
Pertandingan telah berakhir, dan Rein keluar sebagai pemenang.
Setelah pemenang di umumkan, Rein menghela nafas, serangan terakhirnya adalah serangan terkuat yang dia miliki yang berhubungan dengan Esensi River Children. Untuk memastikan kemenangan, dia menggunakan hampir seluruh kekuatan Spiritualnya pada serangan terakhir.
Tubuhnya baik-baik saja dan tidak terluka, namun Rein merasakan tubuhnya kelelahan seolah-olah telah diperas habis.
"Bung! Kamu benar-benar mengalahkannya!" David tertawa menghampiri Rein sambil menepuk pundaknya dengan kuat.
"Aku cukup beruntung untuk bisa mengalahkannya." Rein berkata dengan tenang.
Dia mengatakan ini bukan untuk rendah hati, namun kebenaran.
Jika Gavi memandangnya sebagai lawan yang setara dari awal, Rein hanya memiliki kepercayaan diri 10% untuk mengalahkannya.
Walaupun dia sudah tahu Teknik serangan Gavi dari Simulasi, tapi kombinasi serangannya di dunia nyata sangat berbeda.
"Kemenangan tetaplah kemenangan! Bahkan jika lawan mu tiba-tiba mati tersambar petir, kamu tetaplah seorang pemenang!" David percaya pada hasil akhir, bagaimanapun prosesnya berjalan, hasil akhir adalah hal yang terpenting!
Rein hanya tersenyum.
Segera satu persatu penonton menghampiri Rein dan memberinya ucapan selamat.
Walaupun Rein hanya mengalahkan murid baru, tapi karena identitas keduanya berbeda, itu membuat pencapaian Rein patut untuk di puji.
Rein tertawa dan mengucapkan terima kasih kepada semua orang.
Beberapa murid Akademi membawa tubuh Gavi yang tergeletak di platform duel, dan membawanya ke klinik Akademi.
Di kursi penonton, Adoro melihat Rein yang dikelilingi banyak orang dengan tenang.
Melihat semua jalan pertempuran antara Rein dan Gavi, Adoro sepertinya menyadari sesuatu yang kurang dari Teknik Tombaknya.
Gaya bertarung Adoro sangat mendominasi, dia tidak akan memberikan lawan kesempatan dan terus menyerang lawannya.
Dia berpikir, bagaimana jika lawannya memiliki kekuatan yang setara dengannya, dan melakukan taktik bertarung seperti Rein?
Adoro hanya bisa tersenyum masam, bahkan dia tidak yakin bagaimana menghadapi situasi seperti Gavi sebelumnya. Satu detik dia berada di atas angin, detik berikutnya dia tiba-tiba berbaring di lantai.
Bagaimana dia menghadapi situasi ini?
Gaya bertarung yang mendominasi memang sangat kuat, namun saat dihadapkan dengan situasi yang tiba-tiba, orang seperti Adoro tidak tahu bagaimana untuk bertindak mengatasi situasi seperti.
"Memang, seperti yang dikatakan kakek. Orang yang kuat adalah orang yang mau belajar dari orang lain, tidak keras kepala dengan kekuatan yang dimiliki sekarang. Hari ini, aku benar-benar bisa belajar darinya." Adoro tersenyum. Setelah itu dia berbalik dan pergi meninggalkan platform duel.
Di atas atap, Guru Suni dan Kepala Sekolah sedang berdiri menonton semuanya dalam diam.
"Perlakukan dia seperti murid Jenius, tapi tidak sekarang, tunggu satu minggu kemudian sebelum memberikan perlakuan jenius padanya." Kepala Sekolah berkata kepada Guru Suni.
"Dipahami." Guru Suni mengangguk dengan patuh.
__ADS_1
Kepala Sekolah adalah orang yang memiliki wewenang besar dan bisa memutuskan perlakuan murid dengan satu kata darinya.
Tentu saja Kepala Sekolah hanya memutuskan bagaimana menaikkan perlakuan murid, untuk bagaimana mengurus semua prosedurnya di masa depan, guru-guru lain yang mengurus hal itu, bukan dirinya sendiri.
Memandang Rein untuk terakhir kalinya, Kepala Sekolah menghilang dari tempatnya berdiri dalam sekejap.
Guru Suni memandang Rein dengan wajah tersenyum, sebelum mengikuti Kepala Sekolah dan menghilang dari tempatnya berada.
❄️❄️❄️
Waktu berlalu dengan cepat, satu bulan telah berlalu.
Rein saat ini sedang duduk bermeditasi di kamarnya.
Setelah dia memenangkan pertandingan dengan Gavi, pihak sekolah memberikan perlakuan Jenius padanya, dan bisa dikatakan identitas Rein berubah menjadi Murid Jenius di Akademi.
Dia juga mendapatkan kamar pribadi, tidak seperti asrama sebelumnya yang mengharuskan dia berbagi dengan orang lain.
Bukan hal yang langka bagi murid biasa menjadi murid jenius. Walaupun jarang, terkadang muncul murid biasa yang meningkat dengan cepat dan menyamai level Jenius.
Pada umumnya hal ini sering terjadi saat seorang murid melangkah ke Level True Master dan meningkat dengan cepat dan menyusul jenius.
Bagi Rein yang masih berada di level Beyond Mortal untuk menyamai jenius cukup jarang dan jauh lebih langka.
Rein membuka matanya secara perlahan dan memerintahkan sistem untuk menunjukkan profilnya.
