Sistem Simulasi

Sistem Simulasi
Chapter 24


__ADS_3

"Ada kemungkinan seperti itu." Rein mengangguk dan setuju dengan teori itu.


Ada satu hal yang Rein tidak begitu mengerti, di dunia ini, semua manusia bisa berkultivasi!


Untuk level jenius seperti Viola, dia masuk ke alam Beyond Mortal pada usia 1p tahun, sedangkan Rein sendiri di usia 16 tahun.


Akademi hanya merekrut orang-orang yang sudah memasuki Alam Beyond Mortal saat mereka berusia 16 tahun paling banyak.


Tapi, walaupun orang lain tidak mencapai alam Beyond Mortal di usia 16 tahun, bukan berarti masa depan mereka terhenti.


Semakin bertambah usia mereka, cepat atau lambat, mereka akan memasuki alam Beyond Mortal jika rajin berlatih.


Dalam penelitian yang dilakukan di dunia ini, paling lambat manusia memasuki alam Beyond Mortal saat usia mereka kurang lebih 30 tahun.


Yang aneh adalah, apapun latar belakang seseorang, entah itu kaya atau miskin, mereka tidak bisa mencapai Level Beyond mortal di usia yang begitu muda.


Rein merasa seperti ada sebuah belenggu, yang semakin bertambahnya usia seseorang, semakin longgar belenggu itu dan mereka bisa menghancurkannya.


Inilah kenapa orang-orang seperti Viola dan Melina bisa dikatakan memiliki bakat yang sangat baik dalam kultivasi, dan bagi Rein sendiri, bakatnya hanya biasa-biasa saja.


Jadi secara keseluruhan, benar-benar tidak ada manusia fana di dunia ini.


Inilah yang membuat Rein ragu.


Di novel yang dia baca, entah itu dunia penyihir atau kultivator, tidak semua orang memiliki bakat kultivasi dan menginjakkan kaki mereka di alam kultivasi.


Tapi novel hanyalah novel, itu hanya imajinasi orang lain, dan di kenyataan yang dijalani Rein sangat berbeda.


Tentu saja ada kemungkinan bahwa ada yang unik di dunia ini yang membuatnya berbeda dengan dunia yang lain. Tapi Rein tidak yakin, lagipula dia hanya orang biasa-biasa saja saat ini, dan tidak memiliki koneksi untuk informasi tingkat tinggi seperti itu.


"Benar, ngomong-ngomong pemerintah setempat telah mengakui kinerja yang kamu lakukan, dan akan memberikanmu hadiah. Dan pihak Taman Hiburan juga memberikan kompensasi dan hadiah untukmu karena telah menyelesaikan masalah tanpa jatuhnya korban." Viola berkata dengan tenang.


"Hadiah dari pemerintah?" Mata Rein langsung bersinar!


Viola mengangguk : "Setelah pemerintah melihat kondisimu saat ini, mereka memutuskan untuk memberikanmu harta langit dan bumi tipe penyembuhan. Dengan mengkonsumsi itu, kamu akan sembuh dengan cepat. Selain itu, mereka juga berencana memberimu sumberdaya kultivasi."


"Itu bagus!" Rein bersemangat.

__ADS_1


Cederanya saat ini mungkin memerlukan waktu 6 bulan sampai satu tahun untuk pulih sepenuhnya. Dan dengan harta penyembuhan, dia bisa sembuh lebih cepat!


"Berapa lama aku tidak sadarkan diri?" Rein bertanya pada Viola.


"Sekitar satu minggu." Viola menjawab.


Rein mengangguk dan mengerti.


"Kamu sudah menjadi kuat sekarang." Viola tersenyum misterius.


Rein hanya membalas senyum.


Di antara keduanya, mereka berdua memiliki pemahaman diam-diam. Jika Rein tidak menjelaskan sesuatu kepadanya, Viola juga tidak akan mengejarnya lebih jauh, dan juga sebaliknya.


Itulah kenapa hubungan mereka berdua berjalan sangat baik dan lancar karena tidak ada di antara mereka berdua yang mencoba untuk membuat pihak lain mengungkapkan sesuatu yang mungkin rahasia mereka sendiri.


Kenapa Rein berbeda dari anak muda normal, dan apa identitas sejati Viola, keduanya tidak pernah membawa topik ini.


Jika orang lain ingin memberitahunya, orang itu secara alami akan memberitahunya cepat atau lambat, kenapa perlu memaksakan situasi?


Setelah itu keduanya mengobrol untuk jangan waktu yang agak lama sebelum Viola pamit untuk pergi untuk melanjutkan jadwal latihannya sendiri.


Dengan pemahaman yang lebih tinggi dengan Tubuh Siluman, Rein merasa dia bisa mempelajari seluruh Teknik Tubuh Siluman dalam waktu satu minggu.


Saat hari menjelang sore, Kakek Sion dan Melina datang ke sini untuk menjenguknya.


Melina bertanya berulang kali bagaimana keadaannya, dan Rein dengan susah payah menjelaskan bahwa dia baik-baik saja.


Akhirnya saat Kakek Sion menyuruh Melina untuk membelikan sesuatu di luar, Rein dan Kakek Sion mulai mengobrol hal yang penting.


"Apakah kakek tahu kenapa organisasi misterius mengincar manusia fana?" Rein bertanya kepada Kakek Sion, karena menurutnya kakek Sion adalah orang yang memiliki pengetahuan yang kaya.


"Aku tidak begitu yakin apa yang mereka rencanakan. Jujur, aku juga cukup terkejut saat mengetahui bahwa anak-anak hampir di culik oleh mereka. Untung saja kamu bertindak dengan cepat dan tidak mengecewakanku." Kakek Sion tersenyum lembut.


"Itu adalah tanggung jawabku sendiri untuk memastikan anak-anak aman dan sehat." Rein menjawab dengan tenang.


"Kemunculan organisasi misterius memang diluar dugaan, bahkan jika sesuatu yang buruk terjadi, aku tidak akan menyalahkanmu dan hanya bisa mengalahkan diriku sendiri. Lagipula aku adalah orang yang membuat kamu dan Viola menjaga semua anak-anak." Kakek Sion berkata dengan perasaan bersalah.

__ADS_1


"Semuanya sudah berlalu dan berakhir tanpa ada yang terluka, tidak perlu membahasnya lagi, Kakek." Rein berkata dengan tenang.


Gerakan Organisasi misterius memang diluar dugaan semua orang, jadi tidak ada orang yang bisa disalahkan karena ini, hanya bisa dikatakan bahwa dia sedang bernasib sial saja dan menjadi target.


"Aku mendengar apa yang kamu lakukan sebelumnya untuk menyelamatkan anak-anak, apakah kamu telah menguasai Teknik Siluman?" Kakek Sion bertanya.


"Eh? Kakek tahu Teknik Siluman?" Rein bertanya dengan agak terkejut.


Walaupun Kakek Sion orang yang memiliki pengetahuan yang luas, tapi Teknik Siluman adalah bagian dari kultivator tipe Assasins dan Mata-mata. Setiap orang memiliki profesi mereka sendiri, dan di lihat dari luar, Kakek Sion sepertinya bukan seorang Assasins atau Mata-mata.


Dan di sisi lain, Teknik Siluman juga bukan Teknik kelas tinggi yang terkenal.


"Aku tahu apa yang kamu maksud, tapi siapa yang membatasi pengetahuan? Jika kamu memiliki profesi petarung jarak dekat, siapa yang mengatakan kepadamu untuk tidak mempelajari kekuatan musuh?" Kakek Sion bertanya.


"Ah! Benar! Aku bodoh tidak memikirkan hal itu!" Rein menepuk dahinya karena bodoh.


"Yah, lupakan. Semua Teknik Siluman memiliki hubungan di antara mereka. Dan saat kamu belajar Tubuh Siluman, cepat atau lambat, kamu akan menyadarinya bahwa semua Teknik terhubung membentuk satu set kehidupan.


"Setiap orang memiliki pemahaman mereka sendiri, itulah kenapa Teknik Siluman tidak menjelaskan apa hubungan di antara semua Teknik.


"Dan dilihat dari kondisimu, kamu secara paksa menggabungkan semua Teknik tanpa pondasi Teknik Siluman, yaitu Tubuh Siluman, untung saja kamu tidak berada dalam kondisi itu dalam waktu yang lama dan luka yang kamu terima tidak begitu fatal.


"Teknik Siluman bukanlah Teknik level tinggi dan terkenal, tapi itu juga tidak lemah, bisa dikatakan dia berada di level menengah. Tapi jangan menentukan semuanya berdasarkan level semata, hal paling penting untuk Teknik dasar semuanya adalah membentuk ulang tubuh kita agar sesuai dengan esensi Teknik itu sendiri." Kakek Sion menjelaskan.


"Membentuk ulang tubuh kita..." Rein bergumam, sepertinya dia tahu apa yang dimaksud oleh Kakek Sion.


"Peningkatan kultivasimu yang cepat memang hal yang baik, dan kemahiran Teknik yang kamu latih cukup tinggi. Tapi orang yang tidak memiliki bakat atau hal lain yang unik di dalam tubuh mereka harus menciptakan kesempatan di setiap jalan kultivasi mereka.


"Level Beyond Mortal adalah jalan awal untuk mengasah tubuhmu sendiri. Setiap Teknik tidak hanya untuk sekedar menyerang dan bertahan, tapi membentuk esensi Teknik itu dan menanamkannya di tubuh kita sendiri. Dengan itu, tubuhmu tidak lagi cangkang kosong dan menjadi biasa-biasa saja, walaupun tidak sekuat Jenius atau orang lain yang memiliki hal unik di tubuh mereka, tapi jika kamu melakukan ini di level Beyond Mortal, True Master, dan seterusnya dan menumpuknya, apa yang akan terjadi?


"Setiap kultivator membutuhkan pondasi kuat yang harus mereka bangun selangkah demi selangkah, tidak terkecuali para jenius, namun kesulitannya memang berbeda." Kakek Sion menjelaskan.


Dia tahu bahwa bakat Rein dalam kultivasi biasa-biasa saja. Jika kultivasi Rein tidak meningkat begitu cepat, esensi Teknik Siluman secara bertahap akan bergabung dengan tubuhnya. Namun peningkatan kultivasinya cukup cepat, dan Kakek Sion berencana membicarakan ini setelah Rein pulang dari Taman Hiburan sebelumnya.


Karena Kultivasi Rein meningkat dengan cepat, dia khawatir Rein melewatkan kesempatan ini.


"Sepertinya kakek sangat mengenal metode ini?" Rein bertanya dengan senyum.

__ADS_1


"Hehe, banyak orang yang luar biasa dan unik di seluruh dunia. Mungkin kamu akan terkejut saat melihat orang yang memiliki bakat biasa-biasa saja menekan semua jenius kultivasi di bawah kakinya." Kakek Sion tersenyum misterius.


__ADS_2