SignaL

SignaL
Tiga puluh tujuh


__ADS_3

Kyo menatap gaun itu dengan malas..


"ya ..itu indah.. " ucap kyo tak berselera..


Il woo berusaha menahan diri dan berusaha tersenyum..


"hye kyo'ah.. Kau bisa memilih gaun yang kau suka.. Bahkan kau bisa mengajukan gaun yang kau mau.. Mereka akan mendesign nya untukmu.. " ujar il woo mencoba menularkan semangat pada kyo.


"entahlah.. Kurasa semua gaun ini indah.. " ucap kyo tanpa senyum sedikitpun..


"atau.. Kita bisa mengunjungi butik lain.. Ada banyak butik khusus gaun pengantin di sekitar sini.. " ucap il woo mengusulkan..


"aniya.. Tidak perlu.. Kau bisa pilihkan satu untukku.. Aku akan memakainya.. " tukas kyo.


"mwo?? " il woo menatap lekat ke arah kyo..


"ani.. Bagaimana bisa aku yang memilihkan sesuatu yang akan kau kenakan?? Terlebih ini tentang gaun pernikahanmu.. Kau bahkan bisa mencoba beberapa dan menentukan mana yang kau suka.. " ujar woo tak sabaran..


"apapun itu akan aku kenakan.. " jawab kyo lesu..


"yya!! Hye kyo'ah.. !!!" suara il woo meninggi..


Kyo terkejut mendengar il woo berbicara dengan nada tinggi


"il woo'ssi..!! " ucap kyo


Il woo mendelik


"il woo'ssi??? Itu terdengar seperti aku ini orang asing bagimu.. "

__ADS_1


Kyo menunduk..


Il woo menghela nafas..


Air mata kyo menetes..


Mata il woo terlihat agak merah..


Dia telah menahan segala rasa di hadapan kyo.


"kyo'ah.. Lihat aku.. Tatap aku!!! " il woo menyentuh pundak kyo..


Kyo menatap il woo..


"bukankah kita akan segera menikah?" tanya il woo


Kyo mengangguk.. Air mata menetes..


kyo terdiam menatap il woo..


Air matanya terus menetes..


"bahkan setelah kita menikah.. Kau akan tetap seperti ini?? Tak melihatku?? Dan kau tak akan pernah membiarkanmu menyentuhmu?? Kau akan terus menghindari perasaanku?? " il woo mulai lepas kendali..


Kyo menunduk tak mampu menjawab satupun pertanyaan il woo.


"baiklah.. Kita akan kesini lain kali.. " il woo lalu meraih tangan kyo dan membawanya keluar butik dan menuju mobil..


Il woo mengantarkan kyo pulang dan pergi pamit tanpa sepatah katapun..

__ADS_1


Kyo menangis tersedu-sedu dalam pelukan imo lee..


Kyo tahu.. Il woo terlalu baik dan terlalu hangat untuk di campakkan.. Dia terlalu tulus untuk tak terlihat..


Bahkan hari pernikahan mereka sudah sangat dekat..


Dan sedikitpun belum bersemi rasa untuk il woo dalam hati hyw kyo..


*******


Il woo mengentikan mobilnya tak jauh dari kediaman kyo..


Il woo terlihat berpikir keras. .


Dia bahkan memukul-mukul kemudi mobilnya dengan keras..


Guratan kecewa nampak jelas terlihat..


Il woo menggigit bibir bawahnya.. Tangannya memegangi kepalanya.. dia merasakan rasa gundah yang luar biasa. Dia berpikir sangat keras. Il woo merasa perlu mengambil tindakan..


"ya.. Ini yang terbaik.. Untukku.. Dan juga untuk kyo.. Aku sudah terlalu lama mencintaimu.. Aku tak bisa jika tidak memilikimu.. " lirih il woo seorang diri..


Dia meraih ponselnya dan menghubungi sekretarisnya..


Dia menjawab panggilan il woo..


"ini aku.. Aku butuh kontak seseorang..ini sangat penting.. Ne.. Song joong ki.. " ucap il woo pada ponselnya..


"ne.. CEO muda itu.. Cari tahu..dan kirimkan kontaknya padaku palli.. " ucap il woo lalu memutus panggilannya..

__ADS_1


Ada hal yang direncanakan oleh pria tampan ini,dia pemilik cinta sejati yang akan membahagiakan yeoja yang dia cintai


***


__ADS_2