SignaL

SignaL
Enam


__ADS_3

#Daejeon, Provinsi Chungcheongnam-Do


Pagi yang cerah..matahari mengirim signal hangatnya ke belahan bumi bagian timur Asia.


Song Joong Ki duduk di bawah ranumnya pepohonan yang daunnya bagai melambai-lambai dimainkan oleh angin yang mendesir lembut.


Joong Ki menopang dagunya dengan sebelah tanganya..dan mendesah..


Banyak sekali suara-suara di kepalanya.. Terkadang dia memukul-mukul kepalanya sendiri..


Dan lalu..


Menangis..


"uljima..uljima.." tekannya pada diri sendiri.


Bahkan ketika kesadarannya datang.. Dia hanya akan menangis meratap..tanpa ada daya apapun.. Dan tentu saja hanya duduk di sana.. Di bawah pepohonan.. Sepanjang hari..sepanjang tahun..


Hingga saat petang menyapa.. Dia akan berjalan gontai pulang menuju rumahnya..


Menyedihkan??


Ya.


Daun kering gugur dan jatuh di hadapan ki..dia tersenyum tipis.


Dia membuka telapak tanganya dan daun kering itu tepat mendarat di telapak tanganya..


"daun kering..kenapa kau begitu mirip denganku.." ucapnya datar..


Lalu tertawa..


"kau sungguh lucu.." ki tertawa lagi.


"tempatmu benar dia atas sana.. Bersama temanmu yang hijau dan cantik..lalu kenapa kau lebih memilih mengering dan jatuh ke dasar??" ucap ki.


"cih..kau tidak lihat??bahkan mereka menari-nari menggoyang-goyangkan tulang daun mereka tanpa sedikitpun melirikmu dibawah sini.." ucap ki marah dan terdengar dia mengumpat-umpat dengan bahasa kotor..


"baiklah..apa kau ingin aku membawamu pulang?" tanya ki pada daun kering di telapak tanganya.


"kau tahu??..dirumah aku memiliki hae jin samchon..dia akan merawatmu..


Ah dia bahkan yang terbaik di dunia ini.." ucap ki senyum-senyum.

__ADS_1


"hae jin samchon.. Saranghae..


Naneun..cheongmal cheongmal cheongmal saranghae.. Hahahahahaha.." tawa ki tak waras.


"hae jin samchon..


Nae.. Song Joong Ki..imnida.."


Ucap ki konyol dan terkekeh..


"ini sungguh lucu.." tawa ki seorang diri.


Tak peduli dengan orang-orang yang lewat yang kasak kusuk menunjuk-nunjuk dirinya..


"ommo..kasian sekali dia.." gumam seorang ahjumma yang lewat di hadapan ki. Kepalanya bergeleng-geleng tak percaya.


#seoul, Provinsi Gyeonggi-Do


Pagi itu di kediaman kyo..


Kyo mengemasi baju-baju nya ke dalan koper pink berlogo samsonite.


Kyo sibuk menjejal-jejalkan barangnya ke dalam koper yang sudah penuh..saat hyung sik masuk ke kamarnya..


"nuna..eodigaso?" tanya hyung sik.


"emh..liburan?kau ambil cuti untuk liburan??whoa..kau benar-benar sesuatu..ini tidak buruk.." ucap hyung sik seraya melipat kedua lenganya di depan dadanya.. Berlaku sok bijak.


"cham..kemana kau akan berlibur??"


Tanya hyung sik..


"Eropa?em..Paris? Moskow? Indonesia??oh..bali..bali.. Kau tahu nuna..aku pernah membaca article betapa cantiknya Indonesia.. Cheongmal yepo!!" tutur hyung sik serius.


"arayo.." ucap kyo


"tapi kali ini aku tidak kesana?"tambah kyo


"hm..lalu? Eodiga?? Italy? Amerika? Afrika??" hyung sik terus saja menyebutkan beberapa negara dan benua.


"Daejeon.." celetuk kyo singkat.


"owh.. Daejeon.." ucap hyung sik yang kemudian terkejut dan berteriak..

__ADS_1


"mwo?????daejeon????? Da..da..da..daejeon???" teriak hyung sik terkejut.


"ah berisik sekali.." ucap kyo mengibas-ibaskan tanganya mengusir dongsaengnya..


"ani..nuna..begitu banyak tempat.. Kenapa Daejeon??" tanya hyung sik.


"cerewet sekali.." gerutu kyo..


"nuna..wae?"


"aku hanya ingin berkunjung ke villa yang Appa beli dua bulan yang lalu. Kudengar dari imo disana lumayan." jawab kyo


"waeyo??" tanya hyung sik lagi.


"ahh..molla..molla.." kyo mendorong hyung sik keluar kamar dan menutup pintunya..


"berisik sekali dia.. Dia tidak mirip appa..juga tidak mirip eomma..


Hh..." gerutu kyo seraya memutar combination key di lock kopernya.


"beres.." serunya.


..


Kyo dan hyung sik kemudian sarapan bersama..


Hyung sik menatap kyo dengan curiga..


Kyo tak acuh..


Kyo memanggil supirnya dab memintanya mengambil koper dari dalam kamarnya dan mengantarnya ke villa di daejoen.


"ahjussi antar aku ke daejeon.." ucap kyo.


"ne..nona.."jawab supir.


Hyung sik tiba-tiba menghilang.


"ah kemana dia.." gumam kyo..


"imo katakan pada si anak anjing.. Aku pergi.." pesan kyo pada imonya.


Imo mengangguk dan tersenyum.

__ADS_1


Kyo melirik jam tanganya dan bergegas keluar menuju mobil yang terparkir dihalaman depan..


Kyo membuka pintu mobil dan terkejut mendapati seorang namja duduk di dalam...


__ADS_2