
"ah.. Benar.. Shin'ah.. Perkenalkan dia song joong ki......joong ki'ah perkenalkan dia putra pemilik pergudangan ini.. "
Ucap hae jin setelah menyelesaikan tawanya..
"ah ne....naneun lee jung shin imnida.. " ucapnya halus dan riang..
"annyeong haseyo tuan muda.. " ucap joong ki membungkuk sebentar..
"ah.. Tidak perlu begitu.. Bicaralah santai.. " pinta shin riang..
"lain kali kita akan bertemu lagi.. Aku harus mengecek stock barang hari ini.. " ucapnya kemudian..
"hyung.. Aku pergi..." lanjutnya pada hae jin samchon..
"ah... Shin'ah.. Lain kali kita minum soju bersama " hae jin samchon merangkul pundak joong ki..
"ne hyung.. Tentu saja.. " shin kemudian berjalan meninggalkan percakapan mereka....
Joong ki memperhatikan shin yang berjalan menjauh..
Dia nampak begitu gagah dan menawan dengan kemeja putih dan dasi mahal.. Serta stelan jas dan celana warna senada..
Langkah kaki yang mantap dengan bunyi halus yang dihasilkan dari sepatu hitam branded yang dia kenakan..
Penampilan yang sempurna..
Lalu joong ki melihat baju lusuhnya..
Celananya yang robek pada bagian lututnya.. Dan memandang sepatu kets putih yang tampak seperti coklat muda yang dia kenakan kini..
"hhheehh... " joong ki mendesah....
Ponsel hae jin samchon berdering..
Hae jin melihat layar ponselnya..
Tak ada nama tertulis disana..
__ADS_1
Hae jin samchon menerima panggilannya.. Dan terkejut mendengar suara seseorang di sebrang sana..
kang jung shim.. Lebih tepatnya manager kang yang kini bekerja pada Jung Diaomond Grup milik Jung sajangnim..
Tak banyak yang dibicarakan dalam panggilan yang sangat singkat itu..
...
....
"joong ki'ah.. Aku ada urusan.. Kau selesaikan pekerjaan kita lalu pulanglah.. Mampirlah ke kedai untuk membeli makan malam.. "
Ucap hae jin samchon seraya membuka dompetnya dan memberikan beberapa lembar uang kepada joong ki.
"samchon.. Ada apa? " tanya joong ki setengah berteriak karena dalam sekejap hae jin samchon sudah berlari menjauh..
...........
....
Hae jin samchon melihat seseorang yang memintanya datang tengah duduk di dalam sebuah cafe..
Dia bangkit berdiri melihat hae jin samchon datang..
"tuan park..sudah lama sekali kita tidak bertemu.. " sapanya..
"bagaimana kau tahu aku tinggal di sekitar sini?? " tanya hae jin yang masih berdiri..
"akan sangat panjang bila kuceritakan dari awal.. Tapi.. Jika memang itu perlu.. Ah.. Duduklah dulu.. " ucapnya.
"kang jung shim!!!!!!! " hardik hae jin samchon.. " apa ini?? Apa yang kau lakukan disini? " hae jin samchon nampak marah..
"duduklah.. Mari kita bicara.. Jebal.. " pinta manager kang serius..
"kita akan memindahkan kembali ke tangan yang tepat.. Sesuatu yang kini berada pada tangan yang salah.. " ucap manager kang..
"mwo? Mworagoyo?? " ucap hae jin samchon marah..
__ADS_1
....
...
....
....
#Seoul, Provinsi Gyeonggi-Do
Hyung sik membuka laci dan mendapati beberapa barang usang disana..
Dan merasa aneh melihat sesuatu yang kini dia pegang..
Sebuah stample perusahaan..
Disana terukir "SWG" dengan posisi terbalik.. Tentu saja karena itu stample.. Yang ketika digunakan pada sebuah kertas akan terlihat jelas apa yang terukir disana..
"benda apa ini? Stample? Apa mereka masih memakai barang semacam ini di zaman modern seperti sekarang? Ckckckck" hyung sik membuangnya ke tempat sampah yang berdiri membisu di sudut ruangan..
Tak lama kemudian sekertaris ahn datang ke ruangan itu..
"tuang muda.. Ini kubawakan beberapa berkas untuk kau pelajari.. " ucapnya..
"nuguseyo? " tanya hyung sik
"ne?? Ah.. Aku sekretaris Ahn.. " jawabnya..
"mwo? Jadi kau seorang pria? "
Ucap hyung sik heran..
"apa maksudmu?" sekretaris ahn tak mengerti..
"ah.. Tidak.. Baiklah terimakasih.. Kau boleh pergi.. " ucap hyung sik.
"ahhh... Si bodoh hyung sik yang terlalu banyak menonton film hollywood.. Omo.. Tapi Abeoji.. Bagaimana bisa sekretarismu seorang laki-laki.. Tidakkah lebih baik jika dia wanita dengan tubuh sexy dan memakai rok mini seperti di film2 yang aku lihat....howah.. " kelakar hyung sik seorang diri setelah sekretaris Ahn pergi..
__ADS_1
......