
Di suatu tempat misterius di Dunia Bawah Tanah, di sebuah gubuk kecil.
Seseorang yang mengenakan jubah hitam dan topeng sedang duduk di ruangan ini dan memandangi bawahannya yang saat ini sedang berlutut di depannya.
"Jadi, kita sudah gagal saat kita baru saja melancarkan misi pertama?" Sosok bertopeng bertanya dengan nada dingin.
"Ya, tuan. Karena targetnya adalah manusia fana, kita hanya mengirim anggota yang lemah untuk melakukan tugas itu." Salah satu bawahan yang berlutut di tanah menjawab dengan suara gugup.
"Walaupun misi kita saat ini hanya menculik manusia fana yang belum memulai jalan kultivasi, bukan berarti kita harus mengutus anggota yang lemah bukan? Bahkan Harimau akan mengerahkan seluruh tenaganya untuk menangkap satu kelinci!" Pria bertopeng berkata dengan dingin.
"Maaf, tuan! Kita tidak benar-benar meremehkan misi yang diberikan oleh tuan! Walaupun orang yang kita kirim adalah Kultivator Beyond Mortal, tapi mereka berdua memiliki level Kultivasi Beyond Mortal Stage ke-7 dan ke-8! Hanya saja seorang anak muda curiga pada mereka berdua dan membuat situasinya berantakan." Bawahan itu menundukkan kepalanya.
"Hmph! Aku tahu bahwa kegagalan ini disebabkan oleh seorang anak muda, tapi bukan berarti aku akan menutup mata atas kegagalan kalian!" Pria bertopeng berkata dengan dingin : "Aku tidak ingin ini terjadi lagi! Sekecil apapun misi yang kalian terima, kalian harus memastikan semuanya berjalan dengan lancar!"
"Apakah kalian mengerti!?" Pria bertopeng menatap dua bawahannya dengan tatapan tajam.
"Dipahami!"
Dua bawahan mengangguk dengan kuat.
"Renungkan kesalahan kalian, aku tidak ingin ini terjadi lagi di masa depan. Kalian bisa pergi." Pria bertopeng berkata sambil melambaikan tangannya untuk membiarkan mereka pergi.
Dua bawahan itu mengangguk dan segera menghilang dari tempat mereka, dan telah pergi jauh dari sini.
Setelah kedua bawahannya pergi, pria bertopeng mengetuk meja dengan jarinya.
"Seorang anak muda mengganggu rencanaku? Aku agak penasaran, siapa itu?" Pria bertopeng memejamkan matanya sedikit.
"Lupakan, cepat atau lambat aku akan mengetahuinya. Hal yang paling penting adalah menyelesaikan rencana utama." Pria bertopeng itu berkata, dan segera tubuh pria bertopeng itu mengempis dan menghilang di udara.
***
Saat kehilangan kesadarannya, Rein bermimpi panjang.
Dia bermimpi tentang jalan hidupnya di bumi dan di dunia ini.
Akan bohong jika Rein tidak rindu dengan bumi. Lupakan kehidupannya yang tidak begitu indah di bumi, tapi teman-temannya dan kerabatnya, dia juga merindukannya.
__ADS_1
Dalam dua kehidupan, Rein adalah seorang yatim piatu. Jadi dia sangat menghargai semua hubungan yang dia miliki.
Tidak tahu berapa lama dia bermimpi, Rein membuka matanya secara perlahan.
Saat dia baru saja membuka matanya, dia merasakan nyeri di tangan dan kakinya.
"Sial... Efeknya terlalu buruk untuk tubuhku..." Rein menggertakkan giginya dan menahan rasa sakit di tubuhnya.
Beberapa saat kemudian, seorang perawat masuk ke dalam ruangannya dan melihat Rein yang sudah sadar saat ini.
"Tuan Rein sudah sadar? Maaf karena terlambat, aku akan menyuntikkan cairan pereda nyeri." Perawat itu meminta maaf setelah melihat wajah Rein yang kesakitan, dan membawa jarum suntik pereda nyeri di tangannya.
"Tidak apa-apa." Rein mencoba menjawab dengan tenang dan tidak menyalahkan perawat itu.
Segera setelah itu perawat menyuntikkan cairan pereda nyeri ke tubuh Rein. Dalam sekejap, rasa nyeri di tubuhnya menghilang, dan di gantikan dengan perasaan mati rasa di tubuhnya.
Setelah itu Rein berterimakasih dan perawat mengatakan kepada Rein bahwa dia akan mengabarkan kerabat dan teman-temannya bahwa dia sudah sadar.
Dengan itu, perawat pergi dari ruangan Rein.
"Sudahlah, yang terjadi sudah terjadi, setidaknya aku berhasil memenuhi tanggung jawabku." Rein menggelengkan kepalanya sedikit dan tidak menyesal sedikitpun setelah mengetahui tubuhnya terluka.
Walaupun tubuhnya terluka parah, tapi itu bukan berarti dia tidak bisa disembuhkan. Ilmu medis dan pengobatan di dunia ini sangat maju jika dibandingkan dengan bumi, lagipula di dunia ini semua orang menggunakan kekuatan magis yang hanya biasanya disebutkan di sebuah novel di bumi.
Karena tidak bisa bergerak dengan bebas, Rein memutuskan untuk membuka sistem dan membaca Teknik Tubuh Siluman.
Setelah dia memasuki kondisi penggabungan Teknik Siluman, Rein memiliki pengetahuan yang jauh lebih baik dengan Tubuh Siluman, dan belajar dengan cepat.
Saat asik sedang membaca manual Teknik Tubuh Siluman, seseorang tiba-tiba masuk ke dalam ruangannya.
Rein mengangkat kepalanya dan melihat Viola yang ada di depan matanya.
"Dalam satu bulan, kamu kehilangan kesadaranmu setidaknya tiga kali. Apakah kamu ingin merayakan pencapaian ini?" Viola berkata dengan senyum saat dia berjalan mendekati tempat tidur Rein dan meletakkan keranjang buah-buahan di laci meja yang ada di samping tempat tidur Rein.
"Yah... Keberuntungan datang bersamaan dengan kesialan. Aku hanya bisa menerima keduanya dan bertahan." Rein menjawab dengan lembut.
Memikirkan sesuatu, dia bertanya pada Viola : "Apakah anak-anak baik-baik saja?"
__ADS_1
"Mereka baik-baik saja. Saat kamu pingsan, penjaga keamanan Taman Hiburan tiba. Mereka bertanya pada orang-orang disekitar tentang apa yang terjadi, dan mengetahui bahwa sepertinya kamu bersikeras untuk melihat kantung besar yang di bawa oleh badut pencuri.
"Dengan saksi mata orang-orang disekitar, penjaga keamanan tahu bahwa ada yang salah dengan dua badut pencuri, jadi mereka memeriksa kantong besar yang di bawa oleh badut dan menemukan anak-anak yang tertidur pulas di dalamnya.
"Kantung tas itu memiliki formasi yang menyembunyikan nafas kehidupan, jadi orang-orang tidak sadar bahwa ada kehidupan di dalam kantung itu.
"Selain tiga orang anak yang kita cari, ada 5 orang anak lainnya yang berada di dalam kantung badut pencuri. Dan ini segera menjadi perhatian pemerintah setempat dan mulai menelusuri siapa yang melakukan ini.
"Setelah di telusuri selama beberapa hari, ternyata organisasi misterius yang sering kita bicarakan sebelumnya adalah dalang di balik kejadian ini."
Viola menceritakan semuanya sekaligus.
"Mereka mengincar orang-orang fana?" Rein mengerutkan kening, semakin bingung dengan tujuan organisasi misterius itu.
Sebelumnya, mereka hanya menculik orang-orang biasa saja.
Apa yang dimaksud orang biasa adalah orang seperti Rein, orang yang memiliki bakat kultivasi biasa-biasa saja, namun sudah menjadi Kultivator Beyond Mortal.
Kultivator yang menggunakan teknik jahat perlu mengorbankan kehidupan kultivator yang lain. Jadi organisasi misterius kemungkinan besar adalah Organisasi yang melakukan teknik kultivasi jahat dan kejam.
Sebenarnya menggunakan manusia fana yang belum melangkah ke level Beyond Mortal sebagai pengorbanan juga bisa. Namun kualitasnya sangat rendah dan cukup sulit.
Hal pertama adalah, 100 manusia fana setara dengan 1 orang kultivator Beyond Mortal.
Dan yang lebih buruk adalah, pemerintah lebih menjaga manusia fana muda yang belum berkultivasi, lagipula mereka adalah masa depan umat manusia.
Jika organisasi misterius mengincar manusia muda yang belum berkultivasi, itu sama saja dengan menantang umat manusia!
Inilah yang membingungkan Rein. Kenapa Organisasi misterius mengincar manusia fana? Rein tidak akan berpikir bahwa Organisasi misterius hanya ingin menarik kebencian pemerintah lebih dalam bukan?
Dan karena kejadian ini, akhirnya pemerintah setempat bergerak.
Mereka membatasi anak-anak muda untuk berpergian sebelum organisasi misterius diberantas habis.
Dan Taman Hiburan juga menghilangkan alat peraga seperti Kantung Tas Badut Pencuri dan hal serupa lainnya untuk mencegah kejadian ini terulang kembali.
Viola melihat kebingungan di wajah Rein dan berkata : "Apakah kamu terkejut? Memang ada yang salah dengan tindakan mereka. Tapi ada beberapa teori di internet bahwa Organisasi misterius menculik anak-anak Fana untuk melatih mereka dan menjadikan mereka kultivator. Dan saat itu terjadi, mereka bisa melahap mereka semua... Bisa dikatakan ini seperti mengelola hewan ternak."
__ADS_1