
Hae jin samchon menyesal menyadari sedetik lalu tamparanya tangannya mendarat pada pelipis joong ki.. Apa boleh buat.. Ini sudah diluar batas kesabaranya mengurus joong ki.. Semakin hari joong ki semakin tak terkendali.. Bahkan kini dia mulai menyerang seorang yeoja..
"mianhae ki...mian.. " ratap hae jin samchon.
"aku..hanya saja aku merasa begitu sakit melihatmu seperti ini.. Kau bahkan masih terlalu muda,
Banyak yang bisa kau lakukan.. Banyak yang bisa kau raih dalam hidupmu..
Sudah bertahun-tahun kau hidup seperti" ucap hae jin samchon sedih.
Hae jin samchon menerawang ke masa-masa yang sudah dia lewatkan untuk menemani joong ki..
"joong ki'ah.. Kau ingat.. Aku menutup cafe yang aku jalankan di Seoul demi merawatmu disini..
Dokter bilang kau mungkin butuh suasana tenang.. " hae jin samchon tidak peduli ki mendengarnya atau tidak.. Dia terus bicara..
"tapi.. Bertahun-tahun kita hidup seperti ini.. Menyelinap di ketenangan kota ini.. Tapi tanpa sedikitpun perubahan yang terjadi padamu.. Bahkan lihat dirimu kini.. Kau bahkan mendapatkan luka sebanyak ini.. " tutur hae jin samchon..
Lagi..
Air mata ki menetes meratapi hidupnya.. Joong ki ternyata menyimak cerita hae jin samchon..
Sungguh tak berarti dirinya dan masa mudanya..
"sungguh...inikah aku selamanya?? " batin ki pilu.
Hae jin samchon dan joong ki terisak dalam keheningan.
#RumahSakitDaejeon
Kyo telah sadar ketika il woo datang..
Il woo tersenyum.. melihat kyo telah sadar..
"kyo'ah.. Kau baik-baik saja??" tanya il woo khawatir..
"eung.. " ucap kyo mengangguk.
"dimana hyung sik..? " tanya woo lagi.
"dia mengurus administrasi.. Aku akan pulang hari ini.. " ucap kyo.
"mworago? Andwae!! Kau harus tetap disini sampai kau pulih.. " larang woo dengab raut wajah serius.
"sshh.. Kau pikir aku sakit? Aku bahkan baik-baik saja.. " ucap kyo ketus..
__ADS_1
"kyo'ah..tetaplah disini satu malam saja.. Dan Aku akan menemanimu..jebal !!! " pinta woo tulus
"sirheo.. "jawab kyo tetap ketus..
"kyo'ah.. Kau baru saja mengalami kejadian buruk.. Kau mungkin punya luka di kepalamu.." ucap woo serius..
"ah.. Kau cerewet sekali.. " kilah kyo.
Woo yang duduk di sebelah tempat tidur kyo dengan perlahan meraih tangan kyo..
Sentuhan yang lembut..
Kyo melirik ke arah il woo yang sedang menatapnya..
"kau.. Tidak tahu betapa khawatirnya aku? " il woo menatap kyo dengan tatapan penuh rasa khawatir..
Kyo berusaha menarik tanganya..
Il woo menahannya.. Dia tetap menggenggamnya..
"yya... " tegur kyo
"kyo'ah.. Akan sampai kapan kau menolak genggaman tanganku ini??? Kau mungkin tidak tahu..
kyo memalingkan wajahnya.
"kyo'ah.. Lihat aku!! " pinta il woo.
Kyo tetap tak menoleh..
"kyo'ah... "
Kyo tetap diam..
Il woo bangkit dari duduk dan meraih tubuh kyo yang duduk di ranjangnya.. Menghadapkan tubuh kyo ke hadapanya..
Kyo tak tahu harus berbuat apa..
Sebanyak apapun il woo menyatakan perasaannya.. Tapi tidak sedikitpun kyo tersentuh dibuatnya..
Yeoja mana yang tidak luluh hatinya ketika ada namja seperti il woo datang padanya.
Tapi kyo... Dia merasakan hatinya bukan milik woo.. Bukan..
Il woo menyentuh wajah kyo yang kini menghadap il woo..
__ADS_1
....
Woo menyentuh pipi kyo mendongakkan wajahnya..
Sementara il woo menundukkan tubuhnya ke arah kyo..
Il woo mendekatkan wajahnya ke wajah kyo.. Berusaha mengecup bibir kyo..
Tapi kyo memalingkan wajahnya..
Il woo tampak kecewa.. Raut wajahnya sedih..
Tepat saat itu hyung sik datang..
"hyung.. Kau datang.. " sapanya.
"kau sudah selesai?" tanya il woo.
"ne.. Nuna akan pulang sekarang.. " jawab hyung sik.
"baiklah.. Aku akan mengantar kalian.. " il woo berwajah lesu.
"nuna.. Kau yakin kau baik-baik saja? " tanya hyung sik.
"kurasa aku hanya butuh vitamin rambut.. Entah berapa helai rambutku yang ditarik keluar hari ini.." jawab kyo berusaha menghilangkan kikuk atas penolakanya terhadap il woo.
"araseo.. " ucap hyung sik.
"aku akan ganti baju sebentar.. " ucap kyo berlalu ke kamar mandi.
Hyung sik menatap il woo yang sejak tado hanya diam..
"hyung.. Apa sesuatu terjadi?? Kau kemana tadi?? " tanya hyung sik
"aku hanya memberikan sedikit teguran pada pria brengsek itu.. " ucap woo.
"ah.. Hyung.. Apa kita harus lapor polisi??? " gagas hyung sik.
"entahlah.. Kurasa polisi tak akan mengurusnya.. Kurasa pria brengsek itu tidak waras" papar il woo.
"jinjjayo?? " hyung sik terkejut.
"sudahlah.. Lagipula kyo bilang dia tidak apa-apa.. "
Mereka membawa kyo pulang ke Villa.
__ADS_1