
Sekali lagi kyo berusaha berdiri..
Kyo bangkit berdiri dan hendak berjalan..
Seketika joong ki bangkit berdiri dan meraih lengan kyo.. Membuat kyo berbalik arah.. Ke arah joong ki..
Joong ki lalu meraih tengkuk kyo dan mengecup bibir kyo..
Kyo berusaha melepaskannya..
Joong ki menahan tubuh kyo untuk tetap dekat dengannya..
Joong ki melingkarkan lengannya pada pinggang kyo..
******* bibir kyo perlahan..
Di luar.. Hujan semakin giat mengguyur bangunan villa..
Sesekali petir bergemuruh pelan...
*******
Mentari pagi hadir bersama kicau burung yang menikmati gurat-gurat orange indah yang berpendaran...
Embun menetes-netes dari ujung dedaunan..sisa-sisa hujan semalam.. Sisa-sisa kebersamaan joong ki dan kyo semalam.
Terdengar suara pintu dibuka..
Benar.. Joong ki yang masuk kerumah..
Hae jin samchon bergegas menghampiri joong ki..
__ADS_1
"joong ki'ah.. Kau pulang.. Kau kemana semalaman? Aku cemas sekali.. "
Joong ki tersenyum simpul penuh arti..
"um..itu.. Aku.. Disana.. Eung.. Hye kyo.. " jawab joong ki tersipu malu..
"ah...apa maksudmu? " tanya hae jin samchon..
"aku. .bersama hye kyo.. " ujar joong ki kemudian..
Hae jin samchon membuka mulutnya.. Membuatnya menganga lebar.. Berada dalam perasaan percaya dan tak percaya.. Lebih dari itu ada bahagia disana..
"mereka melewati malam bersama???ani...... Apakah joong ki benar-benar sudah pulih?? Secepat inikah bagi joong ki untuk pulih.. " batin hae jin terkesima..
"samchon.. Samchon.. " panggil joong ki mengibas-ibaskan tanganya di depan wajah hae jin samchon..
Samchon menatap tajam joong ki..
"kau dan kyo.... " hae jin samchon mengerucutkan bibirnya kemudian menggerak-gerakkannya dengan nakal.. Seperti hendak mencium sesuatu..
"samchon. .geumanhaseyo.. " joong ki tertawa kecil..
Lalu joong ki masuk ke kamarnya.
Tinggal hae jin samchon yang tengah sibuk menggeleng-gelengkan kepalanya..
"aigoo.. Aigoo... Ini terjadi diluar pikiranku.. " gumam nya pelan..
"ah.. Lebih dari itu....... Menyadari joong ki sudah normal.. Adalah yang aku impikan.. Selama ini.. "
**************
__ADS_1
#Seoul, Provinsi Gyeonggi-Do
-JUNG DIAMOND GRUP-
"Yya...!!!!! Apa saja kerjamu???" bentak Tn. Jung pada salah seorang manager di dalam ruangannya.. Dia membanting tumpukkan kertas berisi data penjualan property di tahun ini..
"kau tidak bisa bekerja dengan baik??? Grafik penjualannya bukan hanya turun.. Ini disebut terjun bebas... " Tn. Jung menggebrag meja..
"Presdir Jung.. Mereka tidak membeli apartemen sebanyak mereka membeli makanan.. " Manager Kang Hyun Jae membela diri..
"mwo?????? " teriak Tn. Jung marah
"jawaban macam apa itu?? Lalu kau meminta ku untuk mengganti produk property kita dengan produk mie ramen.. Begitu??? Ah benar-benar.. " Tn. Jung berbicara dengan nada kasar..
Manager Kang menatap Presdir Jung dengan tatapan benci..
"apa yang kau lihat.. Sebaiknya kau pergi.." usir Presdir Jung.
Manager kang keluar dari ruangan presdir jung dengan seringai di wajahnya..
"aku...memegang kartu as mu presdir jung.. " lirih manager kang bernada sinis..
Dia berpapasan dengan il woo diluar pintu.
"abeoji..ada apa?? " tanya il woo ketika telah berdiri di hadapan presdir jung..
"kau lihat saja ini.. Kau juga.. Apa yang kau kerjakan selama ini selama aku di Daegu?? " Presdir Jung menyerahkan setumpuk print out pada il woo..
"ah.. Ini.. " ucapan il woo di potong oleh presdir jung..
"sudahlah.. Apapun yang keluar dari mulutmu pasti akan menjadi sebuah alasan.. " tukas presdir jung.
__ADS_1
"ne.. Abeoji.. Joesoenghamnida.. " ucap il woo mengaku salah.