
S I G N A L
(신호)
💖Sejak ku tambatkan hati pada sosokmu yang penuh dengan kasih..
Saat itu pula aku merasakan bahwa kau takkan pernah terganti..
Pernikahan tanpa cinta..
Adakah itu berjalan dengan baik???
Hal disebut cinta itu mungkin saja akan tumbuh seiring berjalannya waktu..
Namun.. Bisa saja cinta itu tak pernah tumbuh disana..
Maka lebih dari itu.. Keputusan untuk merasakan bagaimana dicintai tetap ada pada jemari itu.. Yang memilih untuk mempererat genggamannya atau merelakkannya bersama luka yang akan segera hadir.. 💖
****
Hujan mengguyur kedua tubuh namja yang tergolak lemas di rerumputan..
Nafas mereka terengah-engah..
Air hujan yang menerpa wajah mereka membuat luka yang terdapat disana terasa semakin perih..
"apa air hujan ini mengandung garam??? Kenapa lukaku begitu sakit??? " ujar joong ki yang meringis menahan sakit.
__ADS_1
"aku bertanya-tanya, apakah namja bodoh ini layak untuk diperjuangkan.. " umpat il woo.
"mworago?? Yya!!! Kau masih punya sisa tenaga untuk bertarung lagi?? " Joong Ki menantang..
"sudahlah.. Aku akan pulang..
Lucu sekali jika pengantin pria masuk angin di hari pernikahan.. " ujar il woo seraya duduk dan menyeka air hujan di wajahnya..
"il woo'ssi.. Kau sungguh-sungguh mencintai kyo?? " tanya joong ki yang mengikuti posisi duduk il woo.
Il woo tersenyum getir.
"aku pernah beberapa kali mencoba melupakkan kyo.. Tapi semua itu selalu sia-sia.. " ujar il woo..
"jika.. Hanya jika.. Memang cintamu padanya lebih besar dari cintaku padanya.. Haruskah aku merestui kalian?? " papar joong ki bernada rendah..
"tidak ada yang meminta restumu.. " jawab il woo cuek..
"dia...hye kyo.. Apakah dia terlihat bahagia?? " tanya joong ki kemudian..
"menurutmu? " tanya il woo balik.
"geunyang... Ku pikir dia mencintaiku.. Geundae, sekarang mungkin tidak lagi.. " lirih joong ki menatap langit..
"bicara apa kau ini.. Yya!! Bahkan kita bukan sepasang sahabat untuk berbicara seperti ini.. " ujar il woo
"aku.. Aku bahagia untukmu hye kyo.. " lirih joong ki tetap menatap langit..
__ADS_1
"jadi.. Kau akan datang di hari pernikahan kami?? " tanya il woo
"cih.. Kau tidak takut aku mengacaukannya?? " tanya joong ki mengancam...
Il woo tertawa kecil..
"yya!! Bahkan sampai sekarang kau tak melakukan apapun.. " jawab il woo
"mwo?? Kau berharap aku melakukan sesuatu??? " ucap joong ki pura-pura terkejut..
"itu akan seru seperti dalam drama jika kau datang dengan pistol dan menculik pengantin wanitanya.. " ujar il woo.
"aku tidak akan membawa pergi jauh dari kebahagiannya.. " ucap joong ki.
Il woo menoleh ke arah joong ki..
Menatap joong ki..
"bahkan besarnya cintaku pada kyo.. Tak lebih besar dari cinta kyo padamu.. " batin il woo dalam hatinya..
"geurae.. Syukurlah.. Itu melegakkan.. " ucap il woo.
"jagalah hye kyo, jebal.. " pinta joong ki tulus..
"cih.. Jangan mencoba mengatur hidupku.. " ujar il woo
"asal hye kyo bahagia.. Aku tidak akan mengusik hidup kalian.. Aku telah membuat hati kyo hancur.. Aku bahkan tidak punya nyali untuk sekedar menyeka air matanya.. Lebih dari itu, aku hanya ingin melihar hye kyo bahagia.. Meski bukan aku pengantinnya.. Aku hanya ingin kau menjaganya dengan baik.. Hanya itu " lirih joong ki.. Susah payah joong ki menahan diri agak air mata tak jatuh..
__ADS_1