Sistem Simulasi

Sistem Simulasi
Chapter 42


__ADS_3

Beberapa hari kemudian, Rein membawa tas punggung yang cukup besar, dan saat ini dia berada di stasiun kereta.


Hari sudah menjelang sore.


Memainkan hp di tangannya, tanpa di sadari kereta sudah tiba. Rein mengangkat kepalanya dan masuk ke dalam kereta.


Mencari tempat duduk kosong, Rein duduk dan meletakkan hp nya di saku bajunya.


Pintu masuk untuk memasuki Dunia Bawah Tanah tersebar luas di banyak tempat. Karena di masa lalu Dunia Bawah adalah tempat persembunyian umat manusia, pintu masuknya tidak begitu rahasia bagi orang lain. Bahkan ada Pintu masuk Dunia Bawah Tanah tidak jauh dari Akademi Golden Nimbus.


Namun Rein memilih untuk pergi ke kota lain sesuai instruksi Kakek Sion.


Akademi Golden Nimbus berada di kota Krona, dan saat ini Rein sedang menuju ke kota sebelah Krona, yaitu Kota Krohalo.


Struktur Area Dunia Bawah Tanah mengikuti daerah di atas tanah. Jadi jika di atas tanah adalah wilayah Kota, dunia bawah tanah di kota itu juga akan memiliki wilayah tingkat kota dan makmur.


Jika daerah di atas tanah adalah daerah pinggiran kota atau sebuah daerah kecil, wilayah bawah tanah juga tidak begitu makmur, dan kekuatan pemerintah di daerah kurang makmur ini tidak begitu besar, jadi Organisasi gelap pada umumnya menempati daerah kurang makmur ini sebagai markas mereka, selain itu, bahaya di daerah yang kurang makmur semakin meningkat karena daerah di sana tidak memiliki aturan.


Berbeda dengan Kota Dunia Bawah Tanah, walaupun banyak organisasi ilegal yang menempati kota bawah tanah, tapi ada aturan tertentu yang membuat wilayah disekitar kota bawah tanah cukup aman untuk dikunjungi.


Dengan adanya aturan, itu membuat orang-orang normal juga sering berjalan-jalan di Kota Dunia Bawah, dan membuat perekonomian di Kota Dunia Bawah meningkat.


Kota Dunia Bawah yang akan dikunjungi Rein saat ini bernama Kota Folis, tepat berada di bawah tanah Kota Krohalo.


Menghabiskan waktu satu jam, Rein akhirnya sampai di Kota Krohalo.


Dia turun dari kereta, dan keluar dari stasiun kereta.


Mengikuti petunjuk catatan yang diberikan Kakek Sion, Rein datang ke sebuah Cafe dan memesan makanan dan minuman di Cafe.


Perlahan berjalannya waktu, langit berubah menjadi gelap.


Menghabiskan kopi yang dipesannya, Rein segera berdiri dan membayar tagihannya. Keluar dari Cafe, Rein berjalan menuju sebuah lorong gelap.


Berjalan di lorong gelap, Rein tersenyum kecil dan membuka sistem.


"Ubah peralatan ke Set Dunia Bawah."


Rein memberikan perintah kepada Sistem di dalam benaknya.


Dalam sekejap, saat Rein masih berjalan dengan santai, tubuhnya ditutupi oleh asap hitam yang menyatu dengan sempurna dengan langit malam, dalam waktu satu detik, asap hitam yang menyelimuti Rein telah menghilang.


Saat ini, sosok Rein terlihat lagi dan pakaiannya telah berubah.


Dia saat ini mengenakan jubah hitam dan sebuah topeng di wajahnya.

__ADS_1


Jubah dan Topeng ini diberikan oleh Kakek Sion kepadanya, jubah hitam dan topeng ini berguna untuk menutupi identitasnya dan mencegah orang lain untuk melihat wajah dan tubuhnya dari Indra Ilahi kultivator lain.


Setelah mencapai level True Master, Rein memiliki Indra Ilahi dan bisa menyebarkannya di sekelilingnya.


Indra Ilahi seperti mata tambahan. Dengan Indra Ilahi, seorang Kultivator bisa melihat semuanya dengan jelas sesuai dengan jangkauan indra ilahi mereka.


Selain itu indra ilahi memiliki banyak fungsi lain seperti mengeluarkan Teknik Magis atau mengirimkan telepati ke orang lain. Pada intinya Indra Ilahi Kultivator adalah hal yang sangat serbaguna.


Jangkauan indra ilahi Rein saat ini memiliki jangkauan 5 meter. Dengan indra ilahi ini, dia bisa melihat dan merasakan kekuatan lawan jauh lebih baik dalam jarak 5 meter darinya.


Berjalan dalam kegelapan, Rein akhirnya sampai di sebuah lapangan kosong.


Dia melangkah maju dan mendekati lapangan kosong.


"Tunjukkan identitas mu."


Suara serak tiba-tiba terdengar di dalam benaknya. Seseorang telah mengirimkan telepati kepadanya.


Rein tidak terkejut dengan ini, dan segera mengeluarkan sebuah kartu berwarna hitam dari lengan bajunya.


Setelah Rein mengeluarkan kartu hitam, dan tidak ada yang salah dengan kartu hitam itu, pihak lain segera mengirimkan telepati lagi kepada Rein.


"Identitas di konfirmasi. Tuan hanya perlu memegang kartu itu dan berjalan ke depan."


