
Dapat il woo rasakan..
Hubungannya dengan kyo yang semakin memburuk membuat dia tidak fokus bekerja..
Il woo lalu duduk di sofa di seberang meja presdir jung..
Presdir jung mengikuti il woo dan duduk bersama..
Presdir jung memijat-mijat pangkal hidungnya yang terasa penat..
"ah.. Aku benar-benar geram dengab tabiat manager kang yang semakin hari semakin buruk.. Bahkan hampir setiap malam dia mabuk-mabukkan.. " presdir mendesis geram..
"tapi abeoji..kenapa tidak kau berhentikan saja dia.. " tanya il woo
Presdir jung terdiam sesaat..
"entahlah.. " ucapnya setelah terlihat berpikir..
Il woo lalu pamit pergi ke divisi marketing untuk meninjau kinerja mereka disana..
Sepeninggal il woo.. Presdir Jung terlihat termenung.. Wajahnya nampak serius.. Ada kecemasan yang tampak jelas pada wajah tua nya..
******
Selepas keluar dari ruang kerja presdir jung..
Manager kang merasa harga dirinya begitu terluka..
Dia kini berada di atap gedung...
"jika ku lakukan ini.. Maka kau akan terseret keluar dengan cara yang hina presdir.. " ucap manager kang dengan seringai berbau dendam yang mengerikan..
Kedua tangannya terkepal kuat di kedua sisi tubuhnya..
__ADS_1
Raut wajahnya sarat dengan rasa sakit hati yang sangat dalam..
Bertahun-tahun sudah.. Kebencian demi kebencian kini mulai menggunung..
Betapa tidak... Karena, sekali saja manager kang melakukan kekeliruan.. Maka presdir jung tidak akan segan-segan memakinya tanpa batas wajar..tanpa mengenal..waktu ataupun tempat.
"geurae.... Mari kita terjun bersama.. " ucapnya garang menatap ke dasar gedung yang terpaut 40 lantai dari tempat dia kini berdiri .
Sakit hati terkadang bisa menjadi senjata yang paling berbahaya..
#Seoul, Provinsi Gyeonggi-Do
-BAEK TELECOMUNICATION-
Park hyung sik sudah frustasi dengan nafsu mengejar kariernya sebagai seorang idol atau semacamnya.. Setiap casting.. Dia selalu berakhir menjadi figuran yang wajahnya bahkan terlihat di samarkan oleh efek camera..
Terakhir kali dia diminta menjadi model iklan peralatan menyela. Dan dia begitu saja menceburkan diri ke dalam laut tanpa bertanya seberapa dalam di bawah sana..
Kakinya kram..
Kejadian itu berujung pada crew yang kewalahan mengevakuasi hyung sik karena disaat bersamaan seekor hiu berukuran besar datang mendekat..
Sebuah keadaan genting yang konyol..
....
Dan pagi ini..
Hyunh sik datang ke kantor Baek Telecomunication.
Dia berjalan layaknya model busana branded... Mengedipkan mata pada setiap wanita yang berpapasan dengannya..dan lalu berkat kacamata hitam yang tiba-tiba dia pakai.. wanita yang dia goda terakhir kali adalah seorang wanita tua yang girang tak terkira disapa oleh hyung sik dengan membentuk simpul love lewat jari telunjuk dan ibu jarinya..
Hyung sik menuju kantor presdir song.. Tentu saja Abeoji nya sendiri..
__ADS_1
Dan bergegas masuk..
Presdir song yang sibuk berkutat dengan laptopnya mendongakkan wajahnya ketika hyung sik datang..
"ah.. Kau datang.. " sambut presdir song..
"ne.. Abeoji.. " hyung sik lalu duduk di sebrang meja Abeoji nya..
"baiklah sekertaris ahn akan memberimu penjelasaan tentang seluk beluk kantor kita.. "
Papar presdir song..
"ye..abeoji.. " ucap hyung sik mengerti..
"ah.. Benar.. Sementara kau menunggu sekertaris ahn datang.. Kau bisa membereskan ruangan di ujung koridor.. Itu akan menjadi ruang kerjamu.. Aku sudah meminta seseorang untuk membersihkannya.. Tapi entahlah.. kau cek saja sendiri.. " ucap presdir song panjang lebar..
...
Hyung sik lalu masuk ke ruangan yang dimaksud..
"inikah tempat kerjaku.. Ckckck.. Tidak buruk untuk pemula seperti ku.. Haha.. " hyung sik tertawa konyol seorang diri..
Dia lalu menuju meja.. Melihat-lihat apa saja yang perlu dia bereskan..
Hyung sik membuka laci..
Banyak barang usang disana..
"em.. Apa ini.. " dia lalu meraih sesuatu dan melihatnya..
Dan raut wajahnya terlihat heran..
#tobecontinue
__ADS_1