SignaL

SignaL
Dua puluh lima


__ADS_3

Sepekan sudah dia tak bertemu kyo yang saat ini sedang kembali ke Seoul..


"ah.. Aku benar-benar merindukanmu.. Hye kyo'ah.. " gumam joong ki seraya menatap wajah kyo dalam layar ponselnya..


"tapi.. Sebentar.. Sepertinya ini bagus untukmu kyo'ah.. " pikir joong ki kemudian yang mengurungkan niatnya untuk menghubungi kyo..


"Aku mengabaikanmu beberapa hari dan boom!!!!!


Aku akan memberikan kejutan termanis untukmu..


Ah benar.. Mungkin kau akan pingsan mendengarku kini menjadi seorang presdir.. Dan juga melihatku tiba-tiba berada di Seoul..dia pasti bahagia.. Gidaryo kyo'ah...."


ucap joong ki penuh semangat..


Joong ki mencari-cari sesuatu di saku pakaiannya..


"aku yakin aku menaruhnya di saku pakaianku.. "


Joong ki kebingungan..


"ah dapat!!! " serunya ketika mendapatkan apa yang dia cari.. Secarik kertas berisikan alamat Hye kyo di Seoul..


"tunggulah aku sampai besok kyo'ah... " lirihnya sebelum terlelap dalam mimpi indahnya..


Lagi tentang kyo..


......


......


....


-keesokan harinya-


Joong ki dan Hae jin pagi-pagi sekali telah mandi dan bergegas sarapan..


"lebih baik kita berangkat pagi-pagi sekali.. Aku sungguh benci suasana yang di timbulkan oleh kemacetan.. " ucap hae jin samchon seraya meneguk kopi nya..


#Seoul, Provinsi Gyeonggi-Do


...


Tak terduga..


Itulah tepatnya gambaran tentang sebuah kehidupan..

__ADS_1


....


.....


.....


.....


Joong ki masuk ke ruang kerjanya..


Dia melangkah dengan sedikit ragu.. Tapi... Dia yakin inilah takdir hidupnya...


Dia berjalan menatap sekeliling ruangan..


Sisa-sia perlengkapan presdir yang lama masih berada disana..


Beberapa kardus bertumpuk di salah satu sudut ruangan..


Masing-masing kardus begitu penuh sarat dengan barang hingga tak bisa ditutup dengan baik.. Penutupnya dibiarkan terbuka.. Barang-barang terlihat berjejalan disana..


Joong ki melangkah ke meja kerja..


Duduk di kursi di belakang mejanya..


"ah.. Benar.. Aku akan mengirim pesan kejutan untuk hye kyo yang manis... "


"kyo'ah... Nanti malam aku akan menjemputmu jam 7"


Singkat saja pesannya..


Tapi joong ki menghapusnya lagi..


"akan lebih keren jika aku tiba-tiba muncul di depan rumahnya tanpa dia duga.. " ucap joong ki bersemangat..


Joong ki tersenyum bahagia sarat makna..


"sebuah kejutan yang akan kau ingat sepanjang hidupmu kyo'ah.. " joong ki mengecup layar ponselnya.. Disana tersenyum seraut wajah cantik..


Joong ki tak perlu khawatir tentang ketidaktahuannya dimana rumah kyo..


Supirnya tahu jelas alamat rumah kyo.


"segalanya begitu mudah ketika kau kaya.. " ujar joong ki konyol seraya merapikkan rambutnya.. Berkaca pada layar ponsel..


Seseorang mengetuk pintu ruangan itu..

__ADS_1


"masuklah.. " jawab Joong Ki.


Seorang pria paruh baya masuk ke dalam..


"permisi tuan.. Aku akan mengambil barang-barang milik presdir lama dan membuangnya.. " ahjussi itu menunjuk tumpukan kardus di sudut ruangan..


"ah.. Baiklah...silahkan saja ahjussi..." ucap joong ki tak begitu peduli..


Ahjussi itu terhuyung-huyung membawa tumpukan kardus besar...


Hingga sesuatu jatuh tanpa dia sadari..


"prakk.. " bunyi suara benda jatuh itu..


Joong ki melihat sekilas dan sekali tak peduli..


Tapi.. Kemudian dia memanggil ahjussi itu..


"ahjussi.. Kau menjatuhkan sesuatu...!!!!! " seru Joong Ki.


Joong ki kemudian bangkit dari duduk dan meraih benda jatuh itu..


Sebuah bingkai foto.. Tentu saja terdapat foto di dalamnya..


Ahjussi itu meletakan kardus diruang ruangan dan kembali masuk..


"ah..joesoenggamnida tuan.. Biar kubawa.. " ucapnya mengulurkan tangannya..


"gidaryo juseyo ahjussi.. " Joong Ki menatap bingkai foto itu dengan mengernyitkan keningnya..


"ahjussi.. Kau kenal siapa mereka?? " ucap joong ki.


"ye.. Tuan.. Mereka keluarga Presdir Song In Jae.. " ucap sang ahjussi..


Joong ki bagai tersambar petir..


Dia menatap wajah-wajah dalam frame itu..


Seorang pria tua..seorang wanita tua.. Seorang pria muda.. Dan.. Seorang wanita muda.. Wanita muda...wajah ini.. Wajah ini..


Song hye kyo...


Joong ki menggenggam bingkai itu..tangannya terlihat gemetar..


...........

__ADS_1


__ADS_2