
"Ahh kamu curang itu terlalu cepat" Keluh Dennis
"Sini aku mau lagi" Sambung Dennis
"Minta sana sama orang suruhanmu hahaha" Goda Jasmine dengan senang
untuk menghindari Dennis, Jasmine hendak berlari menuju pintu untuk keluar dari kamar itu, tetapi karena ia terlalu lamban Dennis pun bisa menangkapnya saat ia baru saja akan membuka pedal pintu.
"Nah kamu tertangkap tidak bisa lari lagi" Ucap Dennis dengan senang
"Yaampun kenapa kamu sangat cepat" Keluh Jasmine
"Tentu saja tidak aneh bukan aku bisa dengan cepat menyukaimu, bahkan aku tidak bisa jauh dari mu" Ucap Dennis
"Dasar kau bos BUCIN" Ucap Jasmine dengan berteriak tepat di dekat telinga Dennis
Dennis yang merasa telinga nya berdenging Karna teriakan Jasmine pun langsung melepas pegangan tangannya dan menutup ke dua telinganya "Aaahhhh itu sangat menyakitkan, huhh menyebalkan bisa pecah gendang telingaku ini" Keluh Dennis
"Upsss sorry, itu terlalu kencang yaa hehehe aku tidak sengaja" Ucap Jasmine ringan
"Yaampun tidak sengaja katamu,apa kau mau di tambah lagi hukumannya, hukuman yang tadi saja kau belum menerimanya" Ucap Dennis mengancam
"Huuhhh dasar payah bisa nya hanya mengancam dan menghukum" Kesal Jasmine
"Terserah apa katamu, aku akan menambah hukuman untuk mu yaitu" Ucap Dennis menggantung karna Diluar kamar ada orang yang mengetuk pintu dan memanggil Dennis.
tok tok tokk,, "Bos ini ada telpon untukmu"
Ucap orang itu yang ternyata salah satu orang suruhan Dennis
__ADS_1
"Iya Sebentar" Jawab cepat Dennis
"Shiiitt ada saja yang mengganggu" Kesal Dennis seraya melangkahkan kakinya keluar dari kamar itu meninggalkan Jasmine sendiri
Jasmine pun merasa lega "Hufttt akhirnya aku bisa lepas dari bos BUCIN itu, terimakasih tuhan" Ucap Jasmine
Diluar kamar itu Dennis sedang menerima telpon yang ternyata dari neneknya.
"Halo nek apa kabar?" Tanya Dennis
"Kabar nenek baik Dennis, oiya bisakah besok kamu pulang kerumah" Tanya nenek
"Ada apa tumben sekali menyuruhku pulang kesana" Selidik Dennis
"Hei kau ini, sudah pintar ternyata memutar balikan fakta yaa. Bukankah kamu yang tidak pernah mau jika disuruh pulang kerumah, padahal ini juga rumahmu sendiri" Ucap nenek dengan sedikit tegas
"Aku lebih suka disini nek, aku sedikit kurang nyaman dirumah besar itu" Seru Dennis
"Iya nenek iya, oh ya memang mau ada apa kenapa aku harus pulang besok" Tanya Dennis heran
"Apa untuk pulang kerumahmu sendiri saja harus ada alasannya atau harus ada acara dulu baru kamu akan pulang" Tanya Nenek dengan tegas
"Bukan seperti itu nek, tapi besok aku ada urusan dengan rekan bisnis dan itu tidak bisa di tunda lagi" Ucap Dennis
"Yasudahlah jika kau tidak mau pulang besok tidak apa-apa tapi usahakan Senin sore kamu pulang dan temui nenek banyak yang ingin nenek tanyakan kepadamu" Tukas nenek seraya menutuo telpon itu dengan cepat
"Yaampun sepertinya nenek sudah mengetahui masalah ini, ahhh yasudahlah biarkan saja aku urus belakangan" Ucap Dennis melihat ponselnya yang masih menyala itu
*Didalam kamar Jasmine sedang berkirim pesan dengan Nayla sudah beberapa hari ini mereka tidak saling menghubungi.
__ADS_1
Jasmine menceritakan semua yang terjadi pada Nayla dan bagaimana keadaannya dan Aldi saat ini. Tapi karna kaget mendengar cerita Jasmine dan ingin memastikan sahabatnya itu baik" saja Nayla pun memanggil panggilan video kepada Jasmine.
"Yaampun Jas apa Lo baik-baik aja, kenapa Lo gak cepet-cepet kabarin ke gue sihh, kalo gini sama aja lo gak anggap gue tau" Kesal Nayla
"Iya sorry ya nay gue kemarin itu kalut banget, mungkin kalo gaada Dennis gue udah bunuh diri kali. Gue shock berat nay pas denger semuanya aja gue cuma bisa nangis doang" Jelas Jasmine pada Nayla
"Iya gue tau banget Lo pasti bakal shock parah, terus sekarang lo dimana, kok gue kerumah Lo tadi sore rumah kosong sih, dan kayaknya itu bukan kamar Lo deh" Selidik Nayla yang melihat dari video salah satu sudut ruangan tempat Jasmine sekarang berada.
"Gue baik-baik aja nay, gue sekarang ada di tempat aman, pokoknya Lo tenang aja" Jawab Jasmine
"Kalo Lo ada waktu besok Lo Dateng ke kantor polisi tempat kak Aldi di tahan nanti gue share lock" Sambung Jasmine
"Yaudah oke nanti pagi gue Dateng kesana, tapi bentar dehh gue penasaran tadi Lo nyebut nama Dennis. Itu siapa jas, apa sekarang Lo udah punya pacar tanpa cerita-cerita sama gue?" selidik Nayla dengan penuh curiga
"Kapan gue nyebut nama itu, salah denger kali lo" Ucap Jasmine dengan muka yang memucat Karna baru tersadar ia telah salah bicara
"Iya ah gue denger tadi Lo nyebut nama Dennis kok, lagian kenapa tuh muka jadi pucat gitu" Tanya Nayla lebih dalam
"Eh nay udah dulu ya nanti besok gue kabarin Lo lagi byee" Ucap Jasmine menutup panggilan video itu dan segera menyimpan ponselnya
"Yaampun kenapa gua bisa lupa sih nyebut nama Dennis di depan Nayla, gue sendiri aja bingung harus bilang dia siapa gue Yaampun Jasmine kenapa Lo teledor banget" Jasmine merutuki kebodohannya yang kurang hati-hati saat bicara dengan Nayla tadi
saat ia sedang berbicara sendiri ternyata Dennis telah memasuki ruangan itu,
"Kenapa harus bingung bilang saja sejujurnya bahwa aku ini kekasihmu sayang" Ucap Dennis dengan senyuman nya
"Ma Mas sejak kapan kamu berdiri di sana, apa kamu mendengar semuanya" Gugup Jasmine saat melihat Dennis telah berada di ruangan itu
"Baru saja aku masuk, memangnya apa yang kau bicarakan dengan temanmu itu kenapa sepertinya takut sekali jika aku mengetahuinya" Tanya Dennis dengan curiga
__ADS_1
"Ternyata selain kamu BUCIN kamu juga KEPO yaa" Ucap Jasmine mencoba mengalihkan pembicaraan
"KEPO??" Heran Dennis