SignaL

SignaL
Tiga puluh satu


__ADS_3

S I G N A L


( 신호)


....


...


....


Kyo merasa tertimbun dalam reruntuhan duri..


Ribuan duri menancap tepat di relung hatinya.. Menghujam perasaan cinta yang tengah mekar disana.. Bahkan sakitnya tak dapat di gambarkan.. Tak sanggup dikatakan..


Pahit itu.. Perih itu.. Sakit itu.. Harus dia telan seorang diri..


pahit.. Bahwa kenyataan tak berpihak pada dirinya..


Jung il woo mendapat panggilan dari hyung sik lewat ponselnya.. Hyung mengaku bingung dengan tingkah noona nya setelah dia melihat seorang presdir muda di televisi..


Il woo mengerti arah situasi ini dan dan dia tahu harus kemana..


Dia bergegas dimana di adakan conferensi pers dan menemukan kyo berdiri menatap joong ki yang baru saja berlalu di hadapannya..


Bara menyala-nyala di benak il woo melihat yeoja yang dia cintai dengan sepenuh hati begitu saja dicampakan oleh si namja tak waras itu..


Ini adalah sakit yang kesekian kalinya bagi il woo..


Rasa sakit pertama kali hadir saat dengan tanpa alasan joong ki menyerang kyo begitu saja..


Dan menyadari kenyataan bahwa kyo alih-alih membenci joong ki.. Dia malah semakin dekat dengan joong ki..


Kedua kalinya il woo terluka..

__ADS_1


Dan sakit itu menjuntai keluar dari tempatnya selama ini..tak tertahankan..


Melihat joong ki mencampakkan kyo.. Di depan matanya.


"si brengsek itu.. " il woo terlihat marah.


Il woo menatap kyo dari kejauhan..


Kyo menangis.. Memegang dadanya yang begitu sakit..


Il woo menitikkan airmata dan dengan cepat menyekanya..


Mata il woo memicing penuh kebencian..


Il woo berjalan mendekati kyo dan memeluknya..


Il woo memeluk punggung kyo dan melingkarkan kedua lengannya di pinggang kyo..


Kyo merasakan hangat nafas woo ditengkuknya..


Kyo menyadari betapa dalam il woo mencintainya.. Betapa lama il woo memberikan kesetiaannya yang tak pernah pudar..


Kyo lalu menghapus air matanya.. Dan meraih tangan il woo..


Kyo meraih tangan il woo dan melepaskan pelukan il woo pada tubuhnya..


Lalu kyo melangkahkan kakinya perlahan ke depan.. Tanpa menoleh ke arah il woo..


Tanpa melihat wajah il woo sedikitpun.. Sedetikpun..


Il woo menatap tanganya..


Dan menatap punggung kyo yang berjalan menjauh..

__ADS_1


Il woo merana sekali..


Bahkan hingga detik ini..


Tak sedikitpun kyo melihat betapa tulus cintanya..


Mata il woo merah sendu..


*****


Kyo susah payah mencari-cari alamat joong ki.. Dia bertanya kesana kemari kepada beberapa staf.. Sampai pada akhirnya seseorang memberikan secarik kertas pada kyo.. Berisikan alamat rumah joong ki..


Kyo menatap tulisan di selembar kertas itu.


#kediamanJoongKi


Kyo menemukan bangunan rumah yang dia cari..


Cukup lama dia berjalan..


Matahari sungguh terik..


Keringat di wajah kyo terlihat berkilau diterpa sinar matahari..


Sejenak dia terpaku menatap kearah bangunan rumah itu. Kyo menggigit bibirnya. Dia memastikan dan meyakinkan dirinya bahwa yang dia lakukan ini adalah benar. Yang dia lakukan ini adalah hal yang tepat. Dia memejamkan mata mencoba sebisa mungkin mengatur suasana hatinya.


Kyo berdiri disana..


Dia akan menunggu joong ki datang..


Kyo berdiri.. Tak peduli betapa teriknya disana..


Kyo lalu berjalan mondar-mandir tak sabar..kemudian berjongkok.. Dan bangun berdiri dan kemudian kembali mondar-mandir..

__ADS_1


__ADS_2