
Perang demi perang telah dimenangkan Yang Mulia Hans.
Sudah ribuan hektar lebih kekuasan yang diambil alihnya.
Bertaun - taun gila dalam peperangan membuat Sikapnya berubah seratus delapan puluh derajat.
Dulu Yang dikenal Ramah, Baik hati serta rajin menabung hilang sudah dibutakan dengan Harta tahta dan wanita.
Pemimpin terdahulu juga sama herannya, melihat tingkah laku anaknya yang semakin hari semakin tak terkendali.
Entah apa penyebabnya namun yang pasti itu bukan hal yang baik didengar.
Suatu hari Raja Hans mengumpulkan petinggi - petinggi istananya untuk pertemuan. Dengab tertib semua masuk tanpa absen sama sekali.
"Yang mulia, ada gerangan apa kami dikumpulkan di aula"
Sebuah pertanyaan sama dibenak semua orang, dan kini diwakilkan oleh perdana mentri.
"Aku hanya ingin mengikuti Raja - raja daerah lain yang haus kekuasan", Penjelasan Raja Hans cukup membingungkan para bawahanya dan gambaran - gambaran buruk mulai muncul dipikiran semua orang kala itu.
"Apa apan ini"
"Arghh nasib bawahan"
"Shit… perang terus"
"Aku suka yang begini"
__ADS_1
"Perfect"
Berbagai Pro dan Kontra bertebaran dihati masing - masing yang tak berani mengucapkan secara gamblang.
Baik yang antusias maupun tidak hanya bisa pasrah mengikuti Sang Pemimpin.
Akhirnya Pertemuan tersebut disibukan dengan Diskusi - Diskusi panjang tentang berbagai strategi yang akan digunakan serta wilayah yang menjadi uji coba.
Satu jam dua jam hingga lima jam, diskusi panjang telah selesai dengan pancaran kepuasan dimasing - masing wajah orang terlibat.
Dengan semangat semua kembali kediaman masing - masing untuk mengistirahatkan Jiwa dan raga agar siap melewati hari esok. esok yang penuh kesibukan serta harapan kemenangan tetap tergapai.
*****
Pagi hari tiba dengan malu - malu, membuat manusia yang bergelung dibawah selimut malas membuka mata, namun karna rasa tanggungjawab yang besar dengan rela atau tak rela harus meninggalkan zona nyaman tersebut.
Para orang penting berkumpul kembali di aula kerajaan.
Dengan menimang - nimang masukan tersebut membuat orang yang terlibat dag dig dug dengan kata yang akan keluar, Ya atau tidak.
Karena Bagaimanapun strategi yang baik tetap akan meninggalkan korban dipihak itu.
"Kita akan menggunakan sesuai dengan keadaan, dan ingat untuk menyiapkan pasukan yang terbaik karena sasaran kita adalah Kerajaan Archein".
"Baik yangmulia".
Dengan Hasil diskusi semalam ditentukan pula waktu untuk menyiapkan semuanya sekitar satu minggu, Cukup lama karna sebanding dengan tangkapan Besok.
__ADS_1
Akhirnya semua Bubar dan sibuk dengan urusan masing - masing.
"Sayang kau dimana",Batin Yang Mulia Hans yang sebenarnya dibalik kekejaman selama ini juga untuk mencari sang kekasih yang hilang. Putri Aurora.
Persiapan sudah berjalan tujuh puluh persen
Namun harus terhenti karna DM George mengalami sakit karna faktor usia.
Usia yang tak muda lagi serta banyak fikiran - fikiran yang selalu mampir dalam kepalanya membuat kesehatan DM George turun dratis.
Waktu yang sebentar lagi kini ditunda seminim mungkin, Sifat mungkin bisa berubah namun rasa sayang tak akan mudah digoyahkan. Begitupun dengan Yang Mulia Hans tetap setia merawat sang ayah.
"Ayah bagaimana keadaanmu"
Bertanya dengan mimik malas bertanya, membuat orang yang dituju merasa jengkel dan kesal.
"Cihhh raut wajahmu saja tidak ikhlas", Sewot DM George lantas memiringkan tubuhnya menjemput mimpi.
"Ayahmu baik - baik saja nak, Hanya kelelahan", Balas Ibu Suri yang merasa lucu dengan sikap sang Suami sekaligus sedih dengan polah sang Anak.
Akhirnya setelah mengecek keadan kedua orangtuanya baik - baik saja, Yang Mulia Hans izin pamit ke kamarnya kembali.
"Semoga apa yang kau cari segera kau dapatkan nak", Doa sang Ibu tulus.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Buat informasi ya
__ADS_1
DM adalah Donggung mama (digunakan oleh kerabat yang lebih tua, secara harfiah bermakna Yang Mulia Balai Timur); seja joha (Paduka Putra Mahkota).
Karena sebagai raja terdahulu jadi saya memilih menggunakan gelar tersebut untuk menyebutkannya jika DM George muncul dalam cerita. Terimaksih semoga tidak bingung dan linglung 🤗