
Criss yang keluar dari toko peramal tersebut lantas menyuruh untuk menggerakan kuda dan memilih meninggalkan tempat tersebut.
Walaupun sudah mulai jauh dari toko, namun nyatanya pikiran Criss tetap tertuju dengan pemilik toko itu.
"Apa maksut kakek itu", Gumanya yang hanya dia sendiri yang mendengar.
sedangkan Daisy masih tertidur pulas, namun kini kepalanya ada dipangkuan Criss serta di usap dengan penuh cinta.
"Tak mungkin istriku pembawa bencana, lihat dia saja sangat lemah dan sering mabuk perjalanan", Batin Criss yang tak henti - hentinya merasa dibodohi dengan ucapan Kakek tua.
Karena sibuk memikirkan hal hal yang tak mendapatkan pencerahan sama sekali Criss memilih tertidur dengan posisi tetap memangku kepala Daisy di pangkuanya.
Beberapa menit kemudian Daisy terbangun dan menemukan Suaminya yang tertidur dengan keadaan yang kurang nyaman.
"Huft pantas tidur ku lama, ternyata suamiku yang tampan berkorban", Ucap Daisy yang diselingi dengan senyuman yang penuh cinta.
Tak tega dengan keadaan Suaminya, Daisy memilih membangunkan Criss untuk tidur dipangkuan Daisy.
Namun Criss menolak karena bentar lagi mereka akan sampai dipenginapan untuk istirahat total tanpa gangguan.
Tak lama tiba rombongan Criss
Tiba dipenginapan Criss dan Daisy memilih makan kembali untuk mengisi perutnya yang mudah keroncongan.
Tak lupa dengan pegawai - pegawai Criss yang juga selalu diperlakukan selayaknya teman bukan bawahan.
"Makan sepuasanya, jangan malu malu", Ucap Criss dengann senangnya kepada para bawahanya.
__ADS_1
Pegawai yang mendapatkan perlakuan baik dari Criss diam - diam selalu mendoakan yang terbaik untuk keluarganya.
Tak mungkin juga para pegawai membalas dengan Koin atau barang barang mewah lainya, sedangkan Yang mereka punya hanya uang pas pasaan serta barang non merek.
setelah menunggu dan menghabiskan makanan dengan nikmat mereka semua memilih untuk kembali ke kamar mereka masing - masing.
Didalam kamar Daisy ingin membahas bulan madu mereka dengan suaminya.
"Sayang, aku ingin jalan - jalan saja di dekat desa ini, pasti ada desa lain didekat desa ini", ucap Daisy dengan manjanya.
"Hmm kenapa? apa kau ingin mencari sesuatu", Jawab Criss dengan menahan gejolak nafsunya karna dari tadi sibuk menghirup wangi tubuh Daisy.
kepala Criss yang dari tadi menempel ditengkuk Daisy membuatnya tertawa kegelian karna Criss juka sesekali menciumi lehernya dan menyesapnya.
Daisy yang tau suaminya sedang menahan ikeh ikeh memilih menjaili suaminya itu.
"Ekhem sayang mau aku pijat", Tanya Daisy yang mencoba menahan tawanya saat menawari Criss.
tanpa pikir panjang Criss langsung membaringkan tubuhnya dan membuka baju miliknya karna merasa gerah.
Daisy kini mulai memijat dari tanyan lalu berpindah bagian kaki.
Dengan perlahanan namun pasti Tangan Dasy mengincar sesuatu dibalik celana suaminya itu.
Daisy yang melihat Criss memejamkan mata kini mulai beraksi dengan mengelus - ngelus secara perlahan milik Criss tersebut.
Semakin lama semakin besar mungkin sang pusaka mulai terbangun karna ada yang mengganggunya.
__ADS_1
Daisy yang melihat suaminya tak menolak namun malah menatapnya dengan pandangan sayu bak anjing ingin dimanja.
Tak tahan kini Criss mulai membuka celananya sendiri namun masih dalam posisi berbaring agar miliknya dapat di urut dengan benar oleh Daisy.
Daisy yang awalnya hanya ingin menggoda Criss kini malah termakan oleh jebakanya sendiri.
Mata dan tanganya tertuju dengan hal yang diurut Tanganya sendiri.
panjang dan berotot cukup mubadzir jika hanya dilihat saja.
Perlahan - lahan Daisy juga membuka kain yang membungkus tubuhnya, entah dia sadar atau tidak yang ada hanya ingin Miliknya dimasuki dengan yang diurut oleh tanganya.
Criss yang melihat Daisy sudah polos kini tersenyum lebar dan siap menjadikan tubuhnya tumpuan untuk Daisy.
Taklama gempa berskala kecil terjadi dan terdapat dua sejoli saling mencari kepuasanya masing - masing.
Daisy yang diatas bergerak dengan pelan namun hingga mentok ke ujung jurang sangat memabukan untuk Criss yang tinggal rebahan.
detik ke menit Gerakan Daisy kini semakin cepat dan bertenaga walaupun Daisy sendiri sudah hampir lelah namun karna ingin menuju ke garis Finish, Daisy dengan sekuat tenaga bergoyang ke atas bawah.
Criss juga demikian walaupun cuma rebahan, Criss kini juga merasakan dia akan menuju garis Finis jalur enak.
Entah karna dorongan naluri atau memang nafsu Criss menggenggam si kembar untuk pegangan menuju Finish dan menjadikanya esapan saat waktunya tiba
Karna si kembar dijaga dengan tangan Criss sendiri membuat miliknya tak menggantung bebas namun malah membuat Daisy terbakar dan merasa hampir dekat dengan Finish malah membuat Daisy semakin bersemangat dan meracau tak jelas.
Tak lama kemudian Criss dan Daisy mendapatkan Apa yang mereka inginkan serta kepuasan yang mendalam.
__ADS_1
Daisy yang kelelahan terbaring diatas tubuh Criss dan membiarkan sikembar di esap dengan si empunya.
entahlah efek olahraga singkat tadi atau bahkan efek dari perjalanan pulang kembali ke penginapan membuat dua pasangan itu tertidur kelelahan dengan posisi Criss yang masih menyesap bak bayi pada umunya.