Rein tidak membalas, dan langsung maju ke depan.


Setelah dia berjalan sejauh 10 langkah, tiba-tiba dia merasakan sebuah tembok tak terlihat yang ada di depannya. Tidak memperdulikan tembok tak terlihat ini, Rein maju ke depan dan segera kartu hitam yang di pegang oleh mengeluarkan sinar redup dan beresonansi dengan tembok tak terlihat.


Dalam sekejap, Rein sepertinya telah di teleportasi ke tempat lain. Di depan matanya, sebuah bangunan besar yang memenuhi lapangan yang kosong muncul di depan matanya.


Bangunan ini begitu besar, banyak lampu cahaya warna warni yang menyinari di berbagai tempat yang mengingatkan Rein dengan tempat Klub malam yang ada di bumi.


Saat Rein baru saja tiba, seorang wanita cantik berpakaian Seksi dan tubuh menggoda menghampiri Rein yang baru saja tiba.


"Selamat Datang di Klub Alamos Tuan Muda, apakah Tuan muda ingin bersenang-senang di Klub kita?" Wanita cantik itu bertanya dengan senyum profesional.


"Tidak, antar kan aku menemui Tuan Siro." Rein berkata dengan tenang.


"Baiklah, Aku akan mengantar Tuan Muda untuk menemui Tuan Siro." Kata Wanita itu masih dengan senyum profesionalnya.


Setelah itu wanita itu mengantar Rein memasuki Klub Alamos, dan menuju ke suatu tempat jauh lebih dalam di Klub Alamos.


Di dalam Klub Alamos, Rein melihat orang-orang lainnya yang mengunjungi tempat ini. Sebagian besar orang-orang mengenakan topeng untuk menyembunyikan identitasnya.


Klub Alamos terlihat seperti tempat hiburan malam biasa, namun inti dari tempat ini adalah Bisnis gelap dan hal lainnya. Walaupun kualitas hiburan di Klub ini memiliki kualitas tingkat tinggi, tapi aspek yang paling mencolok dari tempat ini adalah kebebasan dan privasi tamu.

__ADS_1


Berjalan selama beberapa menit, Rein akhirnya sampai di depan pintu sebuah ruangan.


Wanita cantik mengetuk pintu beberapa kali.


Rein melihat wanita itu mengetuk pintu dengan cara tidak sederhana, cara wanita itu mengetuk pintu memiliki tempo dan iramanya sendiri, seperti sebuah kode.


"Masuk."


Suara yang tenang muncul dari dalam ruangan.


Wanita itu berbalik dan tersenyum kepada Rein, menggunakan lambaian tangannya, dia mempersilahkan Rein untuk masuk ke dalam sendiri.


Rein melangkah maju dan membuka pintu, dia tidak mengangguk atau berterima kasih kepada wanita itu.


Kakek Sion mengatakan bahwa semakin sedikit dia bertindak atau menanggapi orang-orang yang ada di sini, semakin aman identitasnya.


Karena Rein adalah seorang pemula, semakin diam dia, semakin baik.


Memasuki ruangan itu, Rein melihat seorang pria paruh baya yang duduk di kursi meja kerja sambil tersenyum.


"Silahkan duduk." Pria paruh baya, yaitu Tuan Siro berkata kepada Rein untuk duduk.


Rein berjalan ke depan dan mengambil tempat duduk di depan meja kerja Tuan Siro.


"Sepertinya ini pertama kalinya kamu datang ke sini." Tuan Siro tersenyum dan melanjutkan : "Tapi aku tidak peduli tentang hal itu, yang aku pedulikan adalah kamu memegang kartu VIP, dan sudah sewajarnya bagiku untuk memperlakukan tamu VIP dengan layanan terbaik yang aku miliki."


"Karena kamu langsung datang mencariku, kamu pasti sudah mempersiapkan semuanya sebelum bertemu denganku." Tuan Siro tersenyum.


Di balik topeng, bola mata Rein menatap Tuan Siro dengan tenang : "Kota Folis, Tingkat A, suasana tenang di dunia Abyss."


Rein menyebutkan kata-kata itu dengan tenang.


Setelah mendengarkan kata-kata Rein, Tuan Siro menyipitkan matanya dan menatap Rein dengan hati-hati.


Kata-kata yang diucapkan Rein adalah sebuah pesanan. Rein menyebutkan kota Dunia dan juga tingkat keamanan identitasnya, dari level E sampai S.


Itu adalah hal yang normal, yang membuat Tuan Siro menyipitkan matanya adalah kalimat terakhir Rein.


Suasana tenang di Dunia Abyss.


Itu adalah sebuah kode rahasia, yang artinya adalah Rein memiliki permintaan untuk berhubungan dengan orang-orang tingkat tinggi di Dunia Bawah. Dan orang-orang tingkat tinggi ini sangat beragam, ada yang bekerja di bawah Pemerintahan dan juga ada orang-orang yang berasal dari organisasi ilegal.


Jadi permintaan Rein adalah untuk membantunya berhubungan dengan orang-orang ini!


Entah itu orang-orang pemerintahan atau organisasi ilegal, pada intinya siapapun orang yang memiliki kekuasaan yang bisa mempengaruhi Dunia Bawah, Tuan Siro harus membantu Rein untuk berhubungan dengan orang-orang itu setidaknya sekali!

__ADS_1


__ADS_2