", Rengek Daisy.


Dengan panik Criss berlari mencari siapapun orang yang dapat membantunya.


yang padahal didalam rumahnya banyak pelayan yang dapat dimintai tolongnya. Ternyata benar Kepanikan membuat orang be**go ya.


Dengan lari mondar mandir gak jelas tiba - tiba Criss mendengar suara tertawa keras milik Daisy.


"Hahahahaha kena tipu", seketika Criss berhenti mematung "Apa? ketipu?", Batin Criss yang masih linglung.


satu detik dua detik hingga lima detik Criss langsung beranjak menuju Daisy yang duduk menunggunya dengan geraham yang gemelatuk Marah Criss mengahmpiri Daisy.


"Haha- h Sa… yangg", Gugup Daisy dengan perubahan raut wajah Criss yang merah padam.


" Sudah berani ya sekarang", Perkataan Criss yang langsung membuat Daisy susah menelan ludahnya sendiri, dengan gemetar Daisy mencoba membujuk Suaminya agar tak marah dan membatalkan acara jalan-jalannya.


"Aku bercanda sayang, sudah lama tidak bercanda karena kamu disibukan dengan pekerjaanmu", perkataan Daisy membuat sendu orang yang mendengarnya.


"apa aku sudah kelewatan ya, padahal tiap dia merengek aku selalu ada untuknya, perasan juga aku ga sibuk akhir - akhir ini"


"Emmm apa benar perkataan ibu dulu jika wanita sedang hamil banyak maunya", Karena Daisy tak mendapatkan respon sama sekali kini ditambah semakin jengkel melihat suaminya yang sibuk beragumen dengan pikiranya.


"Sudah lah tak jadi pergi, aku malas", Dengan kesal Daisy menghentak - hentakan kakinya dilantai lalu pergi menuju kamar dan mengunci diri.


"Akhhh akhirnya misi sukses", Batin Criss yang lega karena pada dasarnya saat Daisy mengajaknya keluar Criss merasa tak rela dan berfikir keras untuk mengagalkan keinginan Istri tercintanya tersebut. Dengan rasa kesal nan jengkel membuat Daisy malas dan tak jadi mengajaknya pergi.


Kini Criss meninggalkan Daisy yang sedang mengurung didalam kamarnya, seperti biasa jika Daisy merjuk dia hanya akan tidur seharian. Tanpa merengek pun Criss dapat membuka pintu kamarnya, tentu saja dia yang punya kamar ototmatis punya kunci cadangan.


Secara perlahan namun pasti Criss melangkah menuju ruang kerjanya yang letaknya dipojok rumah atau terjeda tiga ruangan dari kamarnya.


Ruang kerja yang nyaman meskipun tak luas namun dapat menampung segala keperluan - keperluan pekerjaanya, dipojok ruangan kerjanya terdapat lemari besar tanpa pintu untuk menyimpan dokumen - dokumen yang pantas disimpan.


Dengan tatanan seperti ruang kepala sekolah, membuat ruangan Criss sedikit mencekam dikarenakan saat membuka pintu akan langsung diadapkan dengan meja serta kursi yang menghadap jalanya masuk serta keluar para manusia.

__ADS_1


Dengan gontai Criss masuk dan mendudukan bokongan kekursi yang empuk lalu memijak kepalanya yang sedikit pening.


"Kuharap peperangan antar kerajaan segera berakhir"


"Lama - lama aku juga akan menyusul tunawisma", imbuhnya yang merasa bimbang yang dimana jika tidak membantu rasanya tidak tenang dan jika membantu terus - terusan dia akan menjadi gembel dalam waktu dekat, dan Criss tak mau itu.


"hahhhh… pendapatan juga sedikit menurun serta pengeluaran tiap bulan semakin membengkak, membuat pusing saja", keluhnya dalam hening.


Mau tak mau Criss juga harus bekerja lebih keras lagi agar ekonominya tetap stabil dan dapat menjamin kehidupan keluarganya dari garis kemiskinan yang sekarang meningkat secara dadakan.


berjam - jam Criss duduk dikursi kerjanya mencari ide serta inovasi yang dapat mengembangkan usahanya agar tak gulung tikar.


Tak terasa malam pun tiba, Criss yang membaca sebuah dokumen terkaget memdengar ketukan pintu ruanganya.


"Sayang mau makan tidak", Teriak Daisy dengan ketusnya. Criss yang mendengarnya merasa lega dan sedikit mendumel dengan nada bicara Daisy kepadanya.


"Huh dasar, untung lagi hamil misal enggak aku kurung dikamar".


Dengan sigap Criss langsung membuka pintu dan membuat Daisy kaget karena tiba - tiba pintu terbuka menampilkan wajah tampan suaminya.


Tanpa kompromi Criss langsung menarik tangan Daisy untuk masuk keruangan kerjanya dan menutup pintu secepat kilat.


Cupp…


dengan gerakan mendorong yang pelan namun pasti yang akhirnya dapat menyudutkan Daisy dimeja lalu mendudukanya diatas meja kerjanya tersebut.


Disingkapnya gaun yang dikenakan Daisy dengan ciuman yang masih menempal tak mau lepas membuat suasana semakin gerah saja.


Posisi yang saling menguntungkan sudah tercipta membuat Criss dengan semangat menunduk dan melepaskan da*la*ma*n Daisy.


Dengan Tangan menyangganya agar tak terjungkal kebelakang membuat Daisy tak memiliki pertahan sama sekali sehingga pasrah sudah dengan perilaku suaminya.


Dilihatnya dari atas jika Criss sudah siap dengan bibirnya untuk beraksi, mengobrak ngabrik miliknya dibawah sana.


Erangan indah keluar mengiringi kenikmatan yang diciptakan Criss, semenjak Bunting lima bulan Daisy merasa nafsunya mengebu - ngebu hingga tak jarang tiap malam dia yang meminta untuk dipuaskan.


"uhhh sayang", lenguh Daisy tanpa sadar menjambak rambut Criss supaya lebih dalam tenggelam dalam lembah yang memabukan.


Dengan semangat Criss memutar - mutarkan lidahnya dan menyesap seperti biji kecil disana membuat Daisy merinding seketika.


Hingga tak lama banjir datang dan memunculkan senyum kecil dibibir Criss lalu mendongak keatas Istrinya dan mendapati Daisy tampak lemas tak berdaya.


Tak ingin berhenti sampai disitu Criss langsung berdiri dan membuka pembukus pusakanya untuk diasah supaya semakin tajam.

__ADS_1


dengan gerakan pelan namun dalam, dengan ritme yang teratur agar tak menyakiti istrinya dan buah hatinya yang malahan membuat Criss merem melek keenakan menikmati permainanya sendiri. "Ternyata aku tetap kecanduan walaupun dengan ritme lamban seperti ini", batin Criss dalam hati.


Saat Daisy sedang menikmati juga, tiba - tiba Criss berhenti bergoyang namun dengan posisi sangat dekat sehingga milik Criss tenggelam dengan sempurnya didalam miliknya.


Dengan heran Daisy membuka mulutnya hendak menayakan penyebab suaminya berhenti namun sebelum mengeluarkan suara Criss sudah melahap bibir ranumnya itu.


"Ohh mau double juga", Batin Daisy yang disumpal serta digoyang maju mundur.


tak selang lama daisy merasakan Criss mulai gelisah menjelang kenikmatanya.


Dengan gerakan sedikit cepat namun bibir tetap menyumpal bibir Daisy yang kini ditambah tanganya meremas sikembar untuk peganganya.


membuat Kenikmatan berkali - kali lipat dari sebelumnya. Membuat dua pasangan tersebut kesetanan meraih puncak bersama.


Karena saling menyumpal mulut masing - masing membuat Daisy tak bisa mengeluarkan Suara indahnya namun malah membuat Daisy menggila dan menautkan lidahnya dengan erat.


Dengan hentakan yang cukup kuat untuk menenggelamkan pusaka Criss kemiliknya, Daisy merasa Criss bergetar dalam memeluknya. hingga tak lama Criss melepaskan Tautan bibirnya namun tetap menenggelam kan miliknya dan membuat Daisy heran "Apa Criss mau lagi ya?", Batin Criss yang merasa heran yang dimana semenjak hamil, Criss hanya akan menyentuhkan satu kali sehari.


hahhh… hahhh… hahh…


Ngosan - ngosan sudah nafas Criss seperti atlit lari dunia.


Diciuminya pucuk kepala Daisy untuk menyalurkan rasa cintanya yang semakin besar tiap hari.


"Terimakasih sayang, kamu semakin sexsi saja saat hamil", Ucapnya lantas menciumku kepenjuru sisi kepalaku.


Tok… tok … tokk.


Pintu yang diketuk membuyarkan suasana romantis yang tercipta.


hening.


Hingga tak lama pintu terbuka sedikit


"Jangan…"


*******


Maaf ya Author sibuk dengan kegiatan sehari - hari hingga mudah lelah, namun saya usahakan updite dua hari sekali jika lebih jam 11 malam berarti saya tidak updite pada hari itu.


Terimakasih HAPPY READING❤


Jangan lupa kasih dukungan serta like tiap bab🤗

__ADS_1


__ADS_2