SIAPA AKU?

SIAPA AKU?
PELAMPIASAN


__ADS_3

Semenjak satu minggu yang lalu


Jendral fang menjadi sering sakit - sakitan dan kedudukanya diambil alih Oleh komandanya yang bernama Tian.


Semenjak Satu minggu juga Pangeran Hans menjadi mengurung diri dan lebih memilih berlatih dengan keras.


Ratu Venus dan Yang Mulia Raja juga tak tertinggal untuk merasakan kesedihan terutama Ratu Venus yang merasa marah karena anaknya tak pandai menjaga Putri Aurora.


"Sayang kau dimana… maafkan aku karena aku semuanya menjadi seperti ini", Guman pangeran hans dengan sedihnya.


Disisi lain kerajaan.


"Putri maafkan aku… Karena obsesiku kau menjadi korban" ucapnya Jendal Tian dengan lirihnya.


Namun sayang Gumanan Jendral Tian terdengar Oleh salah satu prajurit dan memilih melaporkan kepada Tuan Fang.


"Apa yang kau lakukan hah!" teriak murka Tuan Fang yang tiba - tiba datang menghampiri Jendral Tian.

__ADS_1


Jendral yang merasa terkejut kini menjadi Bingung karena takut ketahuan.


"Apaa maksutmu tuan Fang?" tanya Jendral Tian dengan mencoba menyembunyikan kegugupanya.


"Tak usah kau pura - pura bodoh Tian! tadi anak buahku sendiri yang mendengarnya", Balas Tuan Fang seraya Menarik paksa Jendral Tian menghadap Yang mulia raja dan Ratu.


Raja dan Ratu yang sedang menghabiskan waktu bersama kini dibuat bingung dengan tingkah Tuan Fang yang menarik Paksa Jendral Tian.


"Apa yang kau lakukan Fang?" Tanya Raja George. Akhirnya Tuan Fang menjelaskan Apa yang terjadi dari Sang prajurit melaporkan apa yang dia dengar hingga menarik paksa Jendral Tian.


Raja George dan Ratu Venus yang mendengarnya ikutan emosi dan lantas menghakimi Jendral Tian.


Jendral Tian yang diberi pertanyaan tersebut menjadi ketar ketir dan tak mungkin untuk berbohong, dengan berat hati Jendral Tian akhirnya mengakui kejahatanya yang berniat menculik Putri Aurora dan menjadikan miliknya.


Belum selesai menjelaskan kejadian yang sebenarnya, Tiba - tiba datang Pangeran Hans yang sedari tadi menguping pembicaraan tersebut. Dengan emosi Pangeran Hans lantas memberi bogem mentah untuk Jendral Tian.


"Sialan kau jendral! sekarang kau sembunyikan dimana Auroraku hah" Bentak Pangeran Hans yang sudah Terbakar emosi.

__ADS_1


Tuan Fang yang melihatnya juga hanya terdiam melihat mantan komandan kesayanganya itu di pukul habis habisan.


"Hentikan Pangeran, dengan memukulnya sampai mati takkan bisa menemukan Putri Aurora, dan sekarang kau Tian jelaskan kejadianya dengan detal dan tanpa kau tutup tutupi kebenaranya". Titah Raja George.


Akhirnya dengan menahan sakit disekujur tubuhya, Jendral Tian menjelaskanya .


"Pembohong!", Amuk Tuan Fang yang sedari tadi menahan amarahnya dan karena merasa penjelasan Jendral Tian hanyalah rekayasa akhirnya Tuan Fang memotong penjelasan Jendral Tian.


Jendral Tian yang merasa tidak dapat dipercaya lagi akhirnya merasa gemetar. "Sumpah yang mulia saya tidak berbohong sama sekali, saat saya ingin menyelamatkan Putri Aurora tiba - tiba dari arah Timur ada segerombolan orang dengan kereta kuda, Karna saya panik akhirnya saya meninggalkan Putri Aurora". Jelas Jendral Tian yang merasa menyesal.


Karena merasa dalang dibalik kejadian ini tetaplah Jendral Tian, Akhirnya yang mulia raja George tetap menjebloskan Jendral Tian dengan cara tidak hormat dan mencabut paksa kedudukanya.


"Hmm kemungkinan Putri Aurora dibawa oleh Rombongan tersebut" Ucap Raja george.


"Yang mulia bolehkah saya meminjam beberapa prajurit untuk mencari Putri saya", Minta Tuan Fang kepada Raja George.


"Tentu saja Fang, bawalah 2000 Prajurit untuk mencari calon Ratu kerajaan Ternace".

__ADS_1


Akhirnya Pencarian di Penjuru Wilayah Ternace dilaksanakan dan dibagai menjadi beberapa kelompok.


Dengan Amarah yang masih membara Pangeran Hans ikut mencari dan membabat habis sampah masyarakat yang ditemuinya untuk melampiaskan kesedihanya tersebut.


__ADS_2