Nama : Van Rein
Level Kultivasi : Beyond Mortal Stage-9
Energi : 1400/1000
Esensi : River Children (50%)
Teknik Tubuh : Teknik Tinju Siluman (Master), Teknik Siluman Gesit (Master), Teknik Tubuh Siluman (Ahli)
Teknik Pedang : Teknik Pedang Siluman (Master), Teknik Pedang Cahaya Sutra (Menengah)
Teknik Kultivasi : Teknik Nafas Siluman (Master), Teknik Jiwa yang Tenang (Ahli)
Peralatan : Tidak Tersedia
Poin yang dimiliki : 6343
Dalam satu bulan terakhir, Rein sangat fokus untuk meningkatkan Esensi River Children sebagian besar waktu. Dia juga beberapa kali berlatih dengan Adoro, yang membantunya meningkatkan Esensi River Children.
Saat Esensi River Children miliknya mencapai angka 50% lima hari sebelumnya, Rein mengalami kemacetan dan tidak bisa meningkatkannya lebih jauh.
Dan saat Esensi River Children mencapai angka 50%, Rein merasakan perubahan di dalam tubuhnya. Dia tidak yakin perubahan apa yang terjadi, tapi yang pasti adalah bakat kultivasinya meningkat sangat banyak!
__ADS_1
Contoh saja Teknik Jiwa yang Tenang, Teknik itu mengharuskan penggunanya mampu merasakan dan menyerap energi Spiritual. Di masa lalu, Rein harus menggunakan Pil Kultivasi Jiwa setiap hari agar perkembangan Teknik Kultivasi Jiwa yang Tenang meningkat dengan banyak.
Tapi setelah Esensi River Children mencapai angka 50%, bakat Rein dalam kultivasi sepertinya meningkat. Dia bisa merasakan energi spiritual saat melatih Teknik Jiwa yang Tenang dengan mudah, seolah-olah belenggu di dalam tubuhnya telah terlepas.
"Esensi River Children tidak disangka cukup kuat dan unik, tapi untuk menyempurnakannya, aku kekurangan sesuatu. Aku tidak yakin apa yang kurang, namun..." Rein bergumam lembut, dan membuka menu penyimpanan.
[ Teknik Menulis Langit dan Bumi ]
Rein mengkliknya dan membaca isi konten Teknik.
Selain bakatnya yang meningkat, Rein juga merasakan pemahamannya terhadap hal tertentu meningkat. Seperti Teknik Menulis Langit dan Bumi, dia entah kenapa jauh lebih mudah memahami isi konten ini.
Teknik Menulis Langit dan Bumi seperti buku coding di bumi.
Teknik ini mengandung konten Sebab dan Akibat, dan jika di gambarkan oleh Rein sebagai orang yang berasal dari Bumi, ini seperti seorang programmer yang harus memahami what, if, else, dan output untuk membentuk sebuah program.
Teknik Menulis Langit dan Bumi juga memiliki dasar yang sama, itu harus memahami input dan output agar bisa menciptakan Rune Talisman.
Itu hanya bagian awal Teknik Menulis Langit dan Bumi, Rein tidak begitu memahami kekuatan apa yang akan di bawa oleh Teknik ini di level tinggi, dia hanya bisa menebak dengan kasar bahwa dia sepertinya mampu membuat aturan tertentu di sekelilingnya.
Ini seperti sebuah kemampuan Domain yang akan menguntungkannya dan merugikan musuh, tentu saja ini hanya tebakan kasar Rein.
Dalam Esensi River Children, Rein juga merasakan perasaan samar seperti kemampuan Domain, dengan Esensi River Children, dia merasa seperti membentuk sebuah Domain di sekitarnya dan membantunya memahami serangan musuh.
Tapi itu juga berbeda dengan Domain, hal yang diciptakan dari Esensi River Children lebih seperti insting alami miliknya yang meningkat, sangat berbeda dengan Domain yang meningkatkan kekuatan penggunanya dan melemahkan musuh.
"Teknik Tubuh Siluman telah mencapai level Ahli, akhirnya aku bisa tahu apa yang disembunyikan Fragmen Siluman!" Rein dengan semangat mencari item Fragmen Siluman di Menu Penyimpanan.
Setiap Teknik Siluman yang mencapai level 'Ahli', dia akan mendapatkan 1 fragmen siluman, dan untuk menggunakan Fragmen Siluman, dia membutuhkan 5 Fragmen Siluman yang saat ini telah dia kumpulkan!
Selain itu, saat Teknik Siluman miliknya mencapai Level Master, dia akan mendapatkan Fragmen Siluman Iblis, dan Rein baru mengumpulkan 4 buah Fragmen, dan membutuhkan Teknik Tubuh Siluman miliknya mencapai level Master untuk bisa mengumpulkan 5 Fragmen , yang tidak tahu kapan akan tercapai.
[ Fragmen Siluman (5/5) ]
Melihat ini, Rein tersenyum, dan segera mengklik item Fragmen Siluman.
Item Fragmen Siluman tidak bisa dikeluarkan dari menu penyimpanan karena bentuk fisiknya tidak ada.
Saat Rein mengklik Item Fragmen Siluman, Sistem bertanya apakah dia ingin menggabungkan Fragmen?
Rein tentu saja menjawab 'Ya!', dan segera di depan matanya terlihat proyeksi 5 pecahan Batu ungu yang berdiri di depannya dan berputar, sebelum bergabung secara perlahan.
Saat pecahan batu ungu bergabung, antarmuka Sistem muncul di depan mata Rein.
[ Pilih salah satu dari pilihan berikut ]
[ 1. Meningkatkan Teknik Siluman dan Teknik Lainnya ]
[ 2. Merubah Teknik Siluman dan Teknik Lainnya ke dalam jalur River Children ]
__ADS_1
Melihat pilihan di depan matanya, Rein tercengang!