
****Hai semua terimakasih untuk kalian yang selalu mendukung karya ini, maaf jika belum bisa update tepat waktu ❤️
Selamat Membaca
Bab 28****
Mendengar Jasmine yang begitu terkejut dengan isi tas belanja yang baru ia buka Dennis pun penasaran dengan isinya dan langsung terduduk di samping Jasmine
"Apa yang membuatmu begitu terkejut?" Tanya Dennis heran
Karena tidak mau Dennis melihat isi tas itu Jasmine berusaha menutupinya dan menyembunyikannya.
"Aahhh ini bukan apa-apa, aku hanya sedikit kaget saja" Ucap Jasmine gugup.
"Tidak tidak pasti kamu menyembunyikan sesuatu bukan, cepat sini tunjukan padaku" Ucap Dennis memaksa Jasmine memberikan tas belanja itu
"Aahhh kamu berlebihan, ini bukan apa-apa kamu tenang saja" Jasmine terus menahan tas belanja itu
dengan gigih Dennis menarik tas itu dan seketika terjatuh dari genggaman tangan Jasmine dan isi didalamnya pun berjatuhan.
"Apa ini, shiiitt bibi sangat membuatku malu Yaampun" Keluh Dennis melihat barang yang terjatuh itu
"Aku kan sudah bilang ini bukan apa-apa tapi kamu terus saja memaksa" Seru Jasmine dengan tangan yang segera mengambil barang itu
Barang yang ada di tas belanja itu adalah beberapa pasang pakaian dalam wanita yang sangat tipis dan memiliki warna-warna terang. Ntah apa yang ada di pikiran pekerja Dennis yang membelikan semua itu, mungkin mereka memikirkan jika bos nya itu sudah menikahi gadis yang ia bawa tersebut dan mereka akan melakukan honeymoon.
"ohh Yaampun apa lagi ini, kenapa bibi membeli semua pakaian aneh ini. Oh tuhan apa yang ada di benak wanita itu kenapa ia bisa memilih semua pakaian kurang bahan seperti itu" Keluh Dennis dengan kinerja Pegawai nya itu
"Ahh yasudahlah sebaiknya kamu mengantarku untuk kembali kerumahku sekarang, aku akan tidur dirumah lagipula aku sangat tidak nyaman badan ku lengket aku ingin sekali mandi dan berganti pakaian" Pinta Jasmine pada Dennis
__ADS_1
"Tidak mungkin ini sudah malam, aku tidak akan membiarkanmu kembali selarut ini, kamu tunggu sebentar aku akan mencarikan pakaianku yang bisa kau pakai" Dennis segera membuka lemari nya dan mencari baju yang cocok dipakai untuk Jasmine sementara
Dennis pun mendapati sebuah Hoodie yang memiliki panjang cukup lumayan dan ia rasa ini cocok untuk Jasmine.
"Nah ini dia kamu bisa pakai Hoodie ini, sepertinya jika dipakai olehmu ini akan sedikit kebesaran jadi kamu akan lebih nyaman dibandingkan harus pakai pakaian yang bibi sudah belikan itu" Ucap Dennis seraya menunjuk pakaian minim yang tergeletak di kasur
tanpa pikir panjang Jasmine mengambil Hoodie itu dari tangan dennis dan ia mengambil salah satu celana pendek yang sudah dibelikan oleh pegawai Dennis dan membawa satu tas belanjaan yang berisi pakaian dalam kedalam kamar mandi.
Jasmine pun langsung merangsek masuk ke dalam toilet itu dengan cepat,
"Ahh sebaiknya aku pakai saja ini, aku sudah sangat tidak nyaman dengan pakaian ini sudah dari pagi aku memakainya" Ucap Jasmine pada dirinya sendiri
sementara Jasmine membersihkan tubuhnya dan mengganti pakaian Dennis segera menuju dapur rumahnya itu, ia menyiapkan makanan sederhana untuk ia makan dengan Jasmine. Ia membuat mie instan dengan menambahkan beberapa telur kedalamnya.
*Dennis memang memiliki seorang pekerja yang membantunya dirumah yang selalu ia panggil dengan sebutan bibi, tapi pekerjanya itu tidak tinggal di rumah itu. Ia akan datang pagi-pagi sekali untuk membuatkan sarapan dan melakukan pekerjaan lainnya dan akan kembali saat sore hari jadi untuk malam Dennis selalu memasak sendiri atau ia lebih sering membeli makanan diluar.
Jasmine yang merasa ada mata lain yang memandanginya langsung berteriak kaget "Aaahhhh Yaampun kamu kalo masuk ketuk dulu dong, bagus aku sudah berpakaian bagaimana jika aku masih memakai handuk. Kamu ini benar-benar mesum yaa" Keluh Jasmine
"Iya iya maaf aku tidak tahu kamu sudah selesai, aku kesini ingin memberitahumu untuk segera keruang makan jika sudah selesai. Aku sudah menyiapkan makan untuk kita" Jawab Dennis dengan cepat
"Yaampun kamu menyiapkan makanan, harusnya kamu tidak usah repot begitu biarkan saja aku yang membuatkannya untukmu aku sudah sangat merepotkan maaf ya" Sesak Jasmine Karna telah salah menyangka
"Sudah tenang saja, lagipula kamu ini kan tamu. Masa tuan rumah tidak memberikan makanan untuk tamunya terlebih lagi ini tamu spesial " Ucap Dennis menggoda jasmine
"Ahhh sudahlah omong kosong macam apa itu, tetap saja tidak enak bagaimana pun aku perempuan seharusnya aku yang menyiapkan makanan" Jelas jasmine
"Sudah sudah tidak ada gunanya membahas itu, ayok cepat makan aku takut mie nya akan mengembang Karna kita terlalu lama berdebat" Ajak Dennis
Jasmine hanya mengangguk dan segera mengekor langkah Dennis menuju ruang makan dirumah itu.
__ADS_1
"Wah kamu buat mie isntant ternyata, aku sangat rindu sekali makan mie instant. Kakak akan selalu melarangku untuk memakan ini" Jasmine senang saat melihat yang disajikan oleh Dennis adalah semangkuk mie
"Yaampun bahkan dia sangat sederhana, aku buatkan mie saja dia sangat senang" Batin Dennis melihat reaksi Jasmine
Tanpa basa-basi mereka memakan mie itu hingga habis, Dennis yang sedari tadi memperhatikan Jasmine semakin terkagum dengan sifat gadis itu Karna ia tidak sama dengan wanita-wanita yang sebelum nya sering Dennis temui.
"Wah terimakasih ya mas kamu sepertinya sangat tau keinginan ku hehehe, aku sangat merindukan rasa mie instan ini sudah lama sekali aku tidak memakannya terakhir kali memakannya sepertinya saat aku ada acara camping disekolah" Ucap Jasmine dengan coba mengingat kapan terakhir kali memakan mie instan.
"Apa Aldi sangat protektif terhadap dirimu, bahkan untuk makanan saja dia selalu mengawasi nya" Tanya Dennis
"Kakak sangat sayang dan perhatian kepadaku, ia akan marah jika aku makan dengan tidak baik. Ia akan memarahiku jika ia tahu aku memakan mie instant" Kekeh Jasmine mengingat sikap Kakaknya
"Yaampun apa dia akan membunuhku Karna memberimu makan mie ini" Tanya Dennis
"Ahaha tentu saja, tapi jika kita hanya diam dia tidak akan tahu tenang saja" Seru Jasmine dengan mengedipkan matanya
"Oke baiklah mari kita rahasiakan hal ini dari kakakmu itu" Ucap Dennis dengan semangat
"Iya iya tentu saja, tapi kamu harus berjanji lain kali kamu akan mengajakku makan mie lagi ya, oke" Pinta Jasmine
"Tentu saja tapi tidak boleh sering, aku tidak mau kamu sakit sayang aku bisa mati jika kamu sakit" Jawab Dennis dengan menggoda jasmine
"Iya baiklah, sudah terlalu malam mari kita tidur bukan kah besok akan jadi hari yang melelahkan" Ajak Jasmine
"Apa kamu mengajak ku tidur bersama, Yaampun kamu sangat tidak sabaran ternyata" Senang Dennis
"Aaa apa apa maksudmu, jangan terlalu percaya diri maksudku aku akan tidur dikamar dan kamu tidur saja di sofa oke. Kan aku tamu jadi harus diperlakukan dengan baik bukan" Jelas Jasmine dengan gugup
"Ahhh tidak tidak mau aku mau tidur dikamar juga " Rengek Dennis..
__ADS